Saturday, June 16, 2012

Vokalisnya Berhijab, La Luna Ganti Konsep Lagu

Band La Luna meluncurkan album ketujuh mereka, Lembaran Baru, di Jakarta, Selasa (12/6/2012). Konsep lagu untuk album itu berubah, mengikuti sang vokalis, Manik, yang kini sudah berhijab atau berjilbab.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sejak 1 Oktober 2011, vokalis grup La Luna, Manik, mengenakan hijab atau jilbab. Ternyata, panggilan hati Manik tersebut mempengaruhi konsep lagu band Bandung yang juga dihuni oleh Boyan (drum) dan Uti (gitar) ini ketika menggarap album ketujuh mereka, Lembaran Baru.

Diceritakan oleh Boyan, setelah Manik berhijab, grup ini sempat galau dan tak berkegiatan musik. "Vakum dalam arti, ketika Manik berhijab, ada kegalauan. Sementara Manik berjilbab, lagu kami mau dibawa ke mana?" tutur Boyan dalam acara peluncuran Lembaran Baru di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012). "Akhirnya, kami memutuskan untuk tidak menerima job dulu," lanjutnya.

Tapi, hal itu cuma berlangsung sementara. "Saya enggak mau egois dan saya masih terikat kontrak. Anak-anak (rekan-rekan dalam La Luna) menyilakan saya untuk mengikuti panggilan hati saya dan mereka ternyata ikut hijrah. Akhirnya, kami musyawarah untuk konsep baru ini dan mengubah lagu yang sudah ada dengan lirik baru," jelas Manik.

Lirik lagu-lagu sekarang dari La Luna lebih dewasa dan berkisah mengenai hubungan antarmanusia dan antara manusia dengan Sang Maha Pengasih dan Penyayang, berbeda dengan lirik lagu-lagu cinta mereka yang dulu, seperti "Panah Hati" dan "Selepas Kau Pergi". "Sekarang, baru. Liriknya lebih positif. Album ini sebagai obat untuk kegalauan, dengan lagu-lagu religi," terang Boyan.

Lagu-lagu baru mereka, antara lain, "Mendekat Pada-Mu", "Indahnya Berbagi", dan "Yang Maha Pendengar".

Namun, La Luna tak ingin disebut sebagai band religi. "Kami enggak mau disebut band religi. Makanya, kami lebih senang menyebut diri band positif,"  kata Boyan.

KK Dheraj Siapkan Sanggahan

Dewi Perssik beraksi dengan kostum Cat Woman untuk mempromosikan film terbarunya, Mr Bean Kesurupan Depe, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Produser dari rumah produksi K2K Production, KK Dheraj, mengaku sudah menyiapkan bantahan jika kelak polisi meminta keterangannya, setelah ia dilaporkan oleh Muhamad Zainal Arifin ke Polda Metro Jaya dengan dugaan pembohongan publik berkait dengan film Mr Bean Kesurupan Depe. 

"Belum (ada panggilan dari kepolisian), tapi saya sudah menyiapkan semuanya. Ya, semuanya, bukti kalau saya dan artis-artis saya tidak pernah menyebut (keterlibatan) Rowan Atkinson (aktor kawakan asal Inggris pemeran Mr Bean)," terang Dheraj ketika dihubungi oleh Kompas.com per telepon di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Bukti tersebut, kata Dheraj, berupa kontrak kerja yang ditandatanganinya dengan seseorang yang bermain sebagai Mr Bean dalam film tersebut. "Saya juga siapkan bukti untuk sanggahan berupa seperti apa aktor saya, dia bagaimana pekerjaannya. Ini semua ada di kontrak kerja yang disepakati," terang Dheraj lagi.

Dalam kontraknya, menurut Dheraj, pemeran Mr Bean dalam filmnya itu memang berkebangsaan Inggris. "Aktor saya juga di negaranya di sana, di Inggris sana, kerjanya juga begitu," ujar Dheraj. Begitu bagaimana? "Ya, begitu, ya memerankan Mr Bean juga lah," lanjutnya. "Dia pekerjaannya memang begitu. Ada kok keterangannya, ya semacam portofolio gitu lah," ujarnya lagi.

Sejauh ini Dheraj mengaku terkejut dengan laporan Zainal. "Saya bangun tidur tadi pagi langsung dikasih tahu sama sekretaris saya. 'Pak, gini gini gini... dilaporkan Pak!'. Makanya saya bikin klarifikasi kemarin supaya saya dan artis-artis saya tidak disangka berbohong," tekan Dheraj.

Pacari Pramugari, Pesulap Pak Tarno Ingin Segera Menikah

JAKARTA, KOMPAS.com — Pesulap yang juga pelawak Pak Tarno mengaku sudah punya pujaan hati yang kelak diharapkan bisa jadi pasangan hidupnya. Namanya, Sri Rahayu. "Dia orang Riau, Pekanbaru. Kerja sebagai pramugari di maskapai Garuda Indonesia," tutur Pak Tarno di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (11/6/2012).

Pak Tarno menceritakan bagaimana kisah awal dia dan kekasihnya itu bertemu, lalu menjalin asmara. "Kenalannya di bandara. Waktu shooting di sana, diajak ngobrol, langsung jadi pacar. Pacarannya sudah enam bulan," tambahnya bahagia.

Meski hubungannya terbilang singkat, Pak Tarno sudah cukup mantap untuk segera menikahi Sri. Sambil bercanda, Pak Tarno berharap Sri jadi pendampingnya kelak. "Sri, kapan nikahnya, saya sudah enggak tahan? Sayangku Sri, mudah-mudahan dijodohin sama saya," ujar Pak Tarno.

Niat Pak Tarno mengakhiri hubungannya di pelaminan tampaknya sudah bulat. Namun sayang, niat itu belum ditanggapi serius oleh kekasihnya. "Saya penginnya buru-buru, yang sana belum tentu. Dia mau, tapi belum hitung-hitungan," tambahnya. 

Terlibat Tabrakan, Mike Lewis Bantah Mabuk

JAKARTA, KOMPAS.com -- Aktor muda Mike Lewis membantah sedang mabuk saat bertabrakan dengan pengendara Harley Davidson awal pekan ini. Akibat kejadian itu, korban yang bernama Elman Sulaeman menderita patah tulang hingga harus dioperasi.

"Enggaklah, enggak mungkin mabuk. Kalau mabuk pas kejadian kan ada polisi pasti Mike sudah dibawa dong. Enggak ada mabuk-mabuk kok, " kata Ashar Permana, pengacara Mike, Selasa (12/6/2012).

Ashar menambahkan setelah kejadian itu, Mike sempat mengantarkan korban ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Mike juga menunggu kondisi Elman hingga pulih sebelum menemuinya. "Dari awal kan Mike tahu kondisi korban belum terlalu baik makanya dia menunggu hal itu. Bukan sibuk juga," jelas Ashar.

Terkait insiden itu, Mike Lewis akhirnya menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan peristiwa tabrakan yang melibatkan dirinya dan Elman Sulaeman. Mantan suami Tamara Bleszynski ini menemui Elman di Dirlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/6/2012).

Mike juga mengucapkan rasa simpatinya dan bersedia menanggung seluruh kerugian yang diderita Elman. "Kemarin pas Elman di Dirlantas, Mike juga datang. Mereka sudah ketemu dan sepakat berdamai dengan korban. Intinya Mike bersedia dan bersimpati dengan keadaan korban. Dia mau bantu semua perawatan," kata Ashar Permana.

Pelapor Tak Mau Berdamai dengan KK Dheraj dan DP

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melaporkan secara pidana KK Dheraj, produser film Mr Bean Kesurupan Depe, dan bintang utama film tersebut, penyanyi dangdut Dewi Perssik alias Depe (DP), ke Polda Metro Jaya, Muhamad Zainal Arifin menyatakan tak mau berdamai dengan mereka.

"Saya ingin proses pidana jalan terus, tidak ada damai. Polisi sudah oke, saya harap polisi segera melakukan penyelidikan," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara tersebut kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (12/6/2012), dalam wawancara melalui telepon.

Zainal bahkan merencanakan pula untuk melaporkan Dheraj dan DP secara perdata. "Nantinya, setelah laporan pidana, saya rencananya akan melaporkan secara perdata. Dalam hal ini, termasuk Cineplex, akan saya laporkan secara perdata karena dianggap tidak hati-hati," katanya lagi.

Zainal pun mengaku mengantongi sejumlah alat bukti untuk menyeret Dheraj bersama DP ke meja hijau. "Saya ada bukti, dia (Dheraj) bilang Rowan Atkinson akan bermain tanpa ada klarifikasi. Ada beberapa buktinya di media online. Ini pembohongan publik. Nanti pengadilan yang akan membuktikannya," ujar Zainal.

Saat ini Zainal merasa laporannya ke Polda Metro Jaya dengan Tanda Bukti Laporan No TBL/1993/VI/2012/PMJ/DitreskrimSus pada 11 Juni 2012 sudah cukup tanpa harus melaporkan kasusnya ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). "Bagi saya, saya cukup melaporkan pidananya ke Polda Metro Jaya," ujarnya.

Baim Wong: Orangtua Sudah Tanya Kapan Nikah

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Baim Wong (31) mengaku sudah mulai ditanya-tanya soal telah memiliki kekasih atau belum dan kapan menikah, oleh kedua orangtuanya, Johnny Wong dan Kartini Martaatmadja. Baim tak bisa menjawab panjang karena sampai saat ini ia masih sendiri alias jomblo.

"Orangtua juga suka nanya, 'Ayo dong, kapan?' Ha ha ha... Ya, saya bilang, pasangannya belum ada. Jalani aja lah," kata Baim di Jakarta, Senin (11/6/2012).

Baim juga tak buru-buru dalam menentukan pasangan hidup. Ia takut, bila tergesa-gesa, akan salah pilih dan bercerai atau berpoligami. Ia tak ingin melakukan kedua hal itu. "Namanya menikah itu sekali seumur hidup ya. Saya enggak mau ada yang namanya perceraian apalagi poligami. Saya enggak mau. Susah banget nyari yang untuk sekali seumur hidup," ujarnya lagi.

Jadi, seperti perempuan seperti apa yang dicarinya? "Yang pasti, kriteria itu lumrah ya. Yang penting, dia nyaman sama saya dan saya nyaman sama dia. Itu aja, enggak selektif," tutupnya.

Friday, June 15, 2012

Jupe Mengaku Putus dari Sang Ustaz

CENGKARENG, KOMPAS.com — Sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah, penyanyi dangdut dan artis peran Julia Perez alias Jupe mengaku bahwa hubungannya dengan ustaz yang dijodohkan dengannya sudah putus.

