Thursday, March 31, 2011

Hiii... Aneke Jody Tertantang Adegan Gantung Diri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perempuan mana yang kuat menahan beban hidup setelah kehormatannya direnggut majikannya sendiri. Daripada menanggung beban hidup, akhirnya Sulis gantung diri.

Sepenggal cerita film Tebus itu akhirnya menjadi tantangan tersendiri bagi artis peran Aneke Jody yang didapuk memerankan toko Sulis dalam film tersebut. Aneke merasa adrenalinnya mengucur deras setelah melakukan adegan gantung diri tanpa bantuan pemeran pengganti.

"Iya, saya melakukan adegan digantung itu enggak pake stuntman (pemeran pengganti)," cerita Aneke saat berbincang di malam premier film Tebus di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2011).

Meski terdengar menyeramkan dan berisiko, toh Aneke cukup santai melakukan adegan mengerikan itu. "Memang dari awal dikasih tahu ada adegan gantung diri. Terus aku ditanya, 'Mau enggak main tanpa stunmant?'" kata Aneke menirukan ucapan sutradaranya. "Aku mau karena ini tantangan. Di film ini juga aku nanya-nanya dan diyakinkan kalau adegan gantung diri itu safe meski tanpa stuntman, ya akhirnya aku mau," lanjutnya.

Hasilnya, Aneke melakukan adegan gantung diri dengan sempurna. Dengan tubuh mengejang, wajahnya begitu ekspresif saat detik-detik ia mengembuskan napas terakhirnya.

Menurut Aneke, keberhasilannya tersebut tak lepas dari peran sang sutradara, Muhammad Yusuf. "Untuk adegan bunuh diri ya aku sempat nanya-nanya dan diskusi sama sutradaranya. Aku juga cari tahu gimana ekspresinya. Setelah itu latihan sebentar terus take adegan bunuh diri. Pokoknya nonton aja," pungkas Aneke.  

Cinderella itu Bernama Kate Middleton

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerajaan Inggris kembali akan menikahkan calon rajanya di masa mendatang, Pangeran William yang meminang Kate  Middleton "Pernikahan agung" ini mengingatkan pernikahan serupa beberapa tahun lalu antara orangtua Pangeran William, yakni pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana Spencer. Yusran Darmawan, menulis artikel untuk Kompasiana sebagaimana terbaca di bawah ini....

KITA, manusia modern, selalu saja membutuhkan kisah dongeng. Bahkan di zaman millenium, ketika manusia tidak lagi menunggang kereta kuda melainkan pesawat nuklir, sebuah dongeng tetap saja aktual. Kemudian kita akan menghabiskan waktu untuk membahas segala dongeng tersebut, memikirkan betapa megahnya pentas dongeng yang dihadirkan, lalu memandang dengan tatap penuh iri, sembari berharap jika keajaiban itu datang pada diri kita. Bukankah demikian?

Pangeran William dan Kate Middleton (foto koleksi The Sun)

Pangeran William dan Kate Middleton (foto koleksi The Sun)

Hari ini, saya berkunjung ke stand majalah asing di satu toko buku. Betapa saya terkejut ketika melihat mayoritas liputan majalah tertuju pada rencana pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. Majalah Reader Digest menyebut pernikahan ini dengan judul besar Wedding of the Decade. Pernikahan ini disebut-sebut seperti pernikahan megah abad pertengahan yang akan menyita perhatian publik dunia. Bukan saja karena kemewahannya, namun kisah-kisah kerajaan yang serupa dongeng, hasrat para selebriti atau pesohor untuk diundang ke pernikahan ini, serta bombardir liputan media yang mewartakan pernikahan ini sebagai yang terbesar di abad ini, bahkan lebih besar dari pernikahan Pangeran Charles dan Lady Diana, tahun 1981 lalu.

pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles yang megah di tahun 1981 lalu (foto koleksi The Sun)

pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles yang megah di tahun 1981 lalu (foto koleksi The Sun)

Kisah William dan Kate serupa kisah negeri dongeng. Keduanya berasal dari latar berbeda. William seorang bangsawan, cucu Ratu Elizabeth II, yang disebut-sebut akan masuk daftar pemimpin Kerajaan Inggris setelah ayahnya Pangeran Charles. Sementara Kate Middleton bukanlah bangsawan. Ia hanyalah wanita dari latar keluarga kelas menengah, namun memiliki kualitas kecerdasan, kebijaksanaan, serta kedewasaan, yang kemudian membuat William jatuh hati. Sebagaimana Lady Diana, ibu William, Kate didaulat media sebagai metamorphosis Cinderella di abad modern. Pantas saja jika pernikahan itu dinantikan banyak orang.

Pernikahan ini disebut akan dikemas dalam tradisi kerajaan yang sudah berusia ratusan tahun. Konon, Kate akan pergi ke Westminster Abbey dengan mobil pada 29 April mendatang dan kemudian berkeliling ke mal, parade kuda, Whitehall, dan gedung parlemen. Lalu, Uskup Agung Canterbury akan menikahkan William dan Kate. Uskup London akan memberikan nasihat pernikahan, yang semua itu dipimpin oleh petinggi Westminster. Setelah itu, pasangan tersebut akan menuju Istana Buckingham untuk menggelar resepsi pribadi, bersama keluarga, dan teman-teman dekatnya. Akan ada dansa, pameran seni, serta pesta pora beberapa malam.

Pernikahan ini memang disebut sebagai pernikahan termahal. Reader Digest menampilkan liputan tentang permata-permata yang dikenakan oleh Kate di hari penting itu, gaun-gaun mewah, properti kerajaan, ritual pernikahan, serta pesta besar menyambut pernikahan. Juga diberitakan tentang hasrat para selebiritis dunia yang ingin sekali diundang di acara ini. Jauh-jauh hari, Elton John mengklaim telah diminta untuk menyanyi di acara ini, meski belakangan pihak Istana membantahnya. Kemudian Victoria Beckham dan David Beckham sampai harus mengemis-ngemis agar bisa diundang. Ada begitu banyak kisah tentang selebriti yang sangat ingin diundang berpartisipasi di acara megah ini dan tidak mungkin semuanya dipaparkan di sini.

Kate Middleton

Kate Middleton

Saya melihat bahwa banyak pula pernikahan mewah, namun masih kalah heboh dari pernikahan ini. Makanya, saya lebih suka melihat pernikahan ini sebagai titik pusat gravitasi perhatian masyarakat dunia yang dikonstruksi oleh media massa. Begitu derasnya liputan media, membuat pernikahan ini serasa pernikahan impian yang diinginkan semua orang. Bahkan di negeri seperti Indonesia, yang jauh dari kiblat kekuasaan Kerajaan Inggris, berita pernikahan William dan Kate tetap saja menjadi berita besar yang dibahas terus-menerus. Nah, saya melihat di balik pernikahan megah ini terdapat beberapa lapis realitas yang isyarat penting demi menjelaskan situasi zaman kita hari ini.

Pertama, pernikahan ini adalah selubung indah dari kapitalisme. Sebagaimana pernah dikemukakan sosiolog George Ritzer, kapitalisme hadir lewat buju rayu dan kisah serupa negeri dongeng. Makanya, pernikahan ini bukan cuma sesuatu yang alamiah sebagaimana pertemuan dua insan, namun sudah bertransformasi sebagai arena kontestasi yang menawarkan display dari berbagai produk yang diluncurkan secara bersamaan. Pernikahan ini menjadi catwalk besar sehingga semua produk-produk mahal dipamerkan hingga menggoda banyak pesohor dunia.

Beberapa perusahaan seperti Alcatel meluncurkan ponsel khusus yang disesuaikan dengan momen pernikahan kerajaan antara William dan Kate. Selain ponsel, perusahaan elektronik General Electric (GE) juga membuat sebuah kulkas dihiasi gambar pasangan William dan Kate. Kalau anda membaca liputan media terbaru, di situ ada cerita tentang mereka yang terlibat di pernikahan, seperti perusahaan pembuat film dokumenter, perusahaan penyedia karangan bunga, perusahaan penyedia pasukan pengamanan, hingga –yang menakjubkan– perusahaan penyedia permata safir biru yang dikenakan Kate Middleton. Permata yang kemudian menjadi trend, banyak perusahaan yang membuat duplikatnya yang lalu laris manis di Inggris dan Eropa.

Kedua, pernikahan ini kian menegaskan bahwa masyarakat kita memang masih menyenangi sesuatu yang disebut dongeng. Masyarakat kita sudah bertransformasi dengan amat cepat, akan tetapi tetap saja membutuhkan kisah-kisah yang romantis serupa kisah negeri dongeng. Sejauh pengamatan saya, terdapat begitu banyak liputan media yang menggambarkan kisah romantic mereka.

Kisah mereka digambarkan putus nyambung hingga beberapa kali selama beberapa tahun. Mereka diketahui pacaran tahun 2005 ketika bermain ski es di Swiss. Selanjutnya putus lagi di tahun 2007 saat Kate melihat foto Pangeran William yang memeluk seorang wanita cantik di klub. kate memutuskan cinta mereka. Kate mengekspresikan kesedihannya dengan menjadi pribadi yang berbeda. Kate yang dikenal sebagai wanita berpakaian santun tiba-tiba ketahuan berpesta gila-gilaan dengan saudaranya, Pippa dengan menggunakan rok mini.

Kate dikenal sebagai “Waity Kattie”, istilah karena Kate setia menunggu William dan percaya bahwa William memang untuknya. William pada akhirnya menyadari betapa ia telah kehilangan Kate setelah melihat foto-foto Kate yang menikmati hidup. Dibalik foto-foto ceria Kate, sesungguhnya Kate merana. Tiga bulan setelah perpisahan tersebut, William mengundang Kate ke pesta kostum di baraknya di Bovington, Dorset, Inggris. Sejak saat itu, mereka kembali sebagai pasangan.

Puncaknya adalah ketika William melamar Kate saat mereka berlibur di Kenya. William menyembunyikan cincin milik ibundanya (Lady Diana) yang dulu digunakan Prince Charles saat melamar Lady Diana pada tahun 1981. William melamar Kate dengan sangat romantis dan personal, meski mereka enggan bercerita detailnya seperti apakah Sang Pangeran berlutut saat melamar Kate dan mengenakan cincin tersebut di jari manis Kate. Wow.. It’s so romantic!

Ketiga, industri kapitalisme selalu saja membutuhkan ikon untuk selalu mengundang hasrat public. Industri media selalu membutuhkan Cinderella baru untuk memantik simpati public sehingga deg-degan mengikuti kisah ini. Jika beberapa tahun silam, Lady Diana menjadi ikon Cinderella itu, maka gelar itu akan jatuh ke Kate Middleton. Beberapa bulan lalu, saya membaca liputan Yahoo yang berjudul Is Kate Middleton the new Princess Diana? Sementara tabloid The Sun juga menulis: Kate Middleton Trumps Princess Diana as queen of fashion. Pada harian lain, The Sun juga menulis: Princess Diana’s legacy to burden Kate Middleton.

