Wednesday, November 30, 2011

Garin Nugroho Terpikat Cucu Seorang Pembuat Buntil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sineas Garin Nugroho bisa menarik napas lega. Pasalnya, kesulitannya menemukan pemeran utama wanita untuk film terbarunya yang berjudul Soegijapranata, kini telah terjawab.

Adalah Annisa Hertami Kusumastuti, perempuan asal Muntilan, Jawa Tengah, dan cucu seorang pembuat buntil, makanan khas Jawa,  yang memberi jawaban atas kegelisahaan sutradara Daun Di Atas Bantal itu. 

"Tak mudah menemukan perempuan ayu dengan wajah khas Jawa sekarang. Tuti Indra Malaon sudah lama hilang. Selama ini kalau lihat sinetron-sinetron yang muncul adalah wajah-wajah bule. Maka ketika saya lihat dia, saya pikir ini cocok dipasang sebagai pemeran utama wanita," kata Garin dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/11/2011).

Dikatakan Garin, film yang mengambil setting tahun 1940 - 1949 memang membutuhkan pemeran wanita berparas khas Jawa. Garin mengisahkan bahwa  saat mempersiapkan segala sesuatu untuk keperluan shooting film Soegijapranata, datanglah seorang gadis yang melamar untuk bermain film.

Gadis itu mampu menarik perhatian sehingga Garin meminta krunya untuk memotret gadis tersebut sebanyak-banyaknya dari berbagai angle. Alhasil, Annisa langsung memikat Garin.

Tak cuma paras yang sangat Jawa, Annisa juga memiliki pengalaman bermain film, meski sebatas film indie yang dibuat para mahasiswi Multi Media Training Center (MMTC) Yogyakarta, tempat dirinya kuliah.

"Ketika saya dinyatakan diterima, ini adalah kado terindah dari Tuhan bersamaan ulang tahun ke-23. Ketika dinyatakan diterima, tepat pada hari ulang tahun 7 Oktober," kata Annisa.

Dia senang bisa bermain di film yang disutradarai Garin. Bahkan dia menjadi pemeran utama dalam film Soegijapranata, film yang mengangkat kisah kepahlawanan Mgr Soegijapranata yang dikenal sebagai seorang pahlawan nasional dan juga uskup pribumi pertama di Indonesia.

Posisinya sebagai pemimpin Gereja Katolik saat itu tidak menghalanginya untuk berjuang secara total demi kemerdekaan bangsa Indonesia.  "Tapi saya selalu menekankan bahwa saya ini adalah pekerja seni, artis, dan bukan selebriti," kata almuni SMA Muhammadiyah II Yogyakarta ini.

Annisa dalam film itu berperan sebagai Mariyem yang terpisah dari kakaknya akibat perang kemerdekaan.  Kisah di masa perang adalah kisah terpisahnya manusia dari orang-orang yang dicintai, kisah terpecahnya kemanusiaan.

Annisa akan bermain dengan Nirwan Dewanto sebagai pemeran Mgr Soegijapranata, Butet Kartaredjasa yang berperan sebagai koster Toegimin.

Stella McCartney Terobsesi Pakaian Dalam

LONDON, KOMPAS.com — Perancang fashion Stella McCartney mengatakan, pakaian dalam yang tepat untuk tubuh merupakan dasar dari pakaian setiap perempuan karena membantu busana terlihat lebih baik.

"Pakaian dalam sungguh merupakan sebuah hal penting dari pakaian dan itu memiliki dampak besar terhadap bagaimana Anda mengenakan busana Anda dan apa yang Anda kenakan di atas pakaian dalam Anda," tuturnya kepada WWD.

Stella mengatakan, ia terobsesi oleh pakaian dalam dan sangat serius dalam merancangnya. Soal itu, ia berbeda dengan para perancang busana siap pakai yang lain. "Tak banyak perancang busana siap pakai yang serius dengan pakaian dalam. Tapi, pakaian dalam melengkapi koleksi busana siap pakai saya. Pakaian dalam lebih dari sekadar penting bagi saya. Saya agak terobsesi," terangnya.

"Kami membuat pakaian dalam yang mendekati busana siap pakai kami dalam hal warna dan kami selalu memberlakukan itu dalam hal motif. Kadang kami membuatnya lain dengan detail pernik logam dan cincin emas yang menghiasi tali, yang menurut saya indah. Pakaian dalam sedikit banyak hampir seperti busana olahraga. Itu bisa menjembatani kesenjangan dan bisa menjadi sesuatu yang sangat mewah dan feminin, tapi sekaligus sangat teknis, dan saya mengetahui itu benar-benar penting," lanjutnya.