"Saya enggak bisa ngomong sekarang, kalau tanya soal Pak Ustaz. Lagi bubar," ujar Jupe di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci pada Senin (11/6/2012). "Ada satu masalah yang sulit untuk dijelaskan. Pilihan sekarang, saya single," ujarnya lagi.

Ustaz yang memang tak pernah dimunculkan ke publik oleh Jupe itu, kata Jupe suatu kali, tidak ikut pergi umrah. Hanya Ibu, adik, dan ayah tiri Jupe yang turut berangkat ke Tanah Suci.

Jupe sebelum ini telah mengungkapkan, ia sudah berencana melaksanakan ibadah tersebut sejak tiga-empat bulan lalu dan sang ustaz tak akan ikut. Jadi, kali ini, ia menegaskan bahwa ia beribadah umrah bukan karena putus hubungan. "Saya ke sana untuk bersyukur. Musibah atau apa pun itu, saya harus ikhlas. Saya dipanggil Allah itu suatu berkah. Saya ingin bersyukur, saya nobody become somebody," ucapnya.

Bintang film Pocong Minta Kawin ini juga telah menyusun doa untuk dibacanya ketika melaksanakan ibadah itu. Akunya, masalah pribadi tak menjadi prioritas dalam doanya.

"Aku sudah merangkum doaku. Semua cita-cita tercapai. Semoga diampuni, dosa Muslimin dan Muslimah. Semoga papaku diberi kesehatan dan melewati masalah ini. Setelah itu, (untuk) pribadiku," tutur Jupe, yang ayah kandungnya, Angkasa Jaya, sedang ditahan oleh polisi karena terkena kasus narkoba. "Kita kesampingkan masalah jodoh. Jodoh, umur, rezeki di tangan Allah. Kalau kita baik, jodoh akan datang," sambungnya.

Prisia Nasution: Seksi Itu Nyaman

JAKARTA, KOMPAS.com -- Prisia Nasution, Aktris Terbaik Festival Film Indonesia 2011, merasa dirinya sangat seksi ketika dalam keadaan biasa-biasa saja, tanpa bersolek. Misalnya, ketika ia sedang berjalan-jalan di sebuah mal dengan hanya mengenakan t-shirt, celana jeans, dan sandal jepit.

"Saat merasa nyaman, aku sudah merasa seksi. Misalnya, saat aku jalan-jalan ke mal mengenakan kaus, celana jeans, dan sandal jepit," ucapnya pada Selasa (12/6/2012) di Hongkong Cafe, Jakarta, dalam acara Workshop Rexona: Kenapa Nggak?

Bintang film Sang Penari ini mengaku bukan perempuan yang keranjingan mengikuti tren fashion. Ia mengaku pula tidak pernah mencari gaun malam baru keluaran label-label ternama dunia.

Bagi perempuan kelahiran Jakarta, 1 Juni 1984, ini, lebih baik menjadi diri sendiri dengan busana yang nyaman. "Kalau menurut saya, saya tuh sama sekali enggak pernah mengikuti mode yang lagi jadi tren ya. Saya lebih ke arah apa yang bisa saya pakai nyaman. Itu style saya," terangnya. (Willem Jonata)

Ayah dan Pacar Miss Indonesia 2011 Akhirnya Berdamai

JAKARTA, KOMPAS.com -- Miss Indonesia 2011, Astrid Ellena Indriana atau Ellen, akhirnya bisa bernapas lega. Kekasihnya, Donny Leimena, yang berseteru dengan calon mertuanya, Fredrich Yunadi, ayah kandung Astrid, bisa didamaikan oleh pihak kepolisian yang menyarankan islah.

"Awalnya Pak Fredrich Yunadi dan saya diundang gelar perkara oleh Karo Wassidik Mabes Polri pada 24 Mei 2012, terkait masalah saling melaporkan, mengingat bahwa laporan tersebut terkait dengan calon mantu dan mertua," terang Donny kepada sejumlah wartawan di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Menurut Donny, tak ada untungnya ia terus berseteru dengan ayah kandung kekasihnya. "Akhirnya, 7 Juni 2012 kemarin, kami sepakat untuk mengakhiri semua kesalahan ini. Selanjutnya, kami mengajukan permohonan pencabutan laporan ke pihak kepolisian. Mudah-mudahan permohonan itu disetujui dalam waktu dekat ini," jelas Donny.

Donny berharap, mediasi perdamaian tersebut menjadi awal yang baik dan bisa membawa ketenangan dalam keluarga kedua pihak. "Proses perdamaian kemarin dapat berjalan lancar. Kami berharap ada kedamaian dan ketenangan di dalam keluarga, karena kami berdua sangat mencintai Ellen, kami sepakat yang penting Ellen dan ibunya bahagia," jelas Donny lagi. "Tuhan telah menyadarkan saya dan Pak Fredrich," imbuhnya.

Manik: La Luna Malah Dapat Tambahan Penggemar

Vokalis La Luna, Manik, yang kini mengenakan hijab atau jilbab, tampil dalam acara peluncuran album baru mereka, Lembaran Baru, di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012). Single pertama mereka, Semua Pasti Berlalu.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mengenakan hijab atau jilbab sejak 1 Oktober 2011, Manik (vokal) sempat khawatir grupnya, La Luna, kehilangan penggemar. Tapi, tidak demikian dengan Boyan (drum) dan Uti (gitar). Bahkan, band dari Bandung ini malah mendapat tambahan penggemar.

"Memang saya sempat kepikiran akan ditinggal penggemar, tapi Boyan dan Uti punya pendapat lain. Boyan, yang mengurus social media La Luna, memasang foto saat saya pertama kali berhijab. Ternyata, sambutannya bagus," cerita Manik dalam acara peluncuran album ketujuh La Luna, Lembaran Baru, di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Benar saja, cerita Manik lagi, La Luna justru berhasil merangkul penggemar baru dan memertahankan La Lunis (sebutan untuk penggemar La Luna) yang lama. "Yang enggak nge-fan malah jadi nge-fan, yang lama juga enggak ninggalin," tutur Manik.

Manik bersyukur, dengan mengenakan hijab ia bisa menebar energi positif. "Ada hikmahnya. Alhamdullilah juga, setelah berhijab dan tampil di stasiun TV, ada yang akhirnya berhijab juga," ujarnya. "Selama kami berada di jalur yang benar, kami positif saja," timpal Boyan.

3 Macan Asli: "Ember" Siap Saingi "Iwak Peyek"

JAKARTA, KOMPAS.com -- Beberapa waktu lalu 3 Macan Asli, yang beranggota Yenny Anggraeny, Devie Fitria, dan Cindy Oliviera, mengeluarkan nyanyian baru berjudul "Ember". Yenny menilai, dalam hal ketenaran lagu itu bukan tak mungkin akan menyaingi "Iwak Peyek" yang didendangkan oleh Trio Macan.

Yenny memiliki alasan untuk hal itu. "Lagu 'Ember' punya 3 Macan Asli sudah banyak yang minta ya, di radio atau juga kafe. Malah, yang bajakan pun sudah banyak. Kayaknya akan menyaingi lagu 'Iwak Peyek'," ucapnya ketika diwawancara bersama oleh sejumlah wartawan di Jakarta, Selasa (12/6/2012), melalui telepon selular.

Lagu tersebut bercerita mengenai kehidupan sehari-hari dengan melodi dan lirik yang mudah dicerna. Karena itu, menurut Yenny, lagu tersebut disukai banyak orang. "Semoga bisa meramaikan musik Indonesia. Kalau lagu ini diterima masyarakat, ya alhamdulillah. Aku bersyukur banget, siap kok menyaingi 'Iwak Peyek'," ujarnya.

Astrid Ellena: Kado Istimewa dari Dua Pria yang Dicintai

JAKARTA, KOMPAS.com -- Perdamaian antara tunangannya, Donny Leimena, dengan Fredrich Yunadi, ayah kandungnya, ibarat kado istimewa bagi Miss Indonesia 2011 Astrid Ellena di ulang tahunnya yang ke-22. Yang tambah Astrid senang karena keduanya hadir  bersamaan di pesta ulang tahun yang digelar di Ocha n' Bella, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2012) pekan lalu.

"Ini hadiah ulang tahunku yang paling indah, terimakasih semuanya," ujar Astrid saat dihubungi wartawan, Selasa (12/6/2012) malam.

Astrid percaya jika rencana Tuhan akan indah pada waktunya. "Tuhan itu adil, dan jika kita percaya kepada-NYA, maka akan indah pada waktunya," tutur Astrid.

Selama ini Astrid mengaku selalu berdoa untuk kebaikan keluarganya. "Saya terima kenyataan hidup bahwa Papi dan Mami tidak bisa bersama, tetapi saya selalu berdoa agar setidaknya Papi, Mami dan Donny bisa hidup dalam damai, termasuk kakak dan keluargaku yang lain," ungkapnya. 

Thursday, June 14, 2012

Laura Basuki Didesak Mertua Punya Momongan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Satu tahun sudah aktris Laura Basuki menikah dengan Leo Sanjaya. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan memiliki momongan. 

Diakui bintang film Di Timur Matahari ini, dia dan suaminya memang belum terpikir untuk menjalani program memiliki momongan. Apalagi, pada tahun jadwal kerja sedang laris-larisnya. "Tahun ini lagi puas-puasin main film dulu," ujarnya.  

Berbeda dengan Laura, mertua justru mendesaknya untuk segera punya momongan. Maklum, mereka sangat berharap untuk segera menimang cucu. "Keluarga suami aku yang nuntut. Keluarga aku malah santai banget, lebih ke keluarga suami sih," katanya saat ditemui di Epicentrum, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Menurut Laura, soal momongan, ia tak mau ngoyo. "Enggak menunda. Ya sedikasihnya saja. Enggak nargetin juga," tutupnya. 

Dinna Jasanti: Bawa Rendang dan Sambal Terasi untuk Kru

JAKARTA, KOMPAS.com -- Urusan perut memang sulit diajak kompromi, apalagi jika kita berada di luar negeri dalam waktu lama. Sutradara Dinna Jasanti (28) harus membekali tim filmnya dengan rendang, dendeng, dan sambal terasi untuk mereka makan saat shooting film Laura dan Marsha.

”Susah cari makanan yang sesuai selera lidah orang Indonesia. Di sana paling banyak makanan berpasta. Supaya tim bisa kerja tenang, kami bawa bekal sendiri. Tanpa sambal terasi, kami enggak bisa makan,” kata Dinna.

Ia bersama 15 anggota timnya berangkat ke Belanda, Jerman, Austria, dan Italia pada Juni ini.

