JAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini orang masih menganggap bahwa cadel atau ketidakmampuan seseorang melafalkan dengan benar huruf r sebagai sebuah kekurangan. Mulanya, pesinetron sekaligus pemain film Zaky Zimah merasakan hal yang sama.
Belakangan, dirinya baru menyadari bahwa cadel yang dimilikinya justru membawa berkah. "Gue makin lama makin mikir ternyata kalau lu cadel, lu jadi bikin orang gampang nginget lu. Ada sesuatu yang khas aja di diri lu yang buat orang gampang ngenginget, " kata Zaky ketika ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Seperti halnya orang yang bernasib sama, Zaky sejak kecil kerap diledek. "Gue sering diledek dari kecil. Tapi saat itu pula, orangtua selalu nekenin ke gue cadel itu biasa saja, bukan sesuatu yang aneh. Lama-lama gue kebiasa juga," jelasnya.
Pria yang kerap bermain sinetron khas Betawi tersebut pun menceritakan pengalaman yang menurutnya unik akibat kecadelannya. "Kalau lagi baca di kelas itu yang bikin gue minder. Sekelas bisa ketawa mulu kayak di stadion. Tapi, ya itu , lama-lama gue kebal, ha- ha-ha ," paparnya.
Salah satu kemujuran dari cadel yang sering dianggap sebagai kekurangan adalah membuatnya menjadi laku di dunia hiburan. Ditambah dengan tampang yang lugu, Zaky acap kali berperan sebagai sosok komedian atau bahan lelucon di setiap karakter yang dia mainkan, seperti di peran terbarunya, Ada Apa dengan Pocong.
No comments:
Post a Comment