Tahun depan, 2012, kata Stella, ia akan menawarkan pakaian dalam yang, meskipun kita mengenakannya, kita terlihat seperti telanjang. "Saya membuat yang klasik, tapi juga mengenalkan cerita baru dengan pakaian dalam yang bisa Anda kenakan setiap hari. Saya benar-benar sedang membuat sebuah koleksi pakaian dalam yang mengekspresikan semua sisi berbeda dari para perempuan sekarang. Itu merupakan pakaian dalam yang 'tak terlihat'," terangnya lagi.

Poppy Sovia Harap-harap Cemas Menanti FFI

JAKARTA, KOMPAS.com -- Empat tahun berlalu semenjak kali pertama masuk nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI), pada 2011 ini artis peran Poppy Sovia kembali mencatatkan namanya sebagai nomine Pemeran Pembantu Wanita Terbaik.

Karena itu, Poppy mengaku tak bisa lepas dari rasa deg-degan. "Tadi kan gue mau naik bacain nominasi, tapi ternyata gue malah masuk nominasi. Jadi gue itu deg-degannya bukan karena mau naik bacain nominasi, tapi karena gue masuk nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terbaik," kata Poppy dalam wawancara di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (27/11/2011).

Poppy yang berperan di film Catatan Harian Si Boy pantas harap-harap cemas karena harus bersaing dengan Atiqah Hasiholan (The Mirror Never Lies), Dewi Irawan (Sang Penari), Endhita (?), dan Wulan Guritno (Masih Bukan Cinta Biasa).

"Harap-harap cemas, tapi gue sih ya alhamdulillah kalau dapat, tapi kalau enggak dapat ini koreksi buat gue, penilaian balik buat gue untuk lebih baik lag," ujar Poppyi.

Bagi Poppy, rasa deg-degan tersebut pernah dirasakannya pada 2007 silam. Namun, sayangnya ketika itu Poppy harus tersisih. "Sebelumnya sudah pernah (masuk nominasi) pas waktu di film Mengejar Mas Mas (2007), gue waktu itu masuk nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik, cuma Dina Olivia yang akhirnya dapat. Ya enggak apa-apa masih satu geng juga sama gue," kenang Poppy.

Suara Bu Menteri Laku "Dilelang" Rp 75 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com -- Rupanya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu bukan hanya seorang ekonom, bukan pula sekadar pejabat tinggi negara yang populer. Ia juga penyanyi bersuara emas.

Seusai mengikuti turnamen golf charity di Emeralda Golf, Cimanggis, Bogor, Minggu (27/11), ia menyanyikan sebuah lagu dari grup lawas Koes Plus. Judulnya, ”Manis dan Sayang”.

Suaranya kemudian ”dilelang” panitia dan laku seharga Rp 75 juta. Peserta turnamen yang ”membelinya” adalah Managing Director Sinar Mas G Sulistyanto.

Turnamen golf yang diprakarsai pengusaha AH Marhendra, Welly Bambang, dan kawan-kawan ini digelar untuk mengumpulkan dana guna pembuatan film pahlawan nasional Mgr Soegijapranata SJ. Disutradarai Garin Nugroho, salah seorang aktornya adalah Nirwan Dewanto.

Mari yang datang bersama suaminya, Adi Harsono, bermain 18 hole. Keduanya tampak rileks dan acap tertawa lepas dalam flight pertama bersama Sulistyanto dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat.

Mungkin karena bermain tanpa beban dan acap bercengkerama, Mari meraih hadiah The Best Pin. ”Wah, sayang, ketika saya melakukannya tak ada yang mengabadikan. Semuanya terpukau,” ujar Mari sambil terbahak. (AS/ARB)

Putri Kecil Victoria Beckham Pakai "Legging" Rp 450.000

Victoria Beckham dan Harper di bandar udara internasional Los Angeles, LAX, 27 November 2011.

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Victoria Beckham memakaikan putrinya, Harper, yang baru berusia empat bulan, legging dari merek Chloe. Harganya 50 dollar AS atau kira-kira Rp 450.000.