Kendala lain dalam shooting film di luar negeri adalah mencari rute menuju lokasi. Ada sekitar 160 titik lokasi yang akan mereka datangi. Sebagian besar lokasi itu bukan tujuan wisata sehingga agak susah dicapai.

”Tetapi hal itu bisa kami atasi. Kebetulan peta yang disediakan situs pencari cukup detail. Jalan-jalan kecil pedesaan juga ada di peta itu. Jadi kami terbantulah,” kata Dinna.

Di Belanda, mereka akan mengambil gambar di Amsterdam. Di Jerman dan Austria, masing-masing kota Bruhl dan Innsbruck yang akan disinggahi. Sementara di Italia, mereka akan mendatangi Verona dan Venesia.

”Setiap kota itu punya warna dan karakter yang khas,” kata Dinna yang menjadi asisten produser film Negeri 5 Menara (2012). (HEI)

Lepas Kangen, Laura Basuki dan Suami ke Bali

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Laura Basuki harus menetap selama satu bulan di Tiom, Lani Jaya, Papua, untuk menjalani shooting film Di Timur Matahari. Akibatnya, selama itu ia tak bisa bertemu dengan Leo Sanjaya, suaminya.

Dua minggu pertama, diakui oleh Laura, merupakan masa paling berat. Apalagi, di tempat tersebut, sinyal telepon selular sulit diperoleh sehingga ia jarang bisa berkomunikasi dengan Leo. Untungnya, sang suami bisa mengerti.

"Sinyal jelek, di tengah hutan enggak ada sinyal. Ya, aku mengabarkan, kalau lagi dapat sinyal. Untungnya, suamiku mengerti banget," cerita Laura dalam wawancara di Epicentrum Walk, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Diceritakan pula oleh Laura, Leo lebih cerewet menasihatinya untuk mengonsumsi vitamin. Menuruti pesan Leo, Laura tak jatuh sakit meski sebulan penuh berada di daerah yang iklimnya berbeda dengan iklim tempat tinggal asalnya.

Sepulang dari Papua, Leo rupanya sudah rindu masakan khas Vietnam buatan Laura dan memilih Bali untuk menghabiskan waktu berdua. "Pulang, dia minta masakan Vietnam, terus langsung ke Bali, pergi jalan-jalan," ucapnya malu-malu.

Pedangdut Lia Ladysta Setia kepada Spanyol

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tak sedikit orang terkejut akan keputusan pelatih kesebelasan Spanyol, Vicente Del Bosque, memainkan gelandang Cecs Fabregas sebagai starter sekaligus menjadi striker, menempati posisi Fernando Torres, untuk laga pertama Grup C melawan tim Italia dalam Piala Eropa 2012, Minggu lalu (10/6/2012). Penyanyi dangdut Lia Ladysta, misalnya, malah sempat ragu dengan formasi "9 palsu" Del Bosque itu.

"Nah itulah, agak ragu sih. Prediksi kemarin, 3-1 (untuk Spanyol)," ujar Lia ketika dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (13/6/2012).

Untuk partai berikutnya, Spanyol akan menghadapi Irlandia di Grup C. Lia, mantan personel Trio Macan yang berkarier solo dan membentuk grup vokal dangdut 5RI-GALA, yakin bahwa Xavi Hernandez akan panen gol, mengingat Irlandia pada pertandingan sebelumnya dihajar Kroasia (1-3). "Tetap jagoin Spanyol, pasti bisa juara," tekan Lia.

Lia kini tengah sibuk dengan promosi single pertamanya sebagai penyanyi solo. Namun, hal tersebut tak akan membuatnya kehabisan waktu untuk menonton aksi Tim Matador lewat siaran langsung atau tayangan ulang. "Aku sekarang lagi promo single perdanaku, 'Layang Sworo', sama lagi promo grup baruku, 5RI-GALA. Selama enggak ada jadwal (promo), mau siang atau malam pasti nonton. Apalagi  (kalau berkesempatan) nonton langsung di stadionnya, lebih seru," ujar Lia.

Sepak bola memang tidak asing bagi Lia. Ia sudah mengenalnya sejak di bangku SMP. "Kalau suka sepak bola memang dari SMP, karena ada Persela, tim kebanggaan masyarakat Lamongan. Dari situ lah aku suka sepak bola," ujarnya lagi.

Manik "La Luna" Tinggalkan Salon Kesayangan

Vokalis La Luna, Manik, yang kini mengenakan hijab atau jilbab, tampil dalam acara peluncuran album baru mereka, Lembaran Baru, di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012). Single pertama mereka, Semua Pasti Berlalu.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sudah bertahun-tahun vokalis grup La Luna, Manik, melanggan sebuah salon yang memotong dan merawat rambutnya. Kini, Manik, yang sudah berhijab, meninggalkan salon yang dilanggannya itu.

"Kebetulan saya punya salon langganan sudah bertahun-tahun dan yang biasa motong rambut itu laki-laki. Saya bilang, 'Sorry ya, mulai sekarang gue enggak bisa lagi potong rambut sama lo'," cerita Manik dalam wawancara di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Bukan hanya meninggalkan salon itu, Manik juga mengalami perubahan dalam berdandan untuk manggung bersama rekan-rekan La Luna-nya. "Dulu, sebelum manggung, dandannya lama karena sibuk nge-blow rambut, sekarang sibuk menata hijab," kata Manik.

Untuk menata hijabnya, Manik lebih suka bereksperimen. "Saya sih, kebanyakan referensi dari internet, tapi saya lebih sering bereksperimen sendiri. Tapi, karena sekarang saya terikat (kontrak) sama Zoya (produk fashion muslim), jadi saya sering bertukar pikiran dulu kira-kira apa (model hijab) yang pas ditempelkan dengan gaya Manik," jelas Manik.

Selain itu, Manik mencatat waktu kali pertama ia mengenakan jilbab. "Saya menikah 2009, kalau berkerudung sih 1 Oktober 2011. Sudah ngebet banget  dan anak-anak (Boyan dan Uti, para personel lain La Luna) sudah kasih restu. Kenapa dipilih 1 Oktober 2011, itu biar mudah diingat aja tanggalnya. Kalau ganjil kan susah. Tanggal jadian pacaran aja masih suka lupa soalnya," jelas Manik lagi, berbumbu candanya.

Akhirnya, Matthew McConaughey Menikahi Tunangannya

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Aktor Hollywood, Matthew McConaughey (42), menikahi tunangannya, model cantik Camila Alves (30), akhir pekan lalu. Pernikahan dilakukan dalam sebuah upacara pernikahan privat di Texas, Amerika Serikat. Hanya keluarga dan teman dekat dari mempelai yang hadir dalam upacara pernikahan mereka.

Keduanya sangat merahasiakan pernikahan mereka, tetapi berita bahwa keduanya akan melangsungkan pernikahan akhir pekan lalu tetap saja bocor ke media massa. Sebuah gambar yang diambil dari helikopter menunjukkan berbagai kesibukan persiapan di Rumah Austin milik mereka.

McConaughey dan Alves pertama kali bertemu tahun 2006 dan bertunangan setelah Natal 2011. Mereka sudah dikaruniai dua anak, yaitu Levi (4) dan Vida (2).

”Upacara pernikahannya penuh keharuan. Ada saat McConaughey membisikkan sesuatu ke telinga Alves yang kemudian meneteskan air mata. Semua orang merasa ikut terharu,” ujar sebuah sumber kepada US Weekly.

Tahun lalu McConaughey kepada majalah Esquire menyatakan ingin meresmikan hubungannya dengan Alves. ”Aku telah menemukan seorang wanita dan aku ingin selalu bersamanya. Wanita yang telah membangun keluarga denganku, aku berharap bisa hidup dengannya selamanya,” ujar McConaughey.

Kini impian McConaughey terwujud saat mengucapkan janji pernikahan bersama Alves. (IMDB.COM/SIE)

Wednesday, June 13, 2012

Saipul Jamil Laporkan Penyelenggara Tol

Kendaraan yang ditumpangi oleh Saipul Jamil dan kecelakaan di Kilometer 96+500 Tol Purbaleunyi, Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, 3 September 2011.

PURWAKARTA, KOMPAS.com- Artis Saipul Jamil datang ke markas Kepolisian Resor Purwakarta, Jawa Barat, bersama kuasa hukumnya, Selasa (12/6/2012). Kedatangannya untuk memenuhi panggilan penyidik terkait laporannya ke Kepolisian Daerah Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Saipul dan tim penasehat hukumnya melaporkan penyelenggara tol ke Kepolisian Daerah Jawa Barat terkait kondisi infrastruktur tol dan kecelakaan yang menimpa Saipul September 2011 lalu. Kondisi jalan yang bergelombang dan tikungan yang tajam di sekitar Kilometer 97 Tol Purbaleunyi dinilai mengurangi kenyamanan pengguna jalan dan bisa memicu kecelakaan.

Saipul dan tim pengacaranya melapor ke Polda Jabar Mei 2012 lalu. Namun, karena lokasi yang dilaporkan berada di wilayah Kabupaten Purwakarta, penanganan kasus itu dilimpahkan ke Kepolisian Resor Purwakarta.

Hari ini, penyidik mengagendakan pemeriksaan pelapor, yakni Saipul dan tim pengacaranya. Pada kasus yang sama, Saipul telah menjadi terdakwa dengan dakwaan melanggar Pasal 310 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Saipul dinilai lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan yang menimbulkan korban tewas. Virginia Anggraeni duduk di bangku paling kanan di baris kedua di kendaraan naas yang dikemudikan Saipul itu. Mobil terseret beberapa meter dengan dua roda kiri di atas di Kilometer 96+500.

Kondisi mobil pun ringsek di sisi kanan. Mobil sewaan itu ditumpangi oleh 10 orang, termasuk Saipul. Rombongan keluarga itu mengalami kecalakaan dalam perjalanan dari Cimahi, Jawa Barat, menuju ke Serang, Banten.

Manik "La Luna" Teguh untuk Terus Berhijab

Vokalis La Luna, Manik, yang kini mengenakan hijab atau jilbab, tampil dalam acara peluncuran album baru mereka, Lembaran Baru, di fX Plaza, Jakarta, Selasa (12/6/2012). Single pertama mereka, Semua Pasti Berlalu.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis grup musik La Luna, Manik, teguh untuk terus berhijab. Ia mengenakan jilbab sejak 1 Oktober 2011.

"Memang banyak yang kasih testimoni, 'Manik mudah-mudahan untuk selamanya ya'. Ya, insya Allah ya, saya sudah berkomitmen untuk pakai kerudung," kata Manik dalam wawancara di fX Plaza, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2012), pada acara peluncuran album baru La Luna, Lembaran Baru.