1301448691233203095

Kate Middleton (The Sun)

Memang, banyak yang membandingkan kisah kate dengan Diana. Namun benarkah sama persis? Christopher Andersen, sang penulis buku William and Kate: A Royal Love Story, menyatakan bahwa walau keduanya sering disamakan sebagai wanita beruntung pilihan Pangeran Inggris, namun Kate dan Diana bagai dua kutub yang berbeda. “Ada perbedaan besar. Diana masih berusia 19 tahun ketika dia masuk ke dunia ini. Semua orang juga menganggapnya sudah tahu aturan karena dia adalah seorang aristokrat. Tapi dia dibiarkan sendiri. Dia tahu dari awal kalau suaminya mencintai wanita lain. Ini masalahnya dari awal. Pangeran Charles tidak mencintainya,” ungkap Andersen.Lantas, bagaimana dengan Kate? “Dalam hal ini, Kate tidak hanya sudah 29 tahun, tidak hanya dia sudah berpacaran selama 9 tahun dengan William, tapi juga karena keduanya punya komitmen yang sangat besar bersama,” terang pria ini.  Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa Kate dan Diana memang punya persamaan sebagai wanita yang hidup bak putri dalam dongeng. ‘Tapi nyatanya, mereka memang punya persamaan, seperti Kate yang sudah jadi ikon fashion, dan potensi yang besar untuk jadi selebriti,’ tutupnya. Hmm, apakah kita masih menganggap Kate sebagai duplikat Diana?

Pada akhirnya, pernikahan ini adalah sebuah panggung besar yang menjadi arena display dari industri dan produk. Meskipun sebagai konsumen media kita jenuh menyaksikannya, namun selalu saja hadir kisah-kisah romantic yang memantik hasrat ingin tahu dan kekaguman tentang betapa mewahnya pernikahan ini.

Kisah Cinderella itu hanyalah pemantik agar kita terus setia mengikuti perkembangan pernikahan ini serta tergoda untuk memiliki salah satu permata yang dikenakan Kate Middleton. Dan di saat bersamaan, kita kemudian melupakan segala problem yang sedang mendera hidup kita, melupakan timbunan masalah yang menyesakkan hari-hari kita. Yah…. Ini memang bukan zaman Cinderella. Tapi selalu saja ada Cinderella yang terlahir di muka bumi ini untuk menghipnotis kita. Dan hari ini, Cinderella itu bernama Kate Middleton.(*)

Wednesday, March 30, 2011

Farhat: Saya Rasanya Ingin Ngaji Terus

JAKARTA, KOMPAS.com — Bintang sinetron Farhat, salah satu putra pedangdut senior dan pencipta lagu Fazal Dath, mengaku mendapat firasat menjelang kepergian ayahnya. "Rasanya gue pengin ngaji terus," ungkapnya.

Ditemui seusai pemakaman ayahnya di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (30/3/2011), Farhat mendapatkan firasat itu pada Selasa (29/3/2011) sore. "Semenjak asharan, hati ini bawaannya pengin ngaji mulu. Akhirnya gue ngaji dari ashar sampai malam," katanya.

Mata Farhat terlihat masih sembab menangisi kepergian ayahnya.  Selama ini Dath adalah sosok yang menjadi tempat curhatnya dan sosok yang dikaguminya. "Abah salah satu orang terhebat dalam hidup gue. Sebelum menjadi penyanyi dangdut, Abah rela banting tulang, mulai kehidupan dari nol. Abah juga sempet berdagang," katanya diselingi isak tangis.

Farhat memaparkan, ayahnya meninggal hari Selasa sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, dalam kondisi koma, ayahnya sempat mengalami kenaikan suhu tubuh. "(Selasa) Siang kemarin badan ayah panas, tensinya turun, dan kakinya makin bengkak," papar Farhat.

Pada Selasa malam sekitar  pukul 22.00 WIB, salah seorang adik Farhat membisikkan doa di telinga ayahnya. "Tiba-tiba terdengar suara orang lagi nelan. Saat itu juga oksigen berhenti. Tak ada lagi gerakan orang bernapas (dadanya) naik turun," ujarnya terbata-bata. "Mungkin sudah jalannya, kami sekeluarga sudah ikhlas, begitu pula dengan mama," tutup Farhat tabah. 

10 Tokoh Film Anak yang Mengerikan

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Di Hollywood sana, tokoh anak yang dihadirkan dalam sajian film, memang tak selalu identik sebagai sosok yang baik, penurut dan santun. Tapi justru sebaliknya. Karekter itulah yang melahirkan film dengan tema beragam.

Dari mulai kisah anak "kutukan", yang memang terlahir bengis, anak yang kerasukan ruh jahat hingga anak korban kekerasan yang kelak melahirkan sebuah kekerasan baru, menjadi sajian kisah yang menarik untuk disimak. 

Apa sajakah film-film itu,  berikut 10 film yang mengusung kisah dari tokoh anak jahat yang membuat penonton dewasa ketakutan dibuatnya.

1. Alice Spages (Alice, Sweet Alice, 1976) - Alice yang masih berumur 12 tahun, dengan brutalnya mencekik kakak perempuannya karena faktor cemburu. Gadis lugu ini nekat membunuh kakaknya, lalu membiarkannya tergeletak di gereja yang kemudian dibakarnya. Semua itu karena kecemburuan Alice kepada sang kakak yang lebih cantik dari dirinya. Film ini memperlihatkan sosok Alice yang mengenakan mantel kuning serta topeng plastik.

2. Rhoda Penmark (The Bad Seed, 1956) - Rhoda Penmark, seorang gadis cilik yang terbiasa mendapatkan segalanya dari orang tuanya. Suatu kali, ketika keinginannya tak terpenuhi, ia bisa melakukan apa saja untuk mendapatkan keinginannya itu. Bahkan sampai membunuh. Siapa yang menyangka penampilan lugu, cantik dan lucu seperti Rhoda ini ternyata adalah pembunuh berdarah dingin.

3. The Brood (The Brood, 1979) - Ini adalah dunia mimpi buruk di mana seorang psikoterapis gila telah mengembangkan teknik yang memungkinkan pasien untuk membuat manifestasi fisik dari emosi negatif mereka. Contohnya, dalam kasus seorang wanita miskin, muncul sebagai mutan pembunuh yang punya kemampuan bertelepati.

4. Regan MacNeil (The Exorcist, 1973) -  Regan MacNeil adalah seorang gadis kecil yang menggemaskan. Hingga suatu hari, ia berubah setelah kerasukan setan akibat ritual pengusiran setan yang bersemayan dalam tubuhnya. Ada satu adegan yang menyeramkan, yaitu ketika Regan memutar kepalanya hingga 360 derajat.

5. Charlie McGee (Firestarter, 1984) - Tidak ada yang mampu menulis cerita menyeramkan seperti Stephen King. Ia sukses menulis The Shining, Children of Corn, dan Pet Cemetary. Kali ini ia menulis tentang seorang anak kecil (yang diperankan Drew Barrymore) bernama Charlie McGee. Akibat eksperimen yang dibuat pemerintah, ia mampu melakukan telekenisis. Dalam hal ini ia mampu memunculkan api dari kemampuannya tersebut dan menyerang orang-orang yang telah menyakitinya.

6. Henry Evans (The Good Son, 1993) - Setelah kesuksesan film Home Alone, nama Macaulay Culkin sebagai bintang cilik, diuji di film ini. Kalau di film Home Alone ia terlihat sebagai anak menggemaskan dan lucu, sementara di film The Good Son, ia mampu mengembangkan aktingnya dalam peran menyeramkan. Di sini ia berperan sebagai sosok anak kecil yang sadis, jahat sekaligus lugu. Kegemarannya menyiksa binatang hingga mengancam nyawa sepupunya, Mark Evans. Awalnya, semua itu dilakukannya karena ia menikmatinya. Lama-kelamaan, muncul sifat cemburu terhadap Mark, sehingga mengancam nyawa sepupunya tersebut.

7. Damien Thorne (The Omen, 1976) - Sosok menggemaskan dan lugu ini bernama Damien Thorne. Tak disangka ia lahir sebagai Antichrist (yang diyakini agama Kristen/Katolik sebagai titisan iblis yang lahir ke bumi). Kedua orang tuanya tak menerima ketika anaknya ini ingin dibunuh berbagai pihak hanya karena ia terlahir sebagai Antichrist. Namun perlahan, tindak tanduknya mulai mencurigakan dan membahayakan orang-orang yang ingin mengincarnya. Kematian demi kematian, menghantui orang-orang yang mencoba menyingkirkannya.

8. Samara (The Ring, 2002) - Hantu anak perempuan itu bernama Samara. Sewaktu kecilnya, ia dibunuh sang ibu karena diyakini telah membawa kutukan. Mayatnya yang dibuang di sebuah sumur. Hantunya selalu mengintai orang-orang yang menonton video kutukan yang menampilkan sosok Samara keluar dari sumur. Sehingga orang-orang yang menontonnya, akan tewas setelah menonton video tersebut.

9. Claudia (Interview with the Vampire, 1994)  - Tom Cruise dan Brad Pitt yang tampil di sini, ternyata harus berbagi perhatian, karena ternyata sosok Kirsten Dunst yang sebagai vampir kecil, lebih menyita perhatian penonton kala itu. Karakter Claudia, sebenarnya mengundang iba, karena  ia sendiri tak ingin menjadi vampir.

10. Michel Myers (Halloween, 2007) - Halloween di tahun 1978 menjadi salah satu film horor yang paling menakutkan. Hingga akhirnya dibuat remake di tahun 2007 yang menceritakan tentang masa kecil Michael Myers yang tega membunuh keluarganya.

Tangga Kasih Antibiotik di Album Keempat

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melepas single Utuh ke radio, grup vokal Tangga—yang terdiri dari Tata, Chevrina, Nerra, dan Kamga— belakangan ini tengah sibuk mengumpulkan materi lagu untuk album keempat mereka.

"Kalau dibikin persentase sudah 70 persen, sekarang kami lagi bikin materinya," ujar Tata dalam perbincangan di Hotel Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/3/2011).

Seperti di tiga album sebelumnya, Tangga tetap mengandalkan tema cinta. Hanya saja, untuk mengemas lagu cinta tersebut, Tata Cs justru memberi Antibiotik untuk dinikmati penyuka musik mereka.

"Masih cinta, tapi kali ini ada satu lagu judulnya 'Antibiotik'. Biasanya antibiotik identik dengan tiga kali sehari dan harus dihabiskan," kata Chevrina.

Antibiotik, lanjut Chevrina, diandaikan seperti kebiasaan lelaki merayu kekasihnya yang justru membuat suasana menjadi membosankan. "Seperti cowok yang bilang I love you sehari sampai tiga kali, saking seringnya kata itu akan kehilangan makna ketika diucapkan," kupasnya.

Selain Antibiotik, di album keempat tersebut nanti Tangga akan bermain dengan idiom saklar. "Selain kami membahas antibiotik, nanti ada kami bahas tentang saklar, tapi tetap kami kaitkan dengan cinta. Gue gunain saklar bukan karena pengin pakai saklar, tapi ini cerita pacar yang cintanya mood-mood-an," jelas Kamga.

Satu yang pasti, meskipun bertemakan cinta, Tangga anti dengan lagu perselingkuhan. "Album kami enggak ada selingkuh, itu negatif dan old style, semua band bahas tentang selingkuh, kesannya semua orang Indonesia suka selingkuh. Ya udah sih," tandas Kamga.

Sementara untuk lirik, Tangga menghindari penggunaan kalimat berbau merana dalam setiap lagu cinta yang mereka kemas ke dalam album keempat. "Yang pasti gue menghindari kalimat yang unisex, soalnya enggak mungkin lagu patah hati dinyanyikan laki-laki dengan kalimat merana. Ya memang patah hati, tapi mana ada laki-laki mengaku merana," ulas Kamga.  