Hal itu terlihat ketika istri bintang sepak bola sekaligus model David Beckham ini  menggendong Harper di bandar udara internasional Los Angeles, LAX, Minggu lalu (27/11/2011). Logo Chloe tampak jelas tertera pada legging tersebut. Selain mengenakan legging itu, Harper juga berbaju ungu bergaris-garis biru tua.

Ketika itu Harper dibawa serta oleh Victoria terbang ke London (Inggris). Victoria harus menghadiri British Fashion Awards 2011 pada Senin (28/11/2011) di Savoy Hotel, London. Mantan personel grup vokal Spice Girls ini meraih penghargaan Designer Brand of the Year pada ajang tersebut. 

Sementara itu, Beckham--yang juga punya tiga putra dari Victoria, yaitu Brooklyn (12), Romeo (9), dan Cruz (6)--sebelum ini pernah mengaku bahwa ia bergairah membeli busana-busana baru untuk Harper.

Gita KDI Ingin Bikin Citra Baru

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi yang juga anggota DPR Gitalis Dwi Natarina (26) mengaku masih dihubung-hubungkan dengan ajang pencarian bakat musik dangdut. Selama ini dia dikenal dengan nama Gita KDI.

Ya, Gita adalah alumnus Kontes Dangdut Indonesia (KDI) garapan MNC TV (dulu TPI). Selama lima tahun Gita menyandang nama Gita KDI, setelah terpilih menjadi jawara KDI periode kedua tahun 2005. Dia dikontrak oleh MNC hingga 2010.

"Sebenarnya sulit melepaskan nama KDI itu karena sangat melekat. Tapi saya ingin melepaskannya," kata Gita saat ditemui di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Hingga sekarang penyanyi dangdut yang khas dengan jilbabnya itu masih sering dipanggil dengan Gita KDI. Padahal, artis merangkap legislator yang sedang menyiapkan album solo terbarunya ini tidak mau lagi dipanggil dengan sebutan demikian.

"Panggil saya Gitalis," kata anggota DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa ini.

"Saya ingin berkembang dari hasil perjuangan saya di KDI itu," kata anggota Komisi XI DPR, yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan pendidikan, ini.

Meski sulit, Gita pelan-pelan terus mencoba melepaskan label KDI dari belakang namanya.

"Nanti kalau ketemu lagi, panggil saja Gitalis, ya," katanya lagi, sambil tersenyum.

Salah satu cara menghilangkan citra KDI itu adalah melalui album dangdut terbarunya yang akan dirilis awal tahun 2012. "Saya ingin muncul dengan image baru sebagai Gitalis," ujar Gita.

Walau ingin melepas label KDI di belakang namanya itu, Gita merasa biasa-biasa saja saat ada yang memanggilnya dengan sebutan Gita KDI. "Gita KDI itu kan sama juga dengan Gitalis," ujarnya.

Namun, jika embel-embel KDI itu hilang, setidaknya Gita bisa lebih bebas manggung untuk stasiun-stasiun televisi lain, tidak hanya MNC Grup.

Tuesday, November 29, 2011

Wanda Hamidah Merasa Dapat Kejutan dari Anggun

JAKARTA, KOMPAS.com -- Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta yang pernah terkenal sebagai model dan penyiar berita di layar kaca, Wanda Hamidah (34), mengaku sejak era 1990-an sudah menjadi penggemar vokalis internasional dari Indonesia, Anggun Cipta Sasmi. Karena itu, Wanda tak melewatkan kesempatan untuk menyaksikan penampilan sang idola dalam Konser Kilau Anggun di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (27/11/2011). 

"Dadakan ini nontonnya. Kebetulan teman punya tiket, bilang, 'Mau enggak nonton?'," cerita Wanda usai Konser Kilau Anggun.

Anggun, yang kini berusia 37 tahun, dinilai Wanda tetap memiliki kualitas vokal yang prima ketika tampil di pentas. Secara keseluruhan Wanda memuji penyanyi yang membesarkan karier bermusiknya tersebut di Paris, Perancis. "Dia penampilannya bagus, dia masih diva Indonesia," ujar Wanda.

Pada akhir pertunjukan, Wanda merasa mendapat kejutan dari penampilan Anggun. Anggun mengenakan boots dan baret seperti pada era 1990-an. "Aku enggak nyangka. Jadi mau pakai baret juga. Kalau begitu, besok aku mau cari baret," kata Wanda diselingi canda dan tawanya.