Manik mengaku, jauh sebelum menikah ia sudah ingin berhijab. "Keinginan untuk berjilbab jauh sebelum menikah. Cuma, saya pikir, belum pantas, karena ibadahnya belum benar. Saya juga harus mengasah diri. Terus, saya menikah, terus saya beli kerudung satu biji," cerita Manik.

Suatu ketika, keinginan Manik untuk berhijab semakin kuat. "Saya ketemu teman, dia anak band juga, main drum. Ternyata, 'Hah, dia berjilbab juga?' Dari situ dia menunjukkan referensi perempuan-perempuan yang di fashion tapi berhijab. Dari situ saya memutuskan untuk berhijab," kisah Manik.

Ringgo Agus Rahman: Papua, Surga bagi Para Fotografer

JAKARTA, KOMPAS.com -- Hobi fotografi membuat Ringgo Agus Rahman (29) senang luar biasa saat shooting film Di Timur Matahari di Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Tak hanya mendapat berbagai pengalaman unik, dia juga bisa mendapatkan foto-foto luar biasa karena keindahan alamnya.

Dengan bangga Ringgo yang mengawali karier sebagai penyiar radio menunjukkan puluhan frame foto di ponselnya. Ia mendapatkan bermacam-macam foto pemandangan, juga ekspresi orang-orang dan sisi kemanusiaannya.

Pemeran Ucok dalam film Di Timur Matahari ini menganggap alam Papua tak ada duanya. Tak heran, Papua menjadi surga bagi fotografer, videografer, serta pencinta alam.

”Saya sangat cinta darat dan air di Papua,” ujar pehobi selam itu.

Selama shooting, Ringgo mengenal lebih jauh kehidupan di kabupaten yang baru dimekarkan tahun 2008 dari kabupaten induk Jayawijaya ini. Menjalani sebulan lebih hidup dengan ritme yang berbeda dari keseharian di Jakarta, ia melihat hal-hal yang sebelumnya tak dia sadari.

Sebagai contoh, di tempatnya shooting ada bangunan sekolah. Sayangnya, fasilitas pendidikan itu tidak ditunjang keberadaan guru.

”Saya ingin saudara-saudara di Papua merasakan hal yang sama seperti kita di Jakarta. Jadi, masalah pendidikan mereka seharusnya lebih mendapat perhatian,” tutur Ringgo. (BEE)

Ringgo Agus Rahman: Belanda Vs Spanyol, Final Impian

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Ringgo Agus Rahman harus menelan kekecewaan ketika tim kesayangannya, Belanda, ditaklukkan oleh kesebelasan Denmark (0-1) dalam Piala Eropa 2012. Meski begitu, semangatnya untuk membela Belanda tidak surut.

"Ha ha, iya tuh, kalah kemarin, tapi tetap lah dukung Belanda," kata Ringgo ketika ditemui di Epicentrum Walk, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Kekalahan Belanda tersebut disayangkan olehnya, karena dua pertandingan selanjutnya, melawan Jerman dan Portugal, akan menjadi partai wajib menang bagi Belanda untuk sampai ke putaran berikutnya.

"Belanda pasti berat hadapi Jerman sama Portugal. Kemarin sebenarnya saya ngerepin menang, jadi kan ada tiga poin. Sekarang, poinnya 0," keluhnya.

Pria kelahiran 12 Agustus 1982 ini juga berharap pada babak final nanti tim kesayangannya bisa berjumpa dengan Spanyol. Ia ingin melihat pertandingan "balas dendam" kekalan Belanda dalam Euro sebelumnya. "Masih ngerepin Belanda untuk menghadapi Spanyol, final idaman, ya buat balas yang kemarin," ucapnya.

Jupe Mangaku Putus dari Sang Ustaz

CENGKARENG, KOMPAS.com — Sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah, penyanyi dangdut dan artis peran Julia Perez alias Jupe mengaku bahwa hubungannya dengan ustaz yang dijodohkan dengannya sudah putus.

"Saya enggak bisa ngomong sekarang, kalau tanya soal Pak Ustaz. Lagi bubar," ujar Jupe di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci pada Senin (11/6/2012). "Ada satu masalah yang sulit untuk dijelaskan. Pilihan sekarang, saya single," ujarnya lagi.

Ustaz yang memang tak pernah dimunculkan ke publik oleh Jupe itu, kata Jupe suatu kali, tidak ikut pergi umrah. Hanya Ibu, adik, dan ayah tiri Jupe yang turut berangkat ke Tanah Suci.

Jupe sebelum ini telah mengungkapkan, ia sudah berencana melaksanakan ibadah tersebut sejak tiga-empat bulan lalu dan sang ustaz tak akan ikut. Jadi, kali ini, ia menegaskan bahwa ia beribadah umrah bukan karena putus hubungan. "Saya ke sana untuk bersyukur. Musibah atau apa pun itu, saya harus ikhlas. Saya dipanggil Allah itu suatu berkah. Saya ingin bersyukur, saya nobody become somebody," ucapnya.

Bintang film Pocong Minta Kawin ini juga telah menyusun doa untuk dibacanya ketika melaksanakan ibadah itu. Akunya, masalah pribadi tak menjadi prioritas dalam doanya.

"Aku sudah merangkum doaku. Semua cita-cita tercapai. Semoga diampuni, dosa Muslimin dan Muslimah. Semoga papaku diberi kesehatan dan melewati masalah ini. Setelah itu, (untuk) pribadiku," tutur Jupe, yang ayah kandungnya, Angkasa Jaya, sedang ditahan oleh polisi karena terkena kasus narkoba. "Kita kesampingkan masalah jodoh. Jodoh, umur, rezeki di tangan Allah. Kalau kita baik, jodoh akan datang," sambungnya.

Penonton Merasa Tertipu, KK Dheraj dan DP Dilaporkan ke Polisi

Dewi Perssik beraksi dengan kostum Cat Woman untuk mempromosikan film terbarunya, Mr Bean Kesurupan Depe, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Muhamad Zainal Arifin, seorang penonton film Mr Bean Kesurupan Depe, mengaku kecewa terhadap film itu serta merasa dibohongi oleh produser film tersebut, KK Dheraj, dan bintang film itu, pedangdut Dewi Perssik atau Depe (DP).

"Kronologinya, Maret 2012, KK Dheraj pernah mengatakan Mr Bean akan membintangi film Mr Bean Kesurupan Depe dan DP menimpali bahwa benar dia akan bermain bareng Mr Bean yang asli, yakni Rowan Atkinson," kata Zainal ketika diwawancara melalui telepon oleh Kompas.com di Jakarta, Selasa (12/6/2012). "Dari situ saya pantau terus beritanya, dari Maret sampai Mei 2012. Saya yakin Mr Bean jadi main film," lanjutnya.

Rasa penasaran Zainal semakin besar sejalan dengan promosi oleh Dheraj dan DP. "Akhirnya 8 Juni (2012) saya ke bioskop 21 Kalibata Mall karena saya pribadi penggemar Mr Bean. Di sana saya lihat ada poster, patung Mr Bean, saya tambah yakin kalau dalam film ini ada Mr Bean," cerita Zainal.

Tanpa menunggu lama, sebagai penyuka akting Rowan Atkinson, aktor kawakan Inggris yang selama ini dikenal sebagai satu-satunya pemeran Mr Bean, Zainal lantas menonton film sang idola itu. "Saya pun beli tiket seharga Rp 35.000. Tapi, ternyata, pas saya tonton filmnya, saya perhatikan dari awal hingga akhir kok tidak ada Rowan Atkinson yang muncul," keluh Zainal.

Ya, Zainal merasa sudah dibohongi dan dirugikan. "Kerugian saya sih Rp 35.000, sepele. Tapi, saya pikir, kalau ditonton puluhan ribu orang kan besar kerugiannya. Apalagi, ini memancing orang untuk menonton," tekannya.

Zainal, yang berprofesi sebagai seorang pengacara, ingin memberi pelajaran kepada Dheraj dan DP. Zainal lantas melaporkan mereka ke Polda Metro Jaya dengan Tanda Bukti Laporan No TBL/1993/VI/2012/PMJ/DitreskrimSus pada 11 Juni 2012. "Saya lawyer, saya bilang, 'Ayo-lah kita kasih pelajaran produser-produser itu. Ini hanya bikin malu perfilman Indonesia'," ungkap Zainal, yang juga mengirim informasi mengenai laporannya tersebut dan bukti laporannya kepada para wartawan.  

Zainal melaporkan keduanya dengan pasal berlapis tentang perlindungan konsumen. Pasal-pasal tersebut adalah Pasal 8 Ayat (1) huruf f jo Pasal 62 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 9 Ayat (1) huruf f jo Pasal 62 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 378 KUHP, dan Pasal 380 Ayat (1) angka 1 KUHP. Dari semua pasal tersebut, keduanya terancam lima tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar. Hingga pelaporan tersebut, baik Dheraj maupun DP belum memberi tanggapan.

Tuesday, June 12, 2012

Lukman Sardi Belajar Jadi Pendeta

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ada yang berbeda dari penampilan Lukman Sardi di film Di Timur Matahari. Ia menjadi seorang pendeta, dengan berewok yang menutupi dagunya. Penampilan aktingnya begitu natural. Lantas dari manakah ia belajar semua itu? Diakui Lukman,  selama satu bulan ia banyak belajar dan bertanya kepada Michael Jakarimilena, lawan mainnya di film produksi Alenia Pictures itu.

"Setiap film ada tantangan masing-masing. Saya harus belajar banyak menjadi seorang pendeta. Dari mulai reading workshop sebulan, mendalami karakter," katanya saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Diakui pemeran Pendeta Samuel yang berasal dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan itu, butuh energi berlebih untuk bisa menghadirkan sosok pendeta dalam aktingnya kali ini. "Saya harus tahu orang Papua seperti apa, makan apa, logat (bicara) seperti apa, Makanya, saya harus banyak tanya," papar Lukman.

Dua kali sudah Lukman memerankan tokoh agama. Peran pertamanya dijalani di film Sang Pencerah garapan sutradara Hanung Bramantyo. Saat itu, dia dipercaya memerankan sosok Kiai Ahmad Dahlan. 

"Sebagai seorang aktor, saya ingin bisa main apa aja. Karena itu tantangan. Pas awalnya ditawarin saya ragu. Tapi saya berpikir bahwa ini pekerjaan saya, saya harus bisa berperan jadi apa saja. Saya jadi bisa banyak belajar," tutupnya. 

Friday, June 8, 2012

Kylie Minogue Bersyukur, Tapi Tak Bisa Melupakan

Kylie Minogue tampil dalam Diamond Jubilee Concert di Istana Buckingham, London, 4 Juni 2012, dalam rangka memperingati 60 tahun Ratu Elizabeth II bertahta di Inggris.