Nikita Willy Bangga dengan Diri Sendiri

Bintang sinetron Nikita Willy menjawab pertanyaan wartawan usai meraih penghargaan aktris terfavorit pada ajang The 13th Panasonic Gobel Awards di Djakarta Theatre XXI, Jakarta, Jumat (26/3/2010) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Meraih penghargaan sebagai Aktris Terfavorit pada ajang Panasonic Gobel Awards 2011 tak membuat Nikita Willy (16) merasa terbebani. Ia justru merasa mendapat semangat baru.

”Aku seneng banget. Tidak bisa dimungkiri, penghargaan ini membuatku bangga dengan diri sendiri. Enggak sia-sia selama ini aku sekolah dan syuting sampai dini hari. Penghargaan ini menjadi cambuk supaya aku menjadi lebih baik lagi,” tutur Nikita yang pada tahun 2010 juga meraih penghargaan sebagai Aktris Terfavorit pada ajang yang sama.

Siswa SMAN 3 Jakarta ini sedang syuting sinetron Putri yang Ditukar, produksi SinemArt. Setiap hari ia syuting mulai pukul 16.00 hingga sekitar pukul 01.00 dini hari.”Kadang aku baru selesai (syuting) pukul 02.00 atau pukul 03.00 pagi,” kata Nikita.

Meski menjalani hari yang padat antara sekolah dan syuting, Nikita mengaku sudah biasa. ”Aku capek, tetapi ini sudah jadi kewajiban. Aku enggak boleh menyerah,” ujar Nikita yang di sekolah termasuk peringkat 10 teratas. Ia menegaskan, sekolah tetap menjadi prioritasnya.

Namun, ia juga memendam keinginan untuk segera berlibur. ”Aku ingin memanfaatkan hadiah jalan-jalan yang diberikan. Ada hadiah jalan-jalan ke Eropa, Beijing, dan lain-lain, tetapi semua itu kayaknya harus menunggu liburan sekolah ya,” katanya. (DOE)

Pemerintah Siapkan Subsidi untuk Sineas

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) akan menyiapkan subsidi kepada sineas film yang memproduksi film dengan tema kepahlawanan dan film yang mampu membangun karakter anak-anak.

"Jadi siap-siaplah sineas mengancang-ancang film apa yang kira-kira akan dibuat," kata Menbudpar Jero Wacik dalam acara Hari Film Nasional ke-61 di Gedung Sapta Pesona, Rabu (30/3/2011).

Pada acara tersebut, Jero juga mengumumkan lomba penulisan cerita film bertemakan anak-anak dan kepahlawanan. Nantinya, film tersebut akan divisualisasikan ke dalam film layar lebar. "Nanti saya cari subsidi untuk memproduksinya. Kalau disetujui, dari Budpar sendiri yang membiayai," katanya.

Sementara itu, Direktur Perfilman Kemenbudpar Syamsul Lussa menyebutkan pihaknya telah mengadakan beberapa festival seperti Festival Kine Klub dan Flick Short Movie.

Saat menyinggung masalah pajak film dalam negeri, Jero mengungkapkan untuk bea masuk komponen bahan impor untuk pembuatan film dalam negeri kini nol persen. Dulu komponen bahan impor tersebut dianggap sebagai barang mewah. Karena itu bea masuk yang dikenakan adalah 40 persen.

"Mestinya jadi banyak film-film yang dibuat. Prosedur jadi lebih mudah, karena cost lebih kecil," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengusahakan PPN (Pajak Penambahan Nilai) film nasional menjadi lebih ringan. "PPN kalau bisa dikecilkan atau sedang diusakahan supaya dinolkan," tambahnya.  

Elvy Sukaesih Terkenang Pertemuan Terakhir

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak kenangan yang terekam dalam benak Ratu Dangdut Elvy Sukaesih jika bicara tentang sosok pencipta lagu dangdut Fazal Dath, yang wafat akibat penyakit komplikasi pada Selasa (29/3/2011) malam dalam perawatan di RS Husada, Mangga Besar, Jakarta.

"Saya sudah lama mengenal beliau, sekitar tahun 80-an, waktu itu saya undang dia di acara pernikahan anak saya," kenang Elvy saat dihubungi, Rabu (30/3/2011).

Pertemuan terakhir dengan pencipta lagu dangdut kawakan itu, diakui Elvy, terjadi hampir dua bulan lalu ketika ia mengisi acara di Singapura. "Kami ketemu tanggal 6 Februari di sana (Singapura). Waktu saya nyanyi, dia nyamperin saya. Dia di bawah panggung, terus dia acungin dua ibu jarinya sambil bilang 'You're the best', benar-benar Ratu Dangdut," ujar Elvy, menirukan ucapan Fazal kala itu.

Dalam pertemuan tersebut, Fazal bahkan sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya yang sudah mulai menurun. "Subhanallah, saya memang melihat dia terlihat kurus, malah dia bilang penglihatannya sudah mulai kabur karena penyakit gula (diabetes), 'Mata ana sudah enggak jelas'," kenang Elvy, menirukan ucapan Fazal soal kesehatannya.

"Terakhir saya jenguk dia di rumah sakit beberapa hari lalu. Saat itu kondisinya sudah dalam keadaan kritis. Semalam saya tahajud, berdoa kepada Allah agar dia diberikan yang terbaik. Mungkin ini jawaban atas doa saya," ujar Elvy.

Dituturkan pihak keluarga kepada Elvy, jenazah almarhum rencananya akan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta.

Tuesday, March 29, 2011

Syahrini Janji Kembalikan Uang Blue Eyes

JAKARTA, KOMPAS.com — Adik kandung dan juga manajer vokalis pop Syahrini, Aisyah Rani, menjamin kakaknya segera mengembalikan sejumlah uang yang sudah diterimanya dari rumah karaoke dan kafe Blue Eyes sebagai honor konser pada 27 Januari 2011. Saat itu, Syahrini terpaksa membatalkanya karena ayahnya tengah dalam kondisi sakit parah.

Sebelumnya, pengelola Blue Eyes merasa dirugikan karena Syahrini mangkir dari kontrak kerja yang telah disepakati bersama dan tak mengembalikan uang yang telah diterimanya. "Mau, mau. Kalau kembaliin uang senilai yang dia (Blue Eyes) transfer ke kami mau dikembalikan. Walaupun di kontraknya tidak ada pasal pengembalian uang, tidak ada," kata Rani, saat dihubungi via telepon genggamnya di Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Tak sekadar berencana mengembalikan honor yang diterima Syahrini, manajemen pelantun lagu "Aku Tak Biasa" itu juga menawarkan menjadwal ulang agenda konser. Namun sayangnya, pihak Blue Eyes menolaknya. "Mereka bilang tidak bisa karena itu anniversary, setiap tahun. Oh, ya, sudah. Kami sudah ada musyawarah, iktikad baik," kata Rani.

Lalu bagaimana dengan tuntutan Blue Eyes untuk mengganti kerugian imateriil sebesar Rp 200 juta? "Waw masalah itu aku juga enggak ngerti. Tanya sama lawyer kami saja, Warsito Sanyoto," tutup Rani.  

Ternyata Angie Tak Cuma Kehilangan Adjie

Istri almarhum Adjie Massaid, Angelina Sondakh, bersama putranya Keanu Jabaar Massaid, tak kuasa menahan tangis saat pemakaman suaminya, di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Sabtu (5/2/2011). Almarhum meninggal dunia pada usia 43 tahun dengan indikasi karena serangan jantung usai bermain sepak bola.

JAKARTA, KOMPAS.com — Awan duka lagi-lagi menghampiri Puteri Indonesia 2001 yang juga politisi, Angelina Sondakh.

Pasca-kepergian Adjie Massaid akibat serangan jantung, ternyata Angie juga harus kehilangan calon anak keduanya buah pernikahan dengan Adjie setelah mengalami keguguran.

”Gugurnya pada saat tiga hari setelah Mas Adjie meninggal,” ungkap Angie dalam wawancara di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2011) dini hari.

Entah karena begitu tertekan atas kematian Adjie, kondisi kehamilan Angie lantas memburuk hingga akhirnya terjadi pendarahan. ”Jadi tiga hari setelah itu ya pendarahan,” kata Angie yang mengaku menjalankan program anak kedua atas permintaan kedua anak Adjie dari pernikahanya dengan Reza Artamevia, Zahwa dan Aaliya.

Angie yang tak kuasa menahan tangis mengaku sudah dua kali keguguran hingga yang terakhir ini. ”Sebenarnya sudah dua kali keguguran. Yang pertama saya keguguran karena sibuk kuliah dan kerja,” tuturnya.

Kepedihan kian dirasa Angie karena sebelum Adjie tutup usia, pada kehamilannya yang menginjak usia dua minggu saat itu, sebuah nama sudah dipersiapkan untuk calon anak bungsu mereka. ”Mas Adjie sih maunya anak laki-laki ya, jadi namanya udah disiapin. Waktu itu Mas Adjie selalu tanya, dia kepengin banget kayak Omar Syarif,” imbuh Angie. 

Putri Fazal Dath: Ayah Koma Sepekan

JAKARTA, KOMPAS.com — Resma Devi, putri ketiga mendiang penyanyi dan pencipta lagu Fazal Dath, mengatakan, ayahnya sempat tak sadarkan diri selama sepekan, saat dirawat di RS Husada, Jakarta.

"Bapak masuk rumah sakit 16 hari yang lalu karena diabetes. Selama tujuh hari pertama masih sadar, tapi setelah itu bapak koma, tidak sadarkan diri," ujar Resma ketika ditemui di rumah duka di Jalan Industri IV No 8, Kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

"Bapak meninggal semalam karena mendapat serangan jantung," jelas Resma.

Seusai dimandikan dan dishalatkan di Masjid Jami' Nurul Huda, sekitar kompleks perumahan, jenazah akhirnya dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta, diiringi keluarga dan sejumlah artis dangdut. "Ya mas, terima kasih, amin, semoga arwah dan amal ibadahnya di terima di sisi-Nya," ucap Resma.

Tommy Ali: Fazal Dath Motivator bagi Pendatang Baru

JAKARTA, KOMPAS.com — Selasa (29/3/2011) malam tadi, pencipta lagu "Bisik-bisik Tetangga", Fazal Dath, mengembuskan napas terakhir. Salah satu rekan  almarhum, pendangdut Tommy Ali, merasa terpukul ketika mendengar kabar itu.

Menurutnya, Fazal merupakan sosok yang sangat perhatian. "Dia orangnya sangat perhatian sekali, sampai ke hal-hal yang terkecil," kata Tommy ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Fazal Dath, diakui Tommy, menjadi orang pertama yang dia kenal selama menggeluti dunia dangdut. "Bahkan sampai saya menikah pun, almarhum juga ikut membantu," lanjutnya. "Setidaknya itulah yang saya rasakan," ujarnya.

Di mata Tommy, Fazal Dath juga sebagai sosok motivator, terutama bagi pemain baru dalam dunia dangdut. "Senang rasanya dimotivasi oleh almarhum," paparnya.

Tommy berharap, walaupun Fazal Dath telah tiada, hubungannya dengan keluarganya tidak pernah terputus.

Hari Moekti Siap Tampil di Acara Alumni

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih ingat Hari Moekti, penyanyi  dengan lagu-lagu hit-nya antara lain "Hanya Satu Kata" dan "ada Kamu"? Rocker asal Kota Bandung ini bakal tampil, Sabtu 2 April 2011 di Lapangan SMP Negeri 1 Kabupaten Bandung Jalan Terusan Kopo No 389 Margahayu. Bukan untuk nge-rock, tetapi untuk memberikan siramahan rohani.