LONDON, KOMPAS.com -- Penyanyi asal Australia, Kylie Minogue (44), berhasil sembuh dari kanker payudara yang didiagnosis pada tahun 2005. Walaupun masih menyisakan rasa kesal terhadap penyakitnya itu, Minogue sangat bersyukur bisa sembuh. Namun, dia mengakui belum pernah mendapatkan sakit yang lebih parah dari kanker payudara.

"Biasanya, seseorang yang terkena penyakit kanker akan berusaha untuk melupakannya, tetapi tidak buatku. Tidak satu hari pun kulewatkan untuk memikirkan penyakitku," ungkap Minogue kepada majalah Hello!

Pelantun "All The Lovers" ini mengaku sering melihat wajahnya di kaca, merasa harus menyiapkan mental sebaik mungkin untuk menghadapi sakitnya. Dia pun "kewalahan" menerima banyak dukungan dari penggemarnya. "Ada hari-hari saat aku merasa sangat marah, tetapi di lain waktu aku merasa sangat bersyukur, bisa sembuh dari sakit kanker," ujarnya.

Minogue juga menceritakan pengalamannya saat berobat ke Paris, Perancis. Saat dirawat di rumah sakit, dirinya mendapat kunjungan dari banyak orang yang membawa bunga, mendoakan kesembuhannya atau sekadar berkunjung. "Di situ aku melihat baik buruknya seseorang. Mungkin mereka menyadari bahwa aku wanita yang sedang menderita dan bukan sebuah boneka yang tersenyum," ujarnya. (Female First/SIE)

Yuni Berulang Tahun, Raffi Beri Cincin Kebesaran

JAKARTA, KOMPAS.com — Yuni Shara merayakan hari jadinya yang ke-40 pada 3 Juni 2012. Sejumlah kejutan hadir saat Yuni mengajak serta keluarga besarnya makan bersama.

Adik kandung Yuni, Krisdayanti atau KD, datang dengan membawa serta putrinya, Ariannha Amora Lemos, tanpa Raul Lemos, sang suami. Ibunda Yuni, Sri Widadiningsih, serta anak lelaki KD, Azriel, hadir pula.

Tak lupa kedua anak Yuni, Kevin dan Cello, yang datang tanpa Raffi Ahmad, kekasih Yuni. "Ramai banget. Memang tradisi begini kalau ada yang ulang tahun, yang penting ngumpul," tutur Yuni di Singapore Restaurant, Jalan Purworejo Nomor 28, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2012) sore.
Yuni dijejali kado kesukaannya. Dari anak-anaknya, Yuni mendapat dua kue ulang tahun superbesar. Sebuah kue menggambarkan rumah dengan miniatur empat orang yang bisa diumpamakan sebagai Raffi, Yuni, Kevin, dan Cello, yang saling berpegangan tangan. Sebuah kue lagi memerlihatkan miniatur barang-barang kesukaan Yuni, seperti sepatu, tas, serta alat kosmetik bermerek.

"Special one is from Kevin dan Cello, lainnya dari Raffi, mereka yang care. Raffi itu dari bulan apa sudah selalu ngomong, 'Kamu ulang tahun nih yang ke-40, kasih apa ya'," cerita Yuni menirukan ucapan Raffi.
Raffi sempat bingung akan memberi hadiah apa untuk Yuni. Sebab, menurut Raffi, Yuni sudah memiliki semua yang diimpikannya. "Dia sudah siapin kado dari jauh hari. Tapi, sebenarnya dia bingung mau kasih apa," kata Yuni lagi.

Saat pergantian malam ulang tahun, Raffi sempat memberikan kejutan berupa pesta dan sebuah cincin. "Saya diajak ke satu tempat rahasia, ternyata isinya teman-teman saya. Ternyata ramai banget, ada kue tart, bunga mawar. Dia kasih cincin, tapi kegedean," ujar Yuni sambil memperlihatkan cincin di jari telunjuk tangan kanannya dan tertawa. (Okki)

Manajer: Trio Macan Tak Seronok Lagi, Kok Masih Dicekal?

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pihak Trio Macan menyayangkan masih saja dicekal untuk manggung oleh organisasi masyarakat di tiga kota di Jawa Timur, yaitu Pacitan, Madiun, dan Ponorogo. Grup vokal yang mengusung musik dangdut itu merasa sudah mengubah penampilan mereka.

Trio yang terdiri dari Lia, Iva, dan Sherly tersebut tak lagi berpenampilan seronok sepert dulu. Ketiganya sudah tidak pernah tampil mengenakan tank top. Goyang mereka juga tidak hot lagi. "Padahal, Trio Macan sudah enggak kayak dulu lagi. Kita sudah mengubah konsep. Enggak pakai tank top dan lain-lain. Goyangnya juga cuma goyang memutar rambut saja. Masa itu dibilang vulgar sih," ucap Reri, manajer Trio Macan, Senin, (4/6/2012), di ujung telepon.

Menurutnya, Trio Macan sekadar berkesenian. Mereka ingin menunjukkan kreativitas dalam bermusik. Tidak ada tujuan lain di luar itu. Makanya, ia menyayangkan pencekalan oleh organisasi masyarakat di tiga kota tersebut.

Trio Macan dicekal di Pacitan, Madiun, dan Ponorogo. Awalnya, grup yang terkenal dengan goyang kibasan rambut itu dicekal di Madiun dan Ponorogo ketika ingin mengadakan pertunjukan. Karena itu, mereka pindah ke Pacitan. "Kita pindah tempat ke Pacitan. Ternyata sama juga. Itu yang bikin kita syok karena mendadak banget, H minus satu gitu. Kita manggung-nya hari Sabtu," terangnya. (Willem Jonata)

Gavin MJ Gandeng Igor Saykoji

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi belia Gavin Susantio (13), yang akrab disapa Gavin MJ, menggandeng rapper Igor Saykoji untuk menggarap single terbarunya.

"Next akan mengeluarkan single bareng Saykoji. Saykoji itu my favorite artist," ujar Gavin ketika ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun, putra dari perancang busana Lenny Agustin ini masih merahasiakan judul lagu terbarunya itu. "Rilisnya akhir bulan Juni nanti. Kalau judulnya, masih rahasia," kata Gavin.

Sementara itu, Igor mengaku tertantang berduet dengan artis musik yang masih belia. Terlebih, menurutnya, musik hip hop kini kembali diminati. "Ini tantangan buat Saykoji. Kesempatan tahun ini bisa duet, ya kita coba, karena minat musik hip hop masih banyak," ucap Igor.

Tak seperti Gavin, Igor membocorkan sedikit lagunya bersama Gavin itu. Kata Igor, lagu itu akan bertema nasionalisme dan cinta.

Pada Februari 2012 Gavin telah merilis single "Some One Like You".

Tiara Lestari Gugat Mantan Suami Soal Hak Asuh Anak

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan model majalah pria dewasa Tiara Lestari menggugat mantan suaminya, Andy Sjarief, mengenai hak asuh anak mereka semata wayang, Rania Kencana Tadya Dalima Sjarief, yang sampai sekarang tinggal bersama Andy. Tiara terpaksa menggugat Andy karena, menurutnya, Andy tak bisa mengasuh Rania dengan baik.

"Setiap 48 jam sekali berpindah, setiap dua hari sekali pindah ke ayah, ke neneknya. Di sini anak terkesan dioper-oper. Kasihan si anak. Memangnya dia barang, bisa dipindah-pindah?" tekan kuasa hukum Tiara, Kartika Yosodiningrat, dalam wawancara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (4/6/2012). "Kalau giliran Mbak Tiara, (putrinya) dikasih pas pukul 12.00 malam," lanjut Kartika.

Kartika menekankan lagi, jika kelak hak asuh atas Rania jatuh ke tangan Tiara, pengasuhannya akan lebih baik. "Kalau dia ikut Tiara kan lebih mudah. Kalau ikut ayahnya, kan kasihan, nanti dirawat sama suster karena bapaknya sibuk bekerja," papar Kartika.

Sebelum menggugat Andy, Tiara sudah melakukan mediasi dengan cara kekeluargaan. "Alasannya, kami sudah mediasi, tapi memang tidak berhasil, tetap dengan pendirian masing-masing. Kami melihat, dari sisi anaknya kasihan, tapi tidak menemukan kata sepakat kedua belah pihak," terang Kartika.

Harvey Malaihollo Benci Pembedaan Senior-Yunior

MEDAN, KOMPAS.com -- Harvey Malaihollo (50) menjadi penyanyi paling senior yang tampil dalam konser tahunan Magnum Filter Urban Jazz Crossover, beberapa waktu lalu di Medan, Sumatera Utara. Meski begitu, dia sama sekali tidak ingin dianggap sebagai penyanyi senior.

"Dalam musik itu tidak ada (penyanyi) senior atau yunior. Saya benci dengan pengotak-ngotakan semacam itu. Ehm, yang membedakan itu kan cuma umur kita. Saya memang lebih tua ha-ha-ha," ujar Harvey seusai bernyanyi.

Dengan rendah hati, Harvey mengaku tidak segan untuk belajar kepada penyanyi yang usianya lebih muda dari dia. Pasalnya, lanjut Harvey, setiap generasi mempunyai karakter sendiri yang perlu dipelajari.

Malam itu Harvey menyanyikan lagu "Begitu Indah" milik band Padi dalam nuansa jazz yang manis. Dia juga berduet dengan Rieka Roslan menyanyikan lagu "Rolling in The Deep" milik Adele. Sambutan penonton untuk Harvey pun cukup meriah. Mereka ikut bernyanyi dan bergoyang bersama Harvey. "Rasanya saya seperti menyanyi dua puluh tahun yang lalu. Saya merasa lebih muda karena sambutan penonton Medan selalu luar biasa," tuturnya.

Dia berharap konser semacam Urban Jazz ini bisa lebih sering diadakan. "Urban Jazz menyajikan konten musik yang baik untuk setiap generasi," ujarnya. Buat yang muda oke, buat yang tua pun boleh.... (BSW)

Thursday, June 7, 2012

Tiara Lestari Gugat Mantan Suami soal Hak Asuh Anak

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan model majalah pria dewasa Tiara Lestari menggugat mantan suaminya, Andy Sjarief, mengenai hak asuh anak mereka semata wayang, Rania Kencana Tadya Dalima Sjarief, yang sampai sekarang tinggal bersama Andy. Tiara terpaksa menggugat Andy karena, menurutnya, Andy tak bisa mengasuh Rania dengan baik.

"Setiap 48 jam sekali berpindah, setiap dua hari sekali pindah ke ayah, ke neneknya. Di sini anak terkesan dioper-oper. Kasihan si anak. Memangnya dia barang, bisa dipindah-pindah?" tekan kuasa hukum Tiara, Kartika Yosodiningrat, dalam wawancara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (4/6/2012). "Kalau giliran Mbak Tiara, (putrinya) dikasih pas pukul 12.00 malam," lanjut Kartika.

Kartika menekankan lagi, jika kelak hak asuh atas Rania jatuh ke tangan Tiara, pengasuhannya akan lebih baik. "Kalau dia ikut Tiara kan lebih mudah. Kalau ikut ayahnya, kan kasihan, nanti dirawat sama suster karena bapaknya sibuk bekerja," papar Kartika.

Sebelum menggugat Andy, Tiara sudah melakukan mediasi dengan cara kekeluargaan. "Alasannya, kami sudah mediasi, tapi memang tidak berhasil, tetap dengan pendirian masing-masing. Kami melihat, dari sisi anaknya kasihan, tapi tidak menemukan kata sepakat kedua belah pihak," terang Kartika.

Indro "Warkop": Jadi Sopir Metro Mini Susah

Pelawak Indro "Warkop" dan penulis Rudi Badil saat peluncuran buku Warkop, Main-main Jadi Bukan Main di Gedung Kompas, Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (10/11/2010).

BANDUNG, KOMPAS.com — Komedian senior Indro "Warkop" mengatakan, ia mendapat pengalaman berbeda ketika membintangi film layar lebar Sule, Ay Need You. Di film tersebut Indro berperan sebagai Rojak, sopir kendaraan umum metromini.

Lewat karakter tersebut, Indro mengetahui bahwa mengemudikan kendaraan tersebut bukan perkara mudah. "Berperan sebagai sopir metro etnis Batak, istri Jawa. Rupanya, jadi supir metro itu susah. Setir di sini, tempat duduknya di sebelah sana," cerita Indro saat ketika diwawancara di Blitz Megaplex Paris Van Java, Bandung, Minggu (6/1/2012).

Banyak pengalaman seru selama ia menjalani shooting Sule, Ay Need You. Ia sampai kesulitan berhenti tertawa ketika melakukan salah satu adegan sarat humor. "Pokoknya, ada satu adegan yang benar-benar lucu karena di film komedi memang seperti itu, improvisasi, enggak disengaja. Saat yang satu berhenti ketawa, gantian sama yang lain," ceritanya lagi.

Pria yang gemar menunggang motor gede ini menjamin, film dengan bintang utama Entis Sutisna alias Sule itu berisi banyak pesan moral. Jika film komedi di Tanah Air akhir-akhir ini biasanya mengandung hal-hal untuk kaum dewasa, tidak demikian film tersebut. "Semua umur bisa mendapatkan ketawa dan makna dalam film ini, aman banget dan sangat menghibur buat dewasa dan anak-anak," tekannya.

Endah N Rhesa Garap Dua Album Sekaligus

JAKARTA, KOMPAS.com -- Suami-istri Rhesa Adityarama dan Endah Widiastuti, yang dikenal dengan nama Endah N Rhesa sedang bersiap merilis album ketiga mereka tahun ini. Salah satu lagu yang akan menjadi andalan album ketiga ini berjudul "Silence Island".

Meski masih merahasiakan lirik lagunya, Endah mau memberikan bocoran sedikit tentang album itu. "Album ini baru selesai 50 persen, kami masih mengeksplorasi bentuk sound dan teknis rekamannya. Karakter musik dan lirik dalam album ketiga ini berbeda dibandingkan album sebelumnya," katanya.

Duo yang dianugerahi gelar Rookie of The Year 2010 itu sebelumnya mengeluarkan album No Where to Go (2009 ) dan Look What We’ve Found (2010). Tahun 2011 Endah N Rhesa meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2011 untuk Karya Produksi Alternatif Terbaik.

Selain persiapan album ketiga, Endah N Rhesa juga sedang menyiapkan album soundtrack film Cita-citaku Setinggi Tanah yang disutradarai Eugene Panji. Film dan album tersebut diharapkan bisa rilis bersamaan, pada Oktober nanti.

"Ceritanya tentang seorang anak yang mempunyai cita-cita makan di restoran masakan Padang. Kalau ada anak lain yang mempunyai cita-cita tinggi seperti menjadi dokter atau ilmuwan, si anak itu cita-citanya sederhana saja," cerita Endah. (SIE)

Bayi Pertama Nia Ramadhani-Ardie Bakrie Telah Lahir

JAKARTA, KOMPAS.com — Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie berbahagia. Nia Ramadhani telah melahirkan buah cinta pertamanya bersama Ardie, Sabtu (2/6/2012) pagi. Kabar itu disampaikan kepada manajer pribadi Nia, Reza, melalui pesan singkatnya.

"Alhamdulillah, telah lahir putri pertama kami, Mikhayla Zalindra Bakrie," tulis Reza mewakili Nia dan Ardie seperti yang diterima Tabloidnova.com.
Anak pertama pasangan Nia dan Ardie dalam kondisi sehat. "Lahir pada hari Sabtu, 2 Juni 2012, pukul 07.25 WIB, dengan berat 3.130 gram dan panjang 48 cm. Ibu dan anak dalam keadaan sehat," tulis Reza.
Nia dan Ardie menikah pada 1 April 2010. Nia menikah saat usianya baru 20 tahun. Seusai menikah, Nia memutuskan untuk berhenti dari dunia hiburan. Sebelum melahirkan, Nia sudah sempat berkicau di akun Twitter-nya yang mengisyaratkan ia akan segera melahirkan. "Bismillah ya Allah...," tulis Nia. (Okki)

Kuasa Hukum Tiara Lestari: Tak Ada Niat Memutus Silaturahim

JAKARTA, KOMPAS.com — Ditegaskan oleh Kartika Yosodiningrat, kuasa hukum Tiara Lestari, kliennya menggugat sang mantan suami, Andy Sjarief, soal hak asuh anak mereka semata wayang, Rania Kencana Tadya Dalima Sjarief, bukan untuk memutus silaturahim antara anak dan ayah.

"Sama sekali tidak ada niatan untuk memutus silaturahim sama ayahnya," ujar Kartika dalam wawancara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel), Senin (4/6/2012).

Diterangkan oleh Kartika, Tiara mengajukan gugatan untuk mendapatkan hak asuh anak itu karena, menurutnya, Andy, yang terlalu sibuk bekerja, tidak mampu mengasuh putri mereka dengan baik. Kartika melanjutkan, si anak sering dititipkan kepada neneknya.

Diterangkan pula oleh Kartika, selama ini pengasuhan putri mereka di tangan Andy dijalankan berdasarkan kesepakatan bersama antara Tiara dan Andy ketika mereka bercerai. Oleh karena itu, Tiara bermaksud membatalkan kesepakatan tersebut. "Murni ingin membatalkan kesepakatan mengenai hak asuh anak yang setiap 48 jam harus pindah-pindah. Kasihan. Dia (Andy) juga tidak mengindahkan beberapa perjanjian," kata Kartika.

Dengan gugatannya, Tiara berharap Rania bisa menetap di satu rumah tanpa perlu dititipkan. "Memang, keinginan Tiara, hak asuh ada di Tiara. Dia pengin anaknya punya tempat tinggal yang tetap, kapan saja boleh ketemu (ayahnya). Pernah suatu hari dia (Rania) complain karena harus pindah-pindah terus," kata Kartika lagi.

Mike Lewis-Tamara Masih Berhubungan Baik

Tamara Bleszynski dan Mike Lewis mengumumkan rencana perceraian mereka melalui jumpa pers di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu Tamara Bleszynski sudah membantah pernah mengusir Mike Lewis dari rumahnya. Kini giliran Mike yang buka suara. Ia mengatakan hal yang senada dengan mantan istrinya tersebut.

"Gini ya, saya enggak pernah diusir dan diminta tidur di garasi oleh Tamara. Saya saja enggak tahu kalau ada kabar soal itu. Enggak benar itu," kata Mike saat dihubungi wartawan, Senin (4/6/2012) kemarin.

Pria berdarah Kanada itu juga menegaskan bahwa alasan utama mereka berpisah bukan karena orang ketiga. Selama menjalani rumah tangganya dengan Tamara tak pernah mengalami adu argumen yang berujung dengan pengusiran.

"Kita masih baik-baik saja sampai saat ini. Kita berpisah karena memang enggak cocok saja. Enggak ada itu ribut-ribut. Intinya, dia memang enggak pernah usir saya," papar Mike.

"Kalau keributan kecil, itu wajar dalam rumahtangga. tapi enggak sampai ada pengusiran," tegasnya lagi.

Beberapa waktu lalu memang muncul isu bahwa retaknya rumah tangga yang telah dibangun sejak 2 Februari 2010 ini disebabkan oleh orang ketiga dari pihak Tamara. Tapi kini kabar tersebut dipatahkan baik dari Tamara maupun Mike.

"Yang pasti dalam rumah tangga kita enggak ada sama sekali orang ketiga," tutup Mike.

Wednesday, June 6, 2012

Dua-Tiga Minggu Lagi, Sidang Cerai Yulia-Demian

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sidang pertama gugatan cerai pembawa acara Yulia Rachman terhadap suaminya, pesulap Demian Aditya, dijadwalkan akan diadakan dua-tiga minggu lagi, dalam bulan ini juga, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel).

"Kemungkinan setelah 25 Juni (2012). Paling cepat 18 Juni (2012)," kata manajer bersama Yulia-Demian, Nanda Persada, ketika dihubungi oleh para wartawan di Jakarta, Senin (4/6/2012).

Ketika ditanya apakah Demian akan menghadiri sidang perdana itu, Nanda mengaku tak bisa memastikannya. "Kalau Demian belum tahu ya. Tapi, kalau Yulia, dia akan datang di sidang perdana nanti," terang Nanda.

Yulia mendaftarkan gugatan cerainya terhadap Demian pada 28 Mei 2012, setelah dirinya tiga bulan meninggalkan rumah. Beberapa waktu lalu, dalam sebuah wawancara, Nanda menuturkan bahwa rumah tangga kliennya tak dapat lagi dipertahankan. "Setahu saya dari tahun kemarin sudah ada (konflik). Kedua belah pihak masih berusaha menyelesaikan baik-baik," ujar Nanda. "Terakhir mereka berusaha memerbaiki hubungan waktu ke Jepang untuk merayakan anniversary (ulang tahun perkawinan), tapi kondisinya enggak membaik," katanya lagi.