Pemilik nama lengkap HM Khoir Hari Moekti ini  akan memberikan ceramah pada para alumni SMP Negeri 1 bertajuk "Tabligh Akbar dan Silaturahmi". Sekolah menengah pertama ini sebelumnya bernama SMPN Kabupaten Bandung.  

Panitia acara menyebutkan, untuk meningkatkan tali silaturahmi, alumni SMP Negeri 1 Kabupaten Bandung akan mengadakan tabligh akbar dan temu alumni semua angkatan. "Tabligh Akbar menghadirkan penceramah HM Khoir Hari Moekti, dilanjutkan temu alumni dengan membentuk formatur pembentukan ikatan alumni," kata Fitry, koordinator pelaksana.

Jajaran panitia pelaksana berharap para alumni SMP Negeri 1 Kabupaten Bandung dapat menghadiri acara tersebut karena akan diadakan pendataan untuk pembentukan Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Kabupaten Bandung.

Sedangkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi, koordinator pelaksana Fitry Taufiq Sahary (angkatan 88) 0811800094, Fridha Z Rasjid (angkatan 86) 085793849939, Ratrit  (angkatan 87) 022-70371751.

See you there, guys...! :)

***********

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Jajang C Noer: Baru Kali Ini Saya Rasakan Tantangan Ini

JAKARTA, KOMPAS.com — Sepanjang karier akting artis senior Jajang C Noer, ia mengaku belum pernah merasakan tantangan harus memeluk kaki pria yang menjadi lawan mainnya.

Namun, ketika berperan sebagai Si Mbok dalam film Tebus, Jajang akhirnya merasakan tantangan itu ketika harus memeluk kaki aktor Tio Pakusadewo, yang berperan sebagai majikannya. "Bayangin aja, gue ada di bawah kakinya dia (Tio), seumur hidup gue enggak pernah di bawah kaki laki-laki," cerita Jajang saat premier film Tebus di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2011) malam.

Dikisahkan Jajang, karakter Si Mbok harus mengemis meminta belas asih kepada Roni Danuatmaja. Si Mbok rela duduk bersimpuh sambil memeluk kaki sang majikan sambil berharap agar Joko dibebaskan dari hukuman mati setelah difitnah menjadi bandar narkoba.

Akhirnya, Si Mbok meninggal setelah Joko dieksekusi mati, dan Sulis yang juga anak gadisnya itu pun mati bunuh diri setelah kehormatannya direnggut Roni Danuatmaja. Penasaran? "Pokoknya must see, tidak nonton, rugi," pesan Jajang.

Wednesday, March 9, 2011

Jennifer Kurniawan: Saya Tak Ingin Populer karena Foto-foto Itu

JAKARTA, KOMPAS.com -- Model Jennifer Kurniawan, kekasih Irfan Bachdim--pesepak bola yang kini menjadi idola anak-anak Indonesia-- itu berniat menetap dan berkarier di Indonesia. Banyak hal yang ingin dia lakukan di sini, selain menjadi model, ia juga berkeinginan menjajal dunia akting.  

Keinginan itu pun sejalan dengan harapan kekasihnya, pesepak bola berdarah Belanda-Indonesia yang kini memperkuat Persema Malang di Liga Premier Indonesia (LPI).  

Apa saja mimpi-mimpinya bila kelak model yang menetap di Jerman itu berkarier di Tanah Air. Lalu, seperti apa  tanggapan kakak dari striker Persema Malang, Kim Jeffry Kurniawan, itu terkait foto-foto sensual yang sempat berseliweran di dunia maya.  Apa pula tanggapannya atas tudingan orang yang menyebutnya hanya modal seksi. Lalu, seperti apa tanggapannya mengenai cap seksi yang dialamatkan kepadanya.  

Apa yang membuat Anda tertarik berkarier di Indonesia?   (Windarto, Kemayoran.Jakarta pusat,  *****41@gmail.com)

Saya pikir sangat baik bagi kami untuk bisa bersama di sini. Adik saya, Kim, sudah mengawalinya. Begitu juga dengan kekasih saya, Irfan Bachdim. Saya tidak tahu, tapi ketika saya diajak orang tua beberapa kali berlibur ke Indonesia, saya begitu menyukainya. Bila saya berkarier di sini, saya juga bisa menyaksikan dia (Irfan) dan adik saya bermain di liga. Ini tentu sangat menyenangkan. Tidak semuanya melulu karena uang.  

Jika menetap pilih Jakarta atau Malang?

Saya lebih suka Jakarta ketimbang Malang, meski cuaca di sana (Malang) tak beda jauh dengan Jerman. Tapi saya suka cuaca di sini. Di Jakarta, hanya macetnya itu lho.   

Apa penilaian orang Jerman terhadap perkembangan budaya Indonesia, terutama dari segi perfilman?  

Saya tak bisa jelaskan. Di sini saya sering lihat nonton sinetron. Saya tidak tahu judulnya. Untuk film saya belum menyaksikannya. Di Jerman kita juga biasa nonton sinetron setiap hari. Kalau saya nonton, lebih karena saya ingin belajar.

Apa tanggapan Irfan soal rencana kamu berkarier di Indonesia?

Irfan sangat mendukung keinginan saya. Dia sangat senang saya akan berada di Indonesia. Keinginan di sini adalah keinginan saya sendiri, bukan karena Irfan. Dia tidak memaksa saya.  

Obsesi terbesar kamu apabila berkarier di Indonesia? (Raja, Bandung)

Saya hanya ingin berkarier di dunia model dan akting.

Bagaimana rasanya bisa dapat easy money di Indonesia? Kabarnya Anda sudah menerima  pinangan main film dan dibayar dengan honor yang terbilang tinggi Rp 1 miliar untuk ukuran pemain film yang belum punya pengalaman berakting seperti Anda? (Pandu, Ciputat, Tangerang Selatan)

Ada tawaran (main film) tapi untuk bayaran itu saya sendiri tidak tahu.  Saya sudah mendengar beritanya di media massa. Tapi itu tidak benar. Saya juga tidak akan bermain film horor.  

Jangan mau menerima proyek yang berorintasi pada seks maupun keseksian dll, karena itu akan menghancurkan kariermu dan kekasihmu, semakin Anda menghargai diri Anda, maka Anda akan semakin dihargai di negeri ini. (Elang Faro, Malang)

Saya tidak akan main film horor. Irfan juga tak setuju jika saya main film seperti itu. Saya ingin dikenal bukan karena menampilkan keseksian. Saya mengerti budaya sini berbeda dengan di Jerman yang mungkin lebih terbuka. Tapi  saya harus menghargainya.  

Saya juga tidak mau lagi foto seperti itu. Saya tidak akan melakukannya lagi sebab saya berharap bisa tinggal di sini dan berkarier di Indonesia. Saya harus berubah di sini.    

Film apa yang ingin dimainkan oleh Jennifer? (Elmandus, Kaltim. ****@yahoo.com)

Saya menyukai film drama. Kalau ada tawaran, tentu saya ingin sekali bermain film drama, bukan film horor seperti yang ada sekarang ini. Saya sudah mendengarnya dari teman-teman saya.

Apa yang menjadi motivasi Jennifer dalam bermain film? Apakah hanya uang? Atau ada pesan 'khusus' yang ingin di sampaikan dalam film yang dimaksud ?

Bukan semata-mata untuk uang. Saya hanya ingin bisa berkarier dan menetap di sini. Senang rasanya bisa kumpul bersama-sama dengan adik saya juga Irfan.

Jika Jennifer sudah manjadi artis, apakah ingin mencalonkan juga menjadi anggota DPR, seperti kebanyakan artis-artis Indonesia lainnya yang tidak memiliki sama sekali latar belakang Politik?

Tidak. Saya tidak tertarik dengan dunia politik. Lagi pula latar belakang pendidikan saya Marketing. Saya senang dengan pekerjaan saya sebagai model.

Jennifer, kalau berkarier di Indonesia jangan nambah artis yang hanya bermodal keberanian ngumbar aurat ya...!!! Di Indonesia sudah banyak. Berikan dampak positif terhadap dunia entertainment di Indonesia. Ikuti jejak calon suamimu yang memberi dampak positif terhadap persepakbolaan Indonesia  (Suryadi, Depok.  *****@tamanbudi.com)

Aku melihat banyak sekali foto yang tersebar. Ada orang yang mengambil dari akun tanpa izin. Saya meminta pihak manajemen untuk meminta dan menghapusnya. Saya sedih. Masih banyak foto-foto itu tersebar. Saya tak ingin dikenal di sini sebagai model seksi. Saya ingin sekali berkarier  di Indonesia dan saya tidak lagi menerima tawaran foto seperti itu. Saya tak ingin populer karena foto-foto itu. Saya menghargai kebudayaan di sini.

Bagaimana reaksi Irfan dengan foto-foto itu? (Yanuar, Bandung)

Ketika foto-foto itu menyebar, kami jelas enggak menyukainya. Mereka tak punya izin dengan foto-foto itu. Sekarang, setiap orang  punya foto itu dan kami berusaha untuk mendapatkannya kembali dan menghapusnya. Sekarang, Anda enggak akan menemukan lagi FB saya. Perusahaan saya memang sudah tak mengaktifkannya lagi.  Twitter sih masih saya gunakan.

Tak khawatir adanya penolakan terhadapmu menyusul beredarnya foto-foto itu?

Awalnya, saya sedikit takut. Saya sudah mendengarnya dari media massa. Bahkan, ayah saya sampai mengingatkan saya agar berhati-hati. Ayah saya berpesan agar jangan pergi-pergian sendirian. Untunglah, sejauh ini semuanya berjalan aman-aman saja.

Banyak yang bilang kamu seksi, tanggapan kamu? (Djalu, Jakarta) 

Saya tak tahu penilaian orang mengenai keseksian saya. Saya lebih suka kalau orang menyebut saya cantik ketimbang seksi. Jadi saya lebih nyaman disebut cantik.

Penilaian Irfan terhadap kamu seperti apa? No. Dia lebih sering bilang saya cantik (ketimbang seksi).

Foto Lengkap: FOTO IMAGES

Phil Collins: "Good Bye" Panggung Musik...

KOMPAS.com Penyanyi solo legendaris Phil Collins memutuskan segera pensiun dari dunia musik yang membesarkan namanya. Dalam wawancaranya dengan FHM Magazines seperti dilansir CNN 7 Maret 2011, pria yang telah berkiprah dalam dunia tarik suara selama lebih dari 40 tahun ini mengatakan, masalah pendengaran dan disfungsi urat di beberapa titik sekitar tangannya membuat dia sulit untuk melanjutkan karier.

Pelantun lagu "You’ll be in My Heart" ini merasa sudah berada di luar industri musik saat ini. "Saya melihat perhelatan MTV Music Awards dan saya berpikir bahwa saya tidak lagi bisa bergelut dengan bisnis semacam ini." katanya.

Collins khawatir kerusakan urat dan beberapa otot di tangan membuat dia nyaris tidak bisa bermain drum, alat musik favoritnya. Dokter memberikan keterangan bahwa proses pemulihan akan memakan waktu setidaknya satu tahun.

Namun, lebih dari itu, ia khawatir tidak bisa lagi menjadi ayah yang baik bagi kedua anaknya, Nicholas dan Matthew. Khusus tentang drum, ia mengaku sudah tidak mampu memainkannya lagi.

"Saya tidak khawatir tidak bisa memainkan drum lagi. Saya lebih khawatir tidak bisa lagi memotong roti dengan baik dan bermain bersama anak-anak saya." ujar Phil Collins.

Phil Collins memulai karier musiknya sebagai drumer grup musik Flaming Youth dan selanjutnya bersama Genesis sebagai vokalis, yang menjadi puncak kariernya pada 1980-an.