Yulia dengan Demian menikah pada 19 Desember 2008. Mereka dikaruniai seorang anak. Yulia menggugat cerai Demian pada 28 Mei 2012. "Ya, memang hasil musyawarah bersama, jadi Yulia yang mengajukan duluan. Gugatan sudah masuk kemarin (29/5/2012) jam 10 pagi," ujar Muhammad Milano, kuasa hukum Yulia. 

Paramitha Rusady Simpan Kebaya Busuk

JAKARTA, KOMPAS.com — Paramitha Rusady (45) mengaku mengoleksi busana. Ternyata, kebaya lusuh merupakan salah satu pakaian kesukaan yang dikoleksinya itu.  

Pemeran Cindy dalam film layar lebar Catatan Si Boy 4 ini menyebut kebaya lusuh itu kebaya busuk. Kebaya tersebut pernah dikenakannya dalam sinetron berjudul Ibu Pertiwi.

Mengapa pakaian itu menjadi favoritnya? "Karena sulit mendapatkan efek leceknya itu," ujar perempuan yang bernama sapaan Mitha ini. "Memang saya taruh di rumah, enggak boleh dibuang!" ujar ibu satu anak ini lagi.

Untuk mendapatkan efek kusam, kebaya itu sengaja ditanam dalam tanah selama dua minggu oleh Mitha. Proses kreatif untuk mendapatkan kesan lusuh tersebut yang menurutnya mengandung nilai yang tinggi. "Setiap kostum itu ada memorinya dari setiap film dan sinetron," tambahnya. (Ferro Maulana)

Budi Doremi Promosikan Nusantara

SEMARANG, KOMPAS.com -- Sering diundang tampil di beberapa kota di Tanah Air makin membuat Budi Doremi (25) bersemangat mempromosikan kekayaan budaya di sejumlah daerah.

Tak hanya mencipta lagu tentang Nusantara, setiap kali tampil menyanyi Budi yang melejit namanya lewat lagu "Do Re Mi" ini selalu menyelipkan kalimat-kalimat yang menceritakan keindahan alam Nusantara.

Saat tampil pada acara penutupan student competition bertajuk "A Way to A Brighter Future" yang digelar harian Kompas dan Yamaha beberapa waktu lalu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Budi membawakan lagu "Asmara Nusantara". Dengan gaya kocak yang diselingi guyonan segar, Budi pun mengajak penonton ikut bernyanyi dan berjoget. Bahkan, beberapa kata dalam lirik lagu "Asmara Nusantara" pun diganti dengan kata Semarang.

Sadar bahasa musik adalah universal, Budi yang bernama asli Syahbudin Syukur ini pun berjanji akan selalu memanfaatkan panggung untuk promosi Nusantara. "Setelah melihat diri saya di layar kaca, saya berpikir sebagai warga negara saya ingin bercerita lewat lagu-lagu tentang Nusantara. Kita punya negara yang kaya, tapi sayangnya enggak dijaga dan malah menimbulkan malapetaka," ungkap Budi yang baru meluncurkan album 1 Hari yang Cerah itu. (son)

Titi Kamal Jadi Penjual Tiket Film di Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com -- Ada pemandangan berbeda di Blitz Megaplex Mall Paris Van Java Bandung, Minggu (3/6/2012). Model dan artis peran Titi Kamal jadi penjual tiket salah satu film yang  diputar di situ.

Titi ada di sana untuk mempromosikan film baru yang juga dibintanginya, Sule, Ay Need You. istri model dan artis peran Christian Sugiono ini ditemani sejumlah pemain lain film tersebut, antara lain  Indro "Warkop", Ery Makmur, Tya Restyana, dan Divya Qamilla.

Setelah menjual tiket, Titi dan rekan-rekannya bergeser mengadakan acara jumpa penggemar. "Kegiatan ini dalam rangka promo film Sule, Ay Need You. Pengalaman terbaru, bangga juga di film ini bisa bermain bersama pelawak legendaris seperti Mas Indro dan pelawak terkenal lainnya seperti Sule, Parto, dan yang lainnya," ucap Titi.

Kedatangan mereka, meski tanpa sang bintang utama, Entis Sutisna alias Sule, disambut dengan antusias oleh publik setempat. Pedendang "Susis' itu berhalangan hadir karena mendadak sakit.
"Sedikit kecewa sih karena Sule enggak datang. Apalagi dia pemeran utama. Tapi, enggak apa-apa, lihat Titi kamal juga senang. Bintang filmnya ternyata ramah-ramah," ujar Kaulika, salah seorang pengunjung.

Sule, Ay Need You bercerita tentang liku-liku kehidupan Sule di Ibu Kota mencari keluarganya. Sayang, ia tak berhasil dan satu demi satu kejadian memertemukannya dengan Ayla (Titi Kamal). Sule pun tergoda oleh kecantikan Ayla, yang menyambutnya dengan ramah. Bisakah kedua insan ini bersatu? Jawabannya tentu ada di ujung film ini. Sule, Ay Need You tentunya banyak dibumbui humor.

"Lewat Djam Malam" Segera Masuk Gedung Bioskop Tanah Air

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah melalui proses restorasi selama satu setengah tahun di Italia, film Lewat Djam Malam karya sineas Usmar Ismail (1954) akhirnya bisa dinikmati publik di negeri sendiri. Mulai 21 Juni mendatang film tersebut akan diputar di jaringan bioskop 21 Cineplex dan Blitzmegaplex di beberapa kota di Indonesia.

Pemutaran film Lewat Djam Malam merupakan upaya para pencinta film untuk menarik minat publik terhadap pelestarian artefak film yang tersimpan di Pusat Informasi dan Dokumentasi Film Indonesia.

Alex Sihar dari Komite Film Dewan Kesenian Jakarta yang juga Ketua Yayasan Konfiden, Senin (4/6), mengatakan, restorasi film Lewat Djam Malam diharapkan bisa membuka mata banyak pihak tentang pentingnya arsip film bagi sejarah bangsa.

Restorasi film Lewat Djam Malam dibiayai National Museum of Singapore dan World Cinema Foundation yang didirikan sineas dunia Martin Scorsese. Sebelum diputar di Indonesia, film Lewat Djam Malam sudah lebih dulu diputar di Festival Film Cannes pada 17 Mei lalu. Film tersebut terpilih dalam kategori World Classic Cinema.

Kritikus film Totot Indarto mengatakan, restorasi film yang dilakukan pihak asing menunjukkan bahwa Indonesia teledor terhadap kearsipan film yang merekam jejak kebudayaan bangsa. (IND)

Indro "Warkop": Jadi Sopir Metromini Susah

Pelawak Indro "Warkop" dan penulis Rudi Badil saat peluncuran buku Warkop, Main-main Jadi Bukan Main di Gedung Kompas, Palmerah Barat, Jakarta, Rabu (10/11/2010).

BANDUNG, KOMPAS.com — Komedian senior Indro "Warkop" mengatakan, ia mendapat pengalaman berbeda ketika membintangi film layar lebar Sule, Ay Need You. Di film tersebut Indro berperan sebagai Rojak, sopir kendaraan umum metromini.

Lewat karakter tersebut, Indro mengetahui bahwa mengemudikan kendaraan tersebut bukan perkara mudah. "Berperan sebagai sopir metro etnis Batak, istri Jawa. Rupanya, jadi supir metro itu susah. Setir di sini, tempat duduknya di sebelah sana," cerita Indro saat ketika diwawancara di Blitz Megaplex Paris Van Java, Bandung, Minggu (6/1/2012).

Banyak pengalaman seru selama ia menjalani shooting Sule, Ay Need You. Ia sampai kesulitan berhenti tertawa ketika melakukan salah satu adegan sarat humor. "Pokoknya, ada satu adegan yang benar-benar lucu karena di film komedi memang seperti itu, improvisasi, enggak disengaja. Saat yang satu berhenti ketawa, gantian sama yang lain," ceritanya lagi.

Pria yang gemar menunggang motor gede ini menjamin, film dengan bintang utama Entis Sutisna alias Sule itu berisi banyak pesan moral. Jika film komedi di Tanah Air akhir-akhir ini biasanya mengandung hal-hal untuk kaum dewasa, tidak demikian film tersebut. "Semua umur bisa mendapatkan ketawa dan makna dalam film ini, aman banget dan sangat menghibur buat dewasa dan anak-anak," tekannya.

Tuesday, June 5, 2012

Tunggu Diuji Menteri, Puteri Indonesia 2008 Berdebar-debar

JAKARTA, KOMPAS.com -- Puteri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar (23) sedang berdebar-debar menunggu sidang skripsi yang akan dilaksanakan pada Kamis (7/6/2012). Tak tanggung-tanggung, Zivanna akan diuji oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu yang juga dosen tamu di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

"Deg-degan nih menunggu sidang skripsi tiga hari lagi. Makanya sekarang sedang bertapa mencari pencerahan," ujar mahasiswi Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi UI ini sambil tertawa.

Zivanna merasa senang mendapat dosen penguji Mari Elka Pangestu karena sesuai dengan topik skripsi yang digarapnya, yaitu pengaruh pertumbuhan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi. "Saya senang diuji langsung oleh ahlinya," ujar dia.

Mengenai rencana setelah menyandang gelar sarjana, Zivanna masih ingin berkonsentrasi di bidang modeling dan public speaking. "Dua bidang itu, modeling dan public speaking, enggak bisa saya tinggalkan. Syukur-syukur kalau bisa ditarik ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saya senang sekali," katanya.

Zivanna mengaku ingin melanjutkan pendidikannya. "Cuma tidak sekarang. Sekarang ingin mencari pengalaman yang banyak dulu," ujarnya. (SIE)

Titi Kamal Akan Lebih Berhati-hati Pilih Manajer

BANDUNG, KOMPAS.com -- Kalau harus memilih manajer lagi kelak, artis peran dan model Titi Kamal akan lebih berhati-hati. Ia tak ingin mendapat pengalaman buruk seperti suaminya, artis peran dan model Chrtistian Sugiono. 

Baru-baru ini, pria bernama pendek Tian itu melaporkan mantan manajernya ke polisi dengan dugaan pemalsuan surat dan penggelapan uang. "Harus berhati-hati, tidak cepat memercayai orang, meski sudah bertahun-tahun (mengenalnya) ya. Ya, sekarang sih jadi lebih waspada aja," tutur Titi ketika diwawancara di Blitz Megaplex Paris Van Java, Bandung, Minggu (3/6/2012).

Bintang film Mendadak Dangdut ini bersyukur telah memilih kakak kandungnya untuk menjadi manajernya. Menurutnya, hal itu terbukti ampuh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkannya. "Sama saudara kandung, kakak, untuk handle kerjaan. Sampai saat ini belum ada hal-hal mengecewakan," ucapnya.

Beberapa waktu lalu Tian mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan mantan manajernya, RF, atas dugaan pemalsuan surat dan penggelapan uang. Ungkap Titi, sejak itu ia sering mendengar curahan hati dari suaminya. Tapi, lanjut Titi, ia tak berani bertanya lebih jauh, supaya tidak menambah beban pikiran suaminya. "Dukung dia saja, enggak berani (bertanya) lebih jauh,"ujarnya.

Belasan Little Monster "Manggung" di Depan Istana Negara

Belasan penggemar Lady Gaga, yang dikenal dengan sebutan Little Monster, bernyanyi dan menari di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (3/6/2012), sebagai bentuk protes mereka atas pembatalan konser idola mereka itu, yang sedianya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Minggu ini.

JAKARTA, KOMPAS.com — Belasan Little Monster, sebutan untuk para penggemar Lady "Mother Monster" Gaga, bernyanyi dan menari di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (3/6/2012). Aksi itu merupakan bentuk protes atas penolakan kedatangan Lady Gaga ke Indonesia oleh berbagai pihak yang berujung pada pembatalan konsernya di Jakarta.

Sedianya, konser Born This Way Ball Tour-nya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, hari ini. Namun, manajemen Gaga akhirnya membatalkan konser. Pembatalan itu disampaikan oleh Big Daddy Entertainment, selaku promotor konser di Jakarta tersebut, beberapa waktu lalu.

Belasan Little Monster itu berpakaian serba hitam sebagai simbol kekecewaan. Mereka juga membawa poster kecil dengan berbagai tulisan, seperti "Keep calm and love Lady Gaga", "Wish we have a voice in this country", atau "We love Lady Gaga, problem?"

Dengan diiringi musik yang dikeluarkan lewat alat pengeras suara seadanya, para penggemar Gaga yang rata-rata remaja itu menari sambil menyanyikan sejumlah hit artis musik asal Amarika Serikat itu, seperti "Judas", "Bad Romace", "Born This Way", dan "The Edge of Glory". Kira-kira 20 polisi berjaga di sekitar mereka. "Kami kecewa. Kami sudah tunggu Lady Gaga selama empat tahun. Ketika mau datang, kenapa ini terjadi?" kata Anggiat Sihombing, salah satu penggemar Gaga, disela-sela acara.

Anggiat mengatakan, pihaknya ingin menyampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa setiap orang memiliki hak untuk berekspresi. Mereka juga menyesalkan sikap pihak kepolisian yang tidak bisa menjamin keamanan atas ancaman dari kelompok terentu.

Indonesia, kata Anggiat, bukan negara agama sehingga tidak bisa menolak seseorang datang dengan alasan agama. Pihaknya juga menolak tuduhan berbagai pihak bahwa Gaga menyebarkan ajaran sesat. "Apakah dengan Lady Gaga datang moral kita langsung rusak? Tidak, kan," kata dia.

Sata Micheline, penggemar Gaga, mengatakan bahwa aksi itu digelar juga untuk menjawab pernyataan Gaga di Singapura. "Lady Gaga katakan tetap cinta Indonesia. Kami juga cinta Lady Gaga. Kami akan menunggu Lady Gaga tahun depan," ucap dia.

Saipul Jamil Pertanyakan Proses Rekonstruksi

Kendaraan yang ditumpangi oleh Saipul Jamil dan kecelakaan di Kilometer 96+500 Tol Purbaleunyi, Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, 3 September 2011.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Selasa ini (5/6/2012), sidang pidana penyanyi dangdut Saipul Jamil alias Ipul akan digelar lagi di Pengadilan Negeri Purwakarta, Jawa Barat. Dalam sidang yang beragenda pemeriksaan para saksi ahli itu, Ipul akan memertanyakan proses rekonstruksi kecelakaan yang merenggut nyawa istrinya, Virginia Anggraeni, di Kilometer 96+500 Tol Purbaleunyi, Darangdan, Kabupaten Purwakarta, 3 September 2011.

"Besok masih sidang pemeriksaan saksi ahli. Kami akan memertanyakan perihal rekonstruksi kejadian yang tidak pernah dihadiri oleh terdakwa (Ipul)," terang kuasa hukum Ipul, Candra Permana, SH, ketika dihubungi Kompas.com di Jakarta, Senin (4/6/2012).

Menurut Candra, selama proses rekonstruksi tersebut Ipul merasa sama sekali tak pernah dilibatkan. Bahkan, pria yang dianggap lalai mengemudikan mobil itu sama sekali tidak dimintai keterangan oleh pihak berwajib selama proses rekonstruksi. Dari kacamata hukum, Candra menilai Ipul wajib memberi keterangan sebagaimana mestinya.

"Memang seharusnya demikian, tetapi keterangan tersebut tidak boleh diambil atas dasar ancaman kekerasan dan tekanan. Dasar hukum pelaksanaan rekonstruksi ada dalam Surat Keputusan Kapolri No Pol Skep/1205/IX/2000 tentang Revisi Himpunan Juklak dan Juknis Proses Penyidikan Tindak Pidana," terang Candra lagi.

Pihak Ipul pun merasa ada yang janggal dalam proses rekonstruksi tersebut. "Berdasarkan keterangan Saipul Jamil, beliau tidak pernah diminta untuk dilaksanakan atau tidak pernah diminta hadir dalam pelaksanaan rekonstruksi. Tetapi, dalam BAP, berita acara rekonstruksi tersebut ada," kata Candra.

Manajer: Syahrini Berfoto Mesra dengan Pria Lain, Bubu Biasa Saja

JAKARTA, KOMPAS.com - Foto-foto mesra Syahrini dengan pria lain, yang mengaku bernama Iwan, beredar di internet. Bagaimana tanggapan Raja Mohammad Syazni alias Bubu, kekasih Syahrini?

Menurut manajer Syahrini, Rheindy, tak ada tanggapan berlebihan dari pria asal Malaysia itu. Bubu telah lama mengenal sosok pria yang ada dalam foto-foto tersebut, yang belakangan diketahui bernama Iwan.

"Pastinya biasa-biasa saja, karena Syahrini juga sahabat Mas Iwan. Cuma, yang membuat kami hadir ini (bertemu dengan para wartawan), karena tagline begitu dahsyat dan kami klarifikasi sesegera mungkin," ujar Rheindy ketika diwawancara di kawasan Buncit, Jakarta, Senin (4/6/2012).

Rheindy juga mengatakan, Syahrini pun tak bereaksi berlebihan. Ia menganggap foto-fotonya wajar. Terlebih, Iwan sudah lama berteman dekat dengannya. "Tadi pagi saya kontak Syahrini. Syahrini reaksinya biasa aja. Dia tahu persis apa yang terjadi. Dia melihat itu bukan hal yang gimana ya. Buat Syahrini, apa salahnya berfoto dengan sahabat," terang Rheindy.

Sementara itu, Iwan mengaku pula, ia pernah menemui Bubu sebelum foto-foto koleksi pribadinya tersebut beredar di internet. Iwan yakin Bubu tak akan salah menafsirkan foto-foto yang kini sedang jadi perbincangan di dunia maya itu. "Bubu tahu, saya kenal Bubu dan penah ngobrol. Sudah sama-sama tahu. Saya kenal Rini (Syahrini) sebelum Rini mengeluarkan album," tutur Iwan.

Pria dalam Foto-foto Mesra Syahrini Angkat Bicara

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Syahrini bagai tak henti jadi sorotan media dan publik. Yang terkini, dua foto mesranya dengan seorang pria tersebar di internet. Pria yang mengaku sebagai lelaki dalam foto-foto tersebut dan bernama Iwan itu pun angkat bicara.

 "Saya karyawan swasta. Saya bekenalan (dengan Syahrini) dari tahun 2007. Kita cocok main dari awal sampai sekarang. Jadi, dari dunia yang berbeda," kata Iwan ketika ditemui di kawasan Buncit, Jakarta, Senin (4/6/2012).

Iwan mengatakan, Foto-foto itu diambil dalam beberapa acara, tapi ia lupa waktu pengambilan gambar-gambar tersebut. Ia juga membantah bahwa foto-foto itu menyimpan maksud tertentu. "Itu untuk fun, masuk ke social media antara 2007-2010. Saya enggak tahu ada oknum siapa yang mengambil itu, karena itu koleksi pribadi. Itu di akun social media saya yang diblok dan itu pun bukan foto yang macam-macam," tegas Iwan.

Iwan menegaskan pula, hubungannya dengan Syahrini hanya sebatas teman.

Ada dua foto Syahrini dan Iwan yang tersebar di internet. Pada foto pertama tampak Syahrini, yang berbusana hitam, berada di pangkuan Iwan, yang mengenakan pakaian berwarna sama dengan busana Syahrini. Syahrini terlihat merangkul mesra Iwan. Sementara itu, pada foto kedua, pelantun "Aku Tak Biasa" itu, yang mengenakan busana seksi, tampak mencium pipi Iwan, yang melihat ke kamera sembari tersenyum.

Monday, June 4, 2012

Mantan Suami Tiara Lestari Keberatan Digugat

JAKARTA, KOMPAS.com — Andy Sjarief, mantan suami model majalah pria dewasa Tiara Lestari, mengajukan eksepsi atas gugatan mengenai hak asuh anak mereka, yang dilayangkan oleh Tiara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel).

"Hari ini putusan sela karena dalam persidangan sebelumnya kuasa hukum suaminya mengajukan eksepsi. Mereka menganggap Pengadilan Agama Jakarta Selatan tidak berkompetensi memutuskan masalah hak asuh anak," papar kuasa hukum Tiara, Kartika Yosodiningrat, dalam wawancara di PA Jaksel, Senin (4/6/2012).

Namun, majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan oleh Andy. "Tadi sudah dibacakan, putusan eksepsi tergugat ditolak. Majelis hakim menyatakan, hal itu termasuk kompetensi Pengadilan Agama," terang Kartika. "Selanjutnya replik karena tadi dari pihak mantan suaminya langsung memberikan jawaban," tambahnya.

Jauh sebelum menggugat, Tiara bersama Andy telah bersepakat bahwa anak semata wayang mereka berada dalam pengasuhan Andy. Namun, kemudian, Andy dianggap oleh Tiara terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga anak mereka sering dititipkan kepada sang nenek.

Tiara berupaya membatalkan kesepakatan yang telah dibuat bersama Andy dan memindahkan hak asuh anak mereka ke tangannya. Dalam gugatan tersebut, Tiara tak menitikberatkan tunjangan bagi anaknya. "Kesepakatan bersama itu dituangkan di Pengadilan Agama. Isinya mengenai hak asuh dan tunjangan. Namun, kami tidak menitikberatkan tunjangan, tapi hak asuh yang dipegang kedua belah pihak," urai Kartika.