Collins kemudian memutuskan bersolo karier setelah keluar dari grup band tersebut. Sejak 1981 hingga 2010, ia telah meluncurkan setidaknya 150 juta keping rekaman dalam 14 album, antara lain Going Back. (Kompasiana/Afandi Sido)

Jane Shalimar Jadi Istri Sutiyoso

JAKARTA, KOMPAS.com — Sudah lama pesinetron Jane Shalimar (30) tidak lagi aktif bermain biliar. Bukan berarti pemilik mata bulat ini berhenti berolahraga. Sebagai gantinya, dia menekuni boling. Olahraga dalam ruang ini, katanya, dapat dinikmati bersama anaknya, M Zarno, yang berusia lima tahun.

”Kalau main biliar, anak saya tidak bisa ikut main. Jadi, saya pilih boling agar bisa berolahraga dan bermain bersama dia,” kata Jane, di Senayan, Jakarta, pekan lalu. Selain boling, Jane juga menekuni pencak silat.

Sebagai seorang ibu, dia begitu gembira dan bangga menceritakan buah hatinya yang tahun ajaran baru nanti akan bersekolah di salah satu sekolah internasional di Jakarta Utara. ”Sengaja pilih sekolah di sana. Memang agak jauh dari rumah saya di daerah Petamburan, Jakarta Pusat. Akan tetapi, di sekolah ada salah seorang tante saya. Lebih penting lagi, demi faktor keamanan bagi anak saya,” kata perempuan kelahiran Jakarta, 2 Juni 1980, ini.

Kini, Jane mulai syuting sinetron komedi lagi. Perannya? ”Di sinetron itu, saya menjadi istri Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta, itu lho. Betul, Sutiyoso yang itu,” ujar Jane, sembari membuka kacamatanya, membiarkan binar matanya terpancar. (TIA)

KD Urus Surat Nikah di KUA Tanah Abang

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tanda-tanda hari pernikahan vokalis pop Krisdayanti (KD) bersama Raul Lemos, pengusaha asala Timor-Timur itu, mulai menunjukkan titik terang.

Hal tersebut dapat dipastikan setelah orang kepercayaan mantan istri vokalis, pencipta lagu sekaligus produser Anang Hermansyah itu mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang pada Selasa (8/3/2011).

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Lurah Gandaria Utara, Sri Safta Rengga membenarkan KD telah mengutus seseorang untuk melengkapi surat-surat kelengkapan pernikahan. "Sudah tadi jam duaan. Tadi nyuruh orang ke sini, dan sudah ditandatangani oleh Pak Lurah, persyaratannya juga sudah lengkap," beber Sri dihubungi via telepon genggamnya di Jakarta, Selasa (8/3/2011).

Hanya butuh waktu tiga puluh menit untuk melengkapi administrasi pernikahan KD.  Orang kepercayaan KD pun telah melampirkan beberapa surat penting. "Iya lengkap, dari RT-RW, dari surat-surat yang bersangkutan, dan surat cerai juga ada," imbuh Sri.

Sri memastikan adik kandung vokalis Yuni Shara itu telah mendaftarkan diri di KUA Tanah Abang. "Jadi numpang nikah di KUA Kecamatan Tanah Abang, karena satu hotel di sana lokasinya masuk ke kecamatan Tanah Abang," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu pengurus Masjid Sahid Nurul Iman masjid di kawasan Hotel Grand  Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, membenarkan bahwa akan ada hajatan dari penyanyi terkenal itu. Meski tidak secara tegas menegaskan, namun ia mengamini bahwa pernikahan akan dilangsungkan pada 20 Maret 2011. "Saya no comment dulu. Tetapi teman-teman kan sudah tahu. Ya, berarti iya," kata Amiruddin Abdul Mami, salah satu pengurus masjid tersebut kepada wartawan yang menemuinya, Senin (8/3/2011).

Tuesday, March 8, 2011

Jumat, DJ Riri akan Jalani Pemeriksaan

BANDUNG, TRIBUN -- Polisi akan memeriksa Riri Mestika atau yang lebih dikenal dengan sebutan DJ Riri terkait dugaan penganiayaan terhadap DJ Alvin pada  Jumat (11/3/2011) nanti.

Hingga saat ini, sudah tujuh saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian termasuk Alice Norin, mantan istri dari DJ Riri, yang kini merupakan kekasih dari DJ Alvin. 

DJ Alvin atau Alvin Yudhapatria (27) melaporkan penganiayaan yang dilakukan DJ Riri di sebuah kafe di kawasan Jalan Sulanjana, Bandung, Sabtu (26/2) pukul 02.30 WIB. Jika terbukti, DJ Riri bisa terjerat Pasal 170 KUH Pidana dengan maksimal hukuman 5 tahun. 

"Terlapor, dalam hal ini DJ Riri belum diperiksa. Rencana Jumat ini. Sudah tujuh saksi yang dimintai keterangan. Kan kami periksa itu setelah semua saksi dari pelapor, baru kemudian terlapor yang kami periksa," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Kemasyarakatan  (Kasubag Humas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung Komisaris Polisi (Kompol) Endang Sri Wahyu Utami saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/3).

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua DJ itu terlibat keributan yang berujung luka yang dialami DJ Alvin. Kepada pihak aparat, DJ Alvin mengaku telah dipukul pada bagian muka hingga babak belur. Namun, hal tersebut dibantah DJ Riri. (Dicky   Fadiar Djuhud)

Hore! Tiga Ribu Tiket Bieber Tetap Berlaku

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bagi penggemar vokalis belia Justin Bieber yang telah membeli tiket pre-sale pertunjukannya pada Januari 2011 lalu, boleh bernapas lega. Sebab, tiket yang telah dipegang tak akan hangus.

Pihak promotor menjamin 3.000 tiket yang telah tersebar akan tetap berlaku. "Untuk 3.000 tiket yang sudah terjual pada Januari kepada penggemar Justin Bieber melalui Marygops akan tetap berlaku dan diakui. Kami menghormati dan menerima seluruh tiket yang sudah terjual," jelas Managing Director Marygops Studio, Shanne Harjani, dalam jumpa pers di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2011).

Selanjutnya, pihak promotor akan melakukan proses administrasi ulang terhadap 3.000 tiket yang sudah terjual di EX Plaza. "Para pemegang tiket ini harus melalui sebuah prosedur yang membutuhkan waktu tujuh hari untuk mendapatkan tiket yang baru," ujar Shanne.

Lanjut Shanne, 3.000 tiket yang semula berkelas Festival, secara otomatis akan diganti dengan tiket bertempat duduk. "Tiket-tiket ini akan langsung diubah menjadi tiket tempat duduk yang akan tetap memiliki posisi strategis," tekan Shanne.

"Jadi jangan khawatir, kami akan mewujudkan mimpi fan Justin Bieber untuk menonton Justin Bieber di Indonesia," timpal Direktur Proyek Berlian Entertainment, Marcel Permadhi.

Konser Bieber di Tanah Air akan dihelat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada 23 April 2011. Hingga saat ini, pihak promotor masih menyediakan sekitar 6.000 tiket. Pembelian tiket bisa dilakukan melalui rajakarcis.com.

"Kemarin Marygops punya strategi exposure media, dia ngetes ternyata dalam waktu enam jam habis 3.000 tiket. Dan saat ini masih ada sekitar 6.000 tiket di kami," timpal bos Multivision Production, Ram Punjabi.  

Pongki Siapkan Album Solo

JAKARTA, KOMPAS.com — Pongki itu pop! Penyanyi berpenampilan tenang tersebut mengulas senyum sambil menegaskan jalur musik yang dia seriusi. Dia rupanya tengah berancang-ancang meluncurkan album solo perdana.

Menurut Pongki (33), ia memerlukan waktu dua tahun untuk mengumpulkan delapan lagu. Tujuh di antaranya adalah lagu ciptaannya, sedangkan satu lagu lagi hadiah dari sang istri, Sophie Navita.

”Masalahnya, aku tidak terus-terusan mengerjakan album, tetapi juga nyambi lain-lain,” ujar pemilik nama lengkap Pongki Tri Barata ini.

Selain mengumpulkan materi untuk albumnya, Pongki juga membuat lagu untuk sang istri dan terlibat proyek dengan The Dance Company. Grup yang beranggotakan Baim, Nugie, dan Aryo Wahab itu dikenal sebagai band yang memiliki kebebasan tinggi.

”Saya bisa bersolo karier tanpa meninggalkan The Dance Company,” tutur Pongki.

Kembali berbicara tentang album perdana yang akan diluncurkan akhir Maret nanti, dia mengangkat tema cinta yang universal. Lagu-lagunya ditawarkan dengan lirik relatif sederhana, seperti dalam ”Kau Selalu”.

”Aku ingin mengingatkan, orang-orang di sekitar kita bukan hanya pelengkap. Justru mereka yang menjadi inspirasi,” ujarnya. (BEE)

Indonesia Bagaikan Permata Buram

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHISuperman IS Dead: Eka Rock (kiri), JRX atau Jerinx, dan Bobby Kool (kanan)

Inilah Superman is Dead. Band dari Bali yang membawa Indonesia memasuki anak tangga lagu Billboard dalam kategori ”Uncharted”. Dengan jumlah pendengar di internet lebih dari 1,7 juta orang, SID menduduki peringkat ke-23 dari 50 band terpopuler di dunia.

Band yang diawaki Jerinx (33, I Gede Ari Astina, drum), Eka Rock (35, I Made Eka Arsana, bas), serta Bobby Kool (33, I Made Putra Budi Sartika, vokal dan gitar) terus bergerak dan semakin eksisnya di dunia musik. Tidak melulu di dalam negeri, tetapi juga di mancanegara, dari Australia, Singapura, dan Amerika Serikat. Misinya: melakukan perlawanan terhadap sistem yang bobrok.

Apakah SID akan tetap konsisten dengan memainkan punk rock atau suatu hari nanti akan menyesuaikan diri dengan pasar? (Teddy Hutabarat, xxxx@yahoo.com)

Bagi SID, punk rock adalah gagasan untuk mengubah sesuatu menjadi ideal dengan apa yang kita percaya. Musik SID bisa saja berubah, tetapi selama perubahan itu tidak menumpulkan perjuangan gagasan yang kita percaya, sah-sah saja jika ada sedikit perubahan.

Kenapa pakai nama ”Superman is Dead”? (Sugeng Riyadi, xxxx@yahoo.co.id)

Kami memilih nama SID karena musik kami memiliki pesan yang sangat jarang diangkat oleh band-band Indonesia. Dipilih bernama SID karena kami tidak percaya akan konsep manusia sempurna. Semua manusia pasti memiliki sisi gelap dan terang, serta obsesi menjadi manusia sempurna. Contohnya di Indonesia, mereka yang mengklaim diri paling benar/sempurna malah lebih sering menindas yang lemah dan yang tak sepemikiran.

Bli, kalau tidak manggung ada pekerjaan sampingan, ya? (I Gusti Bagus Raka DY, Bandung)

Selain bermusik, personel SID memiliki bidang usaha sendiri-sendiri. Bobby adalah seorang graphic designer sekaligus owner brand Electrohell. Selain itu, dia juga memiliki studio rekaman Electrohell. Eka adalah seorang pakar IT, pemilik warnet V8 yang juga menyelami fotografi dan bisnis makelar. Saya sendiri, selain penulis, memiliki Twice Bar/Diner/Tattoo, penyewaan papan surfing dan Rumble Clothing.

Bagaimana cara SID membuktikan kepada publik bahwa band yang sehari-sehari berada di Bali (jauh dari Jakarta) bisa bersaing sehat dan sukses seperti band- band yang ada di sekitar media? (VJ Ianz, xxxx@yahoo.co.id)

Satu-satunya cara ya dengan menunjukkan prestasi dan hal-hal positif. Kami percaya di era internet seperti ini, jarak bukanlah masalah besar jika kamu sudah memiliki reputasi yang dibangun atas dasar integritas dan kerja keras, bukan atas dasar popularitas jalan pintas semata.

Menurut SID pribadi, pencapaian terbesar SID sepanjang karier yang tak terlupakan? (Virtuoso, xxxx@yahoo.com)

Yang tidak bisa kami lupakan adalah ketika mengikuti Vans Warped Tour keliling Amerika Serikat tahun 2009. Selama sebulan kita manggung di 16 kota di sana. Bermain satu arena dengan band-band seperti Bad Religion, Anti Flag, dan NOFX adalah mimpi besar yang menjadi kenyataan. Walaupun tidak semua berjalan mulus dan sempurna, hal-hal yang kami dapat selama tur tidaklah tergantikan oleh apa pun juga.Kalau ulah fans paling gila ada banyak macamnya: dari yang nekat kabur dari rumahnya di Jawa untuk mencari kami di Bali; seorang ibu menelepon SID saat dia sedang dalam proses melahirkan, sampai yang menato tubuhnya dengan gambar SID.

Ketika seluruh dunia sudah mengenal kalian, perlawanan seperti apa yang ingin kalian lakukan? (Yendra Apriyanto, xxxx@yahoo.co.id)

Perlawanan terhadap generalisasi. Apa pun yang bersifat generalisasi, terutama yang negatif, kami akan selalu mencoba tampil sebagai tandingannya.

Berdasarkan rumor yang berkembang, Jerinx bersama band keduanya, yaitu DevilDice, akan merilis album tahun ini. Apakah ada rasa khawatir? (Annisya Primawindy, Ciputat, Tangerang)

Eka Rock: Kami tahu mengapa kami di Superman Is Dead sampai sejauh ini. Mengenai JRX dengan Devildice-nya, bukan merupakan kekhawatiran, saya percaya JRX bisa memikirkan skala prioritasnya, dari sejak berdiri pun saya support Devildice, bahkan pernah mewakili mereka sebagai manajernya.

Bobby Kool: Tidak sama sekali karena kita tidak pernah membatasi atau mengekang salah satu personel SID untuk berekspresi, apalagi membuat sesuatu yang bersifat seni. Kita tahu mana yang ditotalitaskan dan mana yang segmentaris.

Apa masalah terbesar yang dihadapi bangsa ini? (Alfonsus Delly Johannes, Jogja)

Kemiskinan masih menjadi penghalang kemajuan. Kemiskinan menjauhkan masyarakat dari pendidikan dan kesehatan yang layak. Kemiskinan dan kurangnya pendidikan adalah satu faktor maraknya aksi kekerasan, berbau SARA maupun tidak.
Belum lagi budaya korupsi yang menambah lambat laju bangsa ini menuju sejahtera. Solusinya cuma satu, pemerintah dan rakyat harus belajar mengutamakan kepentingan negara dan—ini yang paling susah—meminggirkan terlebih dahulu kepentingan golongannya.

Biasanya SID dapat inspirasi dari mana kalau ciptain lagu? (Elsa Suryacitra, xxxx@ymail.com)

Dari semesta dan berbagai peristiwa besar dan kecil, baik yang terlihat maupun tidak, yang terjadi di dalamnya.

Menurut kalian, arti kebebasan itu apa? (Refly Fadly, xxx@gmail.com)

Kebebasan yang ideal bagi kami adalah kebebasan yang bertanggung jawab dan tidak menginjak hak hidup manusia lain.

Siapakah orang yang ingin kalian ajak makan malam, entah dia hidup atau mati. Akan menyajikan apakah? Apa yang kalian pikirkan tentang Indonesia? (Anugrah TR, xx@gmail.com)

Sudah pasti almarhum Gus Dur. Kami akan sajikan beliau masakan khas Bali karena kami yakin beliau pasti menyukai masakan cutting-edge, ha-ha.

Analoginya: Indonesia itu bagaikan permata buram yang belum digosok karena si pemilik permata masih belum memiliki alat yang tepat untuk menggosok dan menjadikannya berkilau. Untuk sementara, permata itu digosok memakai alat "pinjaman" yang berlumur darah dan sarat kepentingan golongan.

Kenapa semakin lama, lagu-lagu SID mulai ”mengikuti arus”? Apa idealisme punk rock ala SID sudah mulai luntur? ”Lady Rose”, ”Saint of My Life” apa itu punk rock? (Rizki Hamdani, @myself.com)

Yup, anda mesti lebih banyak lagi belajar literatur-literatur punk rock. Band punk rock itu bukan cuma Sex Pistols, The Exploited, dan semacamnya. Punk rock bukan tentang kulit luar dan makian. Perluas wawasan, baru deh kita bicara esensi.

Kenapa SID selalu menyuarakan lagu-lagu perdamaian? (Robi Outsiders, Cipanas)

Di Indonesia, menyuarakan perdamaian secara frontal itu butuh nyali karena masih ada banyak kekuatan yang sengaja menebar kebencian dan perang demi kepentingan kelompoknya. Kami memilih tema-tema seperti itu karena melihat perdamaian dan kemerdekaan sesungguhnya belum terwujud di negara ini. Rakyat hidup dalam ketakutan.

Apakah seorang punk boleh berbicara tentang politik? (Niluh Komang Intan, xxxx@yahoo.com)

Siapa saja boleh berbicara politik. Tapi, semua juga ada ruang dan waktunya. Kalau dari sudut pandang SID, politik di Indonesia sama seperti negara-negara berkembang lainnya, masih belum satu suara. Terlihat dari kepentingan kelompok yang lebih dominan ketimbang kepentingan bangsa.

Jika SID duet dengan Rhoma Irama mau tidak? (Yan Rinaldy, xx@yahoo.com)

Sayangnya apa yang dulu dia lakukan terhadap Inul membuat kami kehilangan respek dan tidak tertarik berduet dengannya :)

Musik apa yang mengisi rumah kalian sewaktu kecil?(Laras Wiyardhani, xxxx@yahoo.com)

JRX: Yang pasti gamelan-gamelan Bali. Ha-ha. O ya, dulu ayah saya memiliki usaha toko kaset, jadi saya sering diputarkan musik apa saja yang populer saat itu. Biasalah, pedagang....

Eka Rock: Dari kecil saya diracuni oleh musik classic rock, macam Deep Purple, Led Zeppelin, Gary Moore, dan sebagainya. Karena di sebelah rumah saya tempat latihan kakak-kakak dan tetangga saya yang memainkan jenis musik itu pada era 1980-an. Orangtua saya lebih banyak mendengarkan pop balad pada zaman itu.

Tetapi, beruntung, saya pada saat menanjak remaja, mereka sangat menoleransi selera musik saya yang condong ke rock, bahkan saat memutar lagu thrash metal pun, mereka tidak pernah complain.

Bobby Kool: Musik tradisional Bali. Berkembang ke musik Indonesia dan Barat. (ush)

Fauzi Baadilah Jadi Korban Pemerkosaan

JAKARTA, KOMPAS.com Aktor Fauzi Baadilah mengaku mendapat tantangan yang tidak lazim dalam film terbarunya, Lost in Papua. Diakui mantan suami foto model asal Uzbekistan, Shenk Lotta, itu pengalaman yang tak biasa karena ia harus terlibat adegan pemerkosaan yang melibatkan 16 perempuan di pedalaman.

Nah, dalam film itu, Fauzi yang dipercaya memerankan pria bernama David justru menjadi korban pemerkosaan. "Iya, ceritanya, mereka kalau melihat pria hasratnya langsung deh," cerita Fauzi mengenai adegan dalam film tersebut saat ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2011).

Fauzi, aktor yang namanya melambung lewat film 9 Naga tersebut, mau tak mau harus menjalani peran yang telah dipercayakan sutradara Irham Acho Bachtiar.

"Kacau tuh, masa sampai digilir 16 orang secara bergantian," candanya. 

Terlepas dari itu, Fauzi menekankan bahwa Lost in Papua lebih menitikberatkan alur cerita pada kehidupan masyarakat Papua. "Kalau soal cerita itu intinya mengangkat Papua dengan dramanya, penduduknya juga. Kami angkat semuanya di (film) ini," ujar aktor peraih Piala Citra itu.

Yang jauh membuat dia tertantang adalah ketika harus berhadapan dengan lawan mainnya dari Papua. "Mental lawan main gue kan orang setempat, yang enggak pernah main film. Tugas gue jadi dobel dengan pendekatan psikologis ke mereka agar mereka lebih rileks dan butuh berapa jam untuk take," ungkapnya.

"Gue bahkan sempat tinggal di barak karena kejauhan sekali lokasinya. Learning by doing saja, gue memasuki jalan pikiran mereka," lanjutnya.

Untuk beradaptasi, sejumlah kendala komunikasi harus dihadapi Fauzi. "Iya takutnya salah ngomong, salah persepsi. Jadi, harus pelan-pelan. Mistiknya kuat banget," ungkapnya. 

Justin Bieber Tetap Manggung di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com — Lima promotor Indonesia, yaitu Asia Sport Development (ASD), Berlian Entertainment (BE), Marygops Studio, Multivision Production, dan Mahkota memastikan bahwa vokalis belia asal Amerika Serikat, Justin Bieber, akan menggelar konsernya di Sentul International Convention Center (SICC), 23 April 2011.

Pada konser Bieber, ASD dan BE akan merangkul Multivision dan Marygops sebagai co-promotor untuk memastikan kelanjutan dan penanganan tiket yang telah terjual sebelumnya.

”Kami sangat bangga dan bergembira untuk mengonfirmasikan konser Justin Bieber di Jakarta. Kami yakin konser ini akan mengguncang Indonesia,” tutur Direktur Proyek Berlian Entertainment Marcel Permadhi dalam jumpa pers di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2011).

Dengan bergabungnya lima promotor tersebut untuk memboyong pelantun single hit ”Baby” tersebut, Executive Vice President ASD Muhamad Reza Abdulah menegaskan bahwa rumor Bieber batal konser sama sekali tidak benar.

”Sebenarnya enggak pernah ada masalah, enggak ada perubahan jadwal. Ini baru bisa jumpa pers juga setelah menunggu kabar dari mereka (manajemen Bieber),” kata Reza.

Diakui bos Multivision Production Ram Punjabi, bukan perkara gampang bisa mendatangkan Bieber. Menurut dia, diperlukan ekstra kerja keras. ”Tuntutan dari manajemen Bieber itu lebih berat dari penyanyi lain. Maka dari itu, dibutuhkan kekompakan lima perusahaan. Kalau finansial, saya rasa Marygop atau Berlian mampu membiayai sendiri,” tutup Ram.  

Monday, March 7, 2011

Laura Basuki "Bermusuhan" dengan Matahari

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain film Laura Basuki (23) ”bermusuhan” dengan matahari. Makanya, dia menghindari berhadapan langsung dengan sumber cahaya itu. Apalagi bila matahari sedang terik-teriknya.

”Padahal, aku senang berenang di udara terbuka dan enggak takut kulitku jadi gelap. Aku justru takut kalau kulitku belang-belang dan terkena kanker kulit,” tutur gadis yang sedang menunggu wisuda sebagai sarjana ekonomi Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta ini.

Terpaksalah dia berenang di ruang tertutup dan membatasi kegiatan menyelam yang digandrunginya.

Laura mengaku, ia tidak ingin kelak muncul flek-flek hitam di wajahnya akibat sering terpapar matahari. Karena itulah, dia rajin memakai krem untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

”Itu sebenarnya sudah kebiasaan lamaku, bahkan sebelum menjadi model iklan (produk krem tubuh),” tuturnya, saat dihubungi, Selasa (8/3). Laura memang tengah terikat kontrak sebagai bintang iklan produk krem.

Sambil menunggu saat wisuda yang rencananya April nanti, Laura memilih bermain untuk film televisi dan promosi dua produk, di mana dia menjadi bintang iklannya.

”Aku memang selektif memilih cerita film yang ditawarkan. Tak apa hanya main satu film dalam dua tahun asal filmnya benar-benar bagus,” kata aktris terbaik Festival Film Indonesia 2010 ini. (TRI)

Wednesday, March 2, 2011

Karena Rossa, Yoyok Depresi?

Drummer grup musik Padi, Yoyok saat menghadiri acara jalan santai bersama bertajuk End Hunger: Walk To World yang diselenggarakan United Nations World Food Programme, di Plaza Barat Senayan, Jakarta, Minggu (6/6/2010).

JAKARTA, KOMPAS.com — Nama besar vokalis pop Rossa tiba-tiba dikaitkan lagi dengan mantan suaminya, pemain drum Yoyok "PADI", yang 'akrab' dengan narkotika. Perceraian Yoyok dengan Rossa disebut-sebut sempat membuat Yoyok depresi. Narkoba akhirnya dipilih sebagai pelarian.  Benarkah?

Noni T Purwaningsih, kuasa hukum Yoyok, dengan lantang membantah bahwa keretakan rumah tangga kliennya itu menjadi biang depresi yang berujung dengan menggunakan narkotika. "Mewakili Mbak Ocha atau Rossa, saya menjelaskan bahwa antara Ocha dan Mas Yoyok setelah pisah mereka tetap berhubungan sangat baik. Mereka tetap merawat bersama anak mereka, jadi ini bukan masalah dengan Rossa. Ini red area!" tegas Noni dalam jumpa pers di kantor E-Motion, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2011).

Sejauh ini, Noni mengaku tak tahu apa yang membuat Yoyok begitu depresi. "Enggak tahu, ini masalah pribadi. Kalau saya sebagai pengacara harus positive thinking, yang jelas waktu itu Mas Yoyok sedang di apartemennya, lalu datanglah sekelompok polisi dan Mas Yoyok menyerah begitu saja," ujarnya.

Noni menilai, kondisi terakhir Yoyok, yang kini ditahan di Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam keadaan sehat. "Kondisi Yoyok sampai kemarin sehat, dia dalam keadaan sadar dan tidak seperti orang fly," tuntas Noni.  

Yoyok Mustahil Dapat Penangguhan Tahanan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Noni T Purwaningsih SH, kuasa hukum pemain drum Yoyok "PADI", secara tegas menyatakan tidak akan mengupayakan penangguhan tahanan untuk mantan suami vokalis pop Rossa tersebut. Yoyok ditangkap pihak kepolisian Minggu (27/2/2011) lantara kedapatan menggunakan dan memiliki sabu seberat 0,5 gram.

"Ini tidak mungkin ada penangguhan penahanan, sepanjang kasus narkoba yang kami tangani penangguhan penahanan itu tidak mungkin. Makanya kami tidak akan ajukan penangguhan penahanan," tandas Noni dalam jumpa pers di kantor E-Motion, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2011).

Meski demikian, lanjut Noni, kliennya tidak perlu patah arang dalam menempuh proses hukum. "Cuma kami upayakan agar klien kami bisa direhabilitasi, karena sesuai undang-undang yang baru bahwa pengguna dianggap sebagai korban. Dan di mana UU ini akan dilakukan humanis kepada pengguna tapi kepada pengedar UU akan digunakan secara tegas," ujar Noni.

Noni meras cukup optimis apabila upaya permohonan rehabilitasi bagi Yoyok akan berjalan mulus. "Ini apabila barang yang digunakan tidak lebih dari 0,2 brutto gram karena plastiknya saja sudah 0,2 gram ini bisa direhabilitasi berdasarkan vonis hakim," jelasnya.  

Tuesday, March 1, 2011

Lekukan Tubuh Sedot Perhatian di Karpet Merah

HOLLYWOOD, KOMPAS.com — Tak satu pun dari kedua bintang ini, Cameron Diaz serta Taylor Swift, yang memburu Oscar. Namun, kehadiran keduanya cukup menyedot perhatian sejumlah pihak yang hadir dalam malam penganugerahan penghargaan Academy Awards di Kodak Theatre, Los Angeles.

Cameron hadir di atas bentangan karpet merah Academy Awards dengan mengenakan stelan mini yang mempertontonkan kaki dan bahunya yang seksi. Sorotan mata tertuju pada aktris berusia 38 tahun yang mengenakan stelan monokrom lengkap dengan sepatu hak berwarna hitam itu bersama dengan sang kekasih yang tak lain adalah pemain bisbol, Alexander Rodriguez (35).

Sementara Taylor tampil elegan dengan stelan keemasan yang memperlihatkan keindahan punggung dan pundaknya. Bintang country berusia 21 tahun ini hadir dengan gaya rambut tahun 1940-an dengan bibir merona tersapu kilatan warna lipstik berwarna merah.

Aktris lainnya yang tampak menawan di atas bentangan karpet merah penganugerahan Oscar adalah Gwyneth Paltrow. Paltrow tampil dengan gaun berwarna keemasan yang menyingkap salah satu bahunya.

Tak lepas dari incaran sejumlah majalah fashion serta kalangan publik adalah kehadiran pertama Justin Bieber di muka umum dengan bergandengan tangan bersama kekasihnya, Selena Gomez, yang mengenakan gaun berwarna merah darah karya desainer Dolce and Gabbana.

Madonna juga tampil berani dalam malam penganugerahan Oscar dengan ditemani putrinya, Lourdes, yang berusia 14 tahun. Madonna terlihat berbeda dari pengunjung lainnya dengan gaun yang mempertontonkan lekukan tubuhnya mulai selepas pinggang hingga paha kaki seakan tersingkap karena ia lupa mengenakan rok.

Personel PADI: Tetap Dukung Yoyok

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHI Personel grup musik Padi, Fadly, Piyu, Rindra, dan Ari (kiri ke kanan), saat menggelar jumpa pers terkait tertangkapnya Yoyok, di Studio Emotion, Jakarta, Senin (28/2/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Empat personel grup band PADI, Fadhli (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bas), akhirnya angkat bicara soal nasib Surendro Prasetyo alias Yoyok, penggebuk drum mereka, yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram.

"Di kesempatan sore ini kami PADI ingin menyampaikan kesepakatan PADI secara band, apa yang menjadi sikap PADI atas musibah yang menimpa sahabat kami, saudara kami Yoyok PADI," ucap Piyu membuka jumpa pers di kantor E-Motion, Jalan Blora, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2011).

Sebagai sesama punggawa PADI, keempatnya mengaku prihatin dengan kejadian yang memaksa mantan suami vokalis pop Rossa mendekam di tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN). "Mengenai kejadian yang menimpa saudara kami, Yoyok, kami menyampaikan keprihatinan. Sebagai teman, sahabat, saudara sudah sepantasnya kami mendukung," papar Rindra.

"Namun demikian, sebagai warga negara, kami pun menghormati hukum yang berlaku di negara ini. Sehingga kami selalu siap memberikan bantuan yang sekiranya dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah ini," lanjut Rindra.

Mewakili personel PADI lainnya, Rindra tak menampik jika band yang melambung dengan single 'Mahadewi' di akhir 1999 silam itu sedang menghadapi situasi pelik. "Walaupun mungkin berat dalam menghadapi masalah ini, sebagai band, kami PADI harus tetap solid," tekannya.

Akankah Yoyok diberhentikan dari PADI, mengingat komitmen Piyu yang mengaku menentang keras penggunaan barang haram bagi personelnya? "Kami berbicara statement dukungan kepada saudara kami, Yoyok, intinya kami band of brother kami akan selalu memberikan yang sama, kami akan melakukan dukungan yang positif. Saya rasa tidak perlu dijawab, sudah mengerti maksudnya. Dan kami berharap Sobat Padi bisa mendukung moril kepada Yoyok," tegas Fadhli. "Intinya kami akan menjadi sahabat untuk selamanya," tekannya. 

Yoyok Akan Segera Ditahan

Yoyok PADI tampil dalam acara Media Gathering Kompas Gramedia, di X2, Plaza Senayan, Jakarta, 4 Februari 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menjalani pemeriksaan intensif, penyidik Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri menahan Surendro Prasetyo alias Yoyok, drummer PADI, Senin (28/2/2011), terkait penggunaan narkotika jenis sabu. Yoyok tertangkap seorang diri di Sudirman Park, Jakarta Selatan, Minggu (27/2/2011) kemarin.

"Informasi dari penyidik akan ada penahanan hari ini," ucap Kepala Bidang Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Senin. Namun, Boy belum mengetahui di rutan mana Yoyok akan ditahan.

Boy menjelaskan, Yoyok tertangkap dengan barang bukti 0,5 gram sabu serta alat hisap. Mantan suami penyanyi Rossa itu, kata Boy, dijerat Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun.

Ketika ditanya apakah sudah diketahui dari mana Yoyok mendapatkan sabu, Boy menjawab, "Sedang dikembangkan dari mana asal usul barang tersebut," jawabnya.

Oscar untuk Si Gagap dan Angsa Hitam

Kemenangan aktor Inggris Colin Firth dan Natalie Portman di ajang penghargaan Oscar 2011 bukan lagi kejutan. Akting keduanya begitu prima dalam The King’s Speech dan Black Swan.

Tentu saja ini merupakan puncak dari puluhan tahun kerja keras Colin Firth sejak ia memutuskan meninggalkan dunia sekolah dan menekuni akting pada usia 18 tahun. Gemblengan yang paling keras diperolehnya dari dunia teater.

Firth memulainya dari level yang paling bawah, sebagai pemeran figuran, penyaji minuman, sampai penerima telepon. Namun, di dunia teater itulah matanya terbuka. Ia memiliki akses untuk mengetahui rumor yang beredar di kalangan teater sampai di mana ada lowongan pekerjaan. Dari sini ia menyadari, untuk menjadi aktor panggung yang baik, ia harus mengasah dirinya lewat pendidikan.

Di London Drama Centre, Firth belajar akting enam hari seminggu selama tiga tahun. Kegigihannya itu tak sia-sia. Tawaran sebagai pemeran utama untuk drama besar, seperti Hamlet dan King Lear, kemudian mengalir. Ia menjadi salah satu pemain teater berbakat di Inggris.

Kelenturan Firth dalam menyerap rasa frustrasi akibat gagap, sehingga ia seperti gagap ”betulan” di film The King’s Speech, didukung oleh proses belajarnya dalam mengatasi demam panggung di dunia teater.

”Bahkan, saat terakhir kali tampil di panggung pun, aku mengalami rasa takut yang luar biasa. Sampai-sampai tidak bisa mengingat dialog yang harus kuucapkan. Itu adalah malam pembukaan dan ada monolog sepanjang dua lembar yang harus kuhafalkan. Saking paniknya, aku mengunci diri di kamar mandi, kemudian menyendiri di luar gedung untuk menghirup udara segar. Lima menit sebelum acara dimulai, aku malah terkunci di luar gedung. Akhirnya, aku terpaksa masuk dari arah penonton. Merekalah yang paling aku takuti. Ternyata setelah sampai di panggung, semuanya baik- baik saja,” kata Firth kepada Sunday Times.

Saat-saat menegangkan seperti itu bukan hanya dialaminya sewaktu harus bermonolog di panggung, tetapi kadang juga ketika harus melakukan konferensi pers sampai memberi sambutan.

”Menurut saya, seseorang yang mendadak hilang kelancaran berbicaranya tak ada kaitan dengan kemampuannya menyusun kalimat. Para penulis hebat pun kadang sangat buruk ketika harus berpidato,” ujar Firth kepada BBC News.

Itu sebabnya ia sangat tersentuh dengan biografi Raja George VI. Karena di balik kekurangannya, George VI adalah pribadi yang luar biasa.

”Seandainya saja Anda bisa membaca apa yang ia tulis, Anda akan tahu bahwa ia adalah pria dengan karakter elegan dan halus. Sungguh ironis jika ia dihakimi sebagai tokoh yang membosankan hanya karena ia tak mampu mengekspresikan dengan baik pemikirannya,” kata Firth.

Nama Firth meroket ketika ia memerankan sosok Mr Darcy dalam miniseri televisi Pride and Prejudice (1995) yang diproduksi televisi BBC. Adegan ketika Darcy dengan mata berlinang keluar dari kolam untuk mendinginkan kegalauan hatinya karena cintanya ditolak Lizzie (diperankan Jennifer Ehle, yang juga bermain sebagai Myrtle Logue di King’s Speech) membuat perempuan Inggris dari segala usia histeris. Sejak film itu, ia dinobatkan sebagai pria paling populer di Inggris.

Kemilau talentanya akhirnya diakui dunia layar lebar ketika Firth memerankan pria gay yang mengalami depresi kepanjangan akibat kematian kekasihnya dalam A Single Man. Penonton yang sempat menyaksikan film ini sulit melupakan akting Firth yang begitu indah. ”Kalau ada yang bertanya apa resep sukses saya, mungkin saya akan mengatakan, itu adalah netralitas saya. Artinya, orang bisa mengenang saya dalam peran yang berbeda-beda,” katanya.

Permainan Natalie Portman sebagai penari balet yang terobsesi pada kesempurnaan dalam film menegangkan Black Swan sangat solid. Upaya Portman untuk menyelami sosok pebalet Nina Sayers begitu keras. Ia berlatih balet lima sampai delapan jam sehari selama setahun penuh.

Bukan hanya itu, untuk memperoleh tubuh seorang balerina yang langsing tetapi kuat, Portman harus melakukan diet khusus. Ia hanya boleh makan piza, roti, dan pasta untuk menggenjot karbohidrat. Namun, itu pun dalam porsi minimal sehingga ia sering merasa lapar.

Film Black Swan bukan saja menggedor fisik, tetapi juga batinnya. ”Aku pikir aku bisa mati.... Ini untuk pertama kali aku mengerti bagaimana seseorang bisa begitu terpengaruh dengan peran yang dimainkannya sampai-sampai peran itu mengalahkan dirimu,” kata Portman seperti dikutip Entertainment Weekly.

Seperti Colin Firth, Portman juga pernah menjadi nomine Oscar lewat film Closer (2007) yang disutradarai Mike Nichols. Siapa pun yang mengikuti karier Portman lewat film-filmnya pasti sepakat bahwa ia merupakan aktris yang berbakat.

Mungkin pembaca masih ingat film The Professional (1994) ketika Portman kecil memerankan tokoh Mathilda yang meminta perlindungan kepada pembunuh profesional Leon (Jean Reno) setelah kedua orangtuanya dibunuh secara kejam. Adegan gadis kecil yang menenteng pot kecil berisi tumbuhan kesayangan Leon sepertinya akan terekam lama dalam benak pencinta film. Sejak itu para kritikus yakin Portman akan menjadi bintang besar.

Portman juga dikenal sebagai aktris yang punya prinsip. Ia menolak adegan yang mempertontonkan ketelanjangan tubuh. Sejumlah tawaran peran dalam film besar ditolaknya, termasuk Lolita dan Romeo and Juliet, karena alasan serupa. Itu sebabnya di Hollywood ia dijuluki sebagai ”si keras kepala”. ”Saya lebih mementingkan kehidupan pribadi saya dan masalah keamanan dibandingkan kesempatan menjadi wanita terseksi dalam film,” kata Portman yang bertemu tunangannya, aktor Perancis Benjamin Millepied dalam film Black Swan.

Pasangan itu kini menantikan bayi pertama mereka. ”Mimpi berikutnya yang aku nantikan adalah berdiam di tempat tidur, tanpa harus merias wajah atau menata rambut, dan berharap bayiku akan bahagia. Adakah hal lain yang lebih penting bagi orangtua?” katanya.

• Lahir: 10 September 1960 • Pendidikan: London Drama Centre • Film:- Miniseri TV Pride and Prejudice, 1995 - The English Patient, 1996 - Shakespeare in Love, 1998 - Bridget Jones Diary, 2001 - The Girl with the Pearl Earring, 2003 - Love Actually, 2003 - Mamma Mia!, 2008 - The Accidental Husband, 2008 - Then She Found Me, 2008 - A Single Man, 2009

• Lahir: 9 Juni 1981 • Pendidikan: Sarjana Psikologi dari Universitas Harvard • Film:- Leon/The Professional, 1994 - Anywhere but Here, 1999 - Star Wars Trilogy: The Phantom Menace (1999), Attack of the Clones (2002), Revenge of the Sith (2005) - Closer, 2005 - V for Vendetta, 2006 - Paris Je T'aime, 2006 - The Other Boleyn Girl, 2008 - Black Swan, 2010 - No Strings Attached, 2011

DJ Riri Bantah Bawa Gerombolan Pasukan

JAKARTA, KOMPAS.com -- DJ Riri membantah telah mengerahkan 'pasukan' untuk mengeroyok DJ Alvin, kekasih aktris Alice Norin, dalam insiden yang terjadi di salah satu klab di kawasan Jalan Sulanjana, Bandung pada Sabtu (25/2/2011) pekan lalu.

Riri mengaku datang ke Bandung bersama istrinya, Ola Hariska dan anaknya, serta seorang babysitter. "Jadi kalau saya dibilang dengan gerombolan, lho gerombolan saya cuma sama istri saya, suster, dan bayi saya yang berumur empat bulan," tegas Riri dalam jumpa pers di Barcode, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (28/2/2011) malam. "Sekarang saya tanya apakah ada pasukan saya?" imbuh Riri.

Menurut Riri, insiden tersebut dimulai pada pukul 01.57 WIB. "Kronologinya yang pertama kali sebetulnya dari pihak Alice dan Alvin. Setelah manggung di lokasi yang sama sebelumnya, mereka balik lagi. Jadi jam 01.57 Alvin menelepon dan mengancam karena Alice ngaku diajak ketemuan sama saya," cerita Riri. Alice Norin adalah mantan istri DJ Riri. Perikahan mereka bubar tanpa dikaruniai seorang anak pun.

"Ancamannya adalah yang pertama menanyakan apa benar saya minta ketemu sama Alice? Saya bilang enggak benar. Saya datang ke Bandung sama keluarga, dan saya bawa baby saya berumur empat bulan," sambungnya.

Dari komunikasi melalui telepon genggam tersebut, Riri berusaha meyakinkan Alvin bahwa ia dan Alice sama sekali tidak saling membuat janji untuk bertemu. "Saya cuma mau bilang ke Alvin, kalau dapat info tolong dicerna dulu. Sementara dia langsung bilang ke saya 'Lu mau apa?' Saya ditantang, dan saya tertantang, dan saya tetap mengklarifikasi saya enggak minta ketemu (sama Alice)," tekan Riri.

Namun, Alvin tak menggubris penjelasan Riri. "Saat saya main, mereka datang dan menerobos masuk DJ boot. Pada jam saya perform harusnya tidak ada yang mengakses masuk. Terus dia berusaha menerobos masuk, security juga diterobos, dan orang terakhir istri saya yang menjaga, tapi Alvin tetap mendorong, kemudian Alice langsung menyerang membabi buta," jelas Riri.

Riri yang semula sibuk dengan turn table miliknya terpaksa menghentikan permainannya. "Lalu insting seorang suami pasti lihat istri saya dalam keadaan bahaya, saya langsung bertindak, saya menahan Alice, akhirnya saya rangkul Alvin saya bilang 'Tolong jagain pacar lu tuh'. Karena dia juga masih panas sama saya, dia menantang, kemudian kita berdua terjatuh di DJ boot, di mana area saya," ungkap Riri.

Tanpa komando, serta-merta saja terjadi insiden yang tak diinginkan. Riri menduga pria yang kini menjadi kekasih mantan istrinya tersebut justru dikeroyok oleh pengunjung klab yang kesal.

"Sekitar lima detik saya langsung diangkat dan saya langsung nyari istri saya, kemudian saya diamankan security, jadi dari situ itu saya sudah enggak tahu. Mungkin massa masuk karena kecewa dengan tontonan enggak sedap itu," tandas Riri.

Pada kejadian tersebut, masih kata Riri, setiap detik peristiwa pemukulan dan pengeroyokan yang dialami Alvin terekam jelas oleh video. "Dan saat Alvin jatuh di video itu terekam ada massa itu masuk dan ada yang memukul Alvin. Tapi saya juga enggak tahu siapa," tegas Riri.

"Saya berusaha menyelamatkan istri saya yang diserang, tidak sekali pun saya melakukan pemukulan seperti yang dituduhkan," sambungnya.

Atas insiden tersebut, Riri merasa telah difitnah Alvin. "Saya merasa dirugikan karena pencemaran nama baik, terutama Alvin mengaku dipukul sama saya enam kali, mengeroyok Alvin atau apalah. Lebih lanjut Alice tidak pernah melakukan kontak dengan mantan suami, yaitu saya. Saya rasa ada fitnah yang mungkin direkayasa oleh mereka dari awal," kata Riri.  

Puteri Indonesia Sudah Tak Sabar...

SEMARANG, KOMPAS.com - Puteri Indonesia Nadine Alexandra Dewi Ames (20) mengaku tak sabar mempromosikan Indonesia di ajang pemilihan Miss Universe 2011 di Sao Paulo, Brasil. Hal itu diungkapkannya di sela-sela peluncuran Tren Warna 2011 Mustika Ratu Paras Swarnanindya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/2/2011).

Nadine, yang lahir di Inggris pada 23 Mei 1991, mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Ia menemui kekayaan budaya ketika berkeliling ke beberapa daerah di Indonesia sebagai Puteri Indonesia.

”Nanti di Sao Paulo saya akan memakai busana dari Solo Batik Carnival. Saya belum lihat bajunya seperti apa, tetapi pasti akan sangat bagus. Saya akan berpromosi tentang Indonesia,” katanya.

Nadine dalam kesempatan itu juga bercerita tentang kegemarannya mencicipi aneka makanan khas suatu daerah. Namun, ia tetap paling menyukai masakan ibunya, kambing panggang.

”Kambing panggang itu pun harus yang masak ibu saya. Kalau bukan ibu saya yang masak, tidak enak,” ujarnya.

Nadine menilai perempuan Indonesia adalah perempuan-perempuan yang anggun, cerdas, dan suka berjuang. ”Pada dasarnya perempuan itu cantik. Karena itu, penting untuk merawat kecantikan tubuh dan batiniah,” katanya. (UTI)