Jelang Januari 2012, Marcell Berdebar-debar

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Marcell Siahaan (34) masih berdebar-debar menunggu hasil ujian advokat yang telah diikutinya beberapa bulan lalu. Rencananya, hasil ujian akan diumumkan Januari 2012.

Pilihan Marcell terinspirasi oleh ayahnya yang berprofesi sebagai advokat. ”Sebagian besar keluarga saya berprofesi sebagai advokat. Sejak kecil, saya melihat negosiasi, logika, dan cara bepikir yang dilakukan ayah sehingga tertarik menjadi advokat,” katanya.

Bagaimana menyeimbangkan profesi pengacara dengan dunia hiburan? Marcell mengungkapkan, kode etik dalam Undang-Undang Advokat menyatakan, jika pekerjaan yang dilakukan tidak tumpang tindih dengan kepentingan kegiatan kepengacaraan, tidak ada masalah. ”Kecuali kalau saya menjadi ketua partai politik, tidak boleh. Kalau masuk ke dunia hiburan, saya kira masih aman-aman saja selama jadwal tidak bertabrakan,” ujarnya.

Saat ini, Marcell sedang disibukkan oleh persiapan acara The Emerald Voice of Vina Panduwinata Concert. Dalam konser itu, Marcell akan berduet dengan Vina menyanyikan lagu ”Begitulah Cinta”.

Marcell juga akan memberi kejutan dengan bernyanyi ala boyband bersama Hedi Yunus, Judika, Candil, dan Andi /rif. ”Kalau boyband identik dengan tari dan menyanyi. Nah, kalau kami mengandalkan muka manis,” katanya tertawa. (SIE/bee)

Wednesday, November 23, 2011

Paramore Tak Sabar Jalan-jalan di Bali

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIGrup rock AS Paramore: (dari kiri ke kanan) Jeremy Davis (bas), Hayley Williams (vokal) dan Taylor York (gitar)

NUSA DUA, KOMPAS.com -- Senin (15/8/2011) pukul 15.20 WITA, grup rock dari AS Paramore--Hayley Williams (vokal), Jeremy Davis (bas), dan Taylor York (gitar)--tiba di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali. Mereka berada di Bali untuk tampil dalam Paramore Live in Concert di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Rabu (17/8/2011). Tapi, mereka mengaku juga sudah tak sabar lagi untuk bisa berjalan-jalan di pulau wisata tersebut.   

"Sudah enam tahun kami tur, belum sempat ke Indonesia. Tapi, kami sudah ada di sini (Bali) sekarang. Kami juga tak sabar untuk jalan-jalan," ucap Williams di Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin (15/8/2011). "Sejauh ini luar biasa, kami sempat melihat pemandangan dari hotel dan pantainya sangat indah," ujar York.

Lelah sehabis menjalani penerbangan Hongkong-Bali pun seakan tak dirasakan oleh mereka. "Saya terakhir dari Hongkong, terasa super jet lag dan pada waktu luang saya hanya tidur seharian. Tapi, sekarang sudah tidak lagi, karena besok (16/8/2011) kami bisa segera jalan-jalan di pantai. Saya sudah tidak tahan," ucap Williams lagi. "Sangat luar biasa bisa berada di luar rumah saya di Tennessee, AS, bertemu dengan banyak fan di seluruh belahan dunia, senang rasanya," lanjutnya.

Sementara itu, Syam Talisman, selaku promotor ShowMaxx, yang memboyong Paramore ke Bali dan Jakarta, mengatakan bahwa Williams, kekasih gitaris Chad "New Found Glory", juga ingin berburu kain batik. "Begitu sampai (di Bali), yang ditanya langsung batik. Kayaknya mereka bakal hunting besok (16/8/2011), tapi enggak tahu ke mana, terserah mereka, sesukanya sebelum konser," terang Syam di tempat yang sama.

Wajah Katy Perry Pernah Bermasalah

Lagu Not Like the Movies dilantunkan oleh Katy Perry dalam Grammy Awards 2011, di Staples Center, Los Angeles (California, AS), 13 Februari 2011 malam waktu setempat.

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Vokalis AS Katy Perry ternyata pernah mengalami masalah dengan jerawat di wajahnya, yang membuatnya kurang percaya diri. Untungnya, ia kemudian menemukan sebuah produk pencuci kulit wajah yang cocok baginya.

Pencetak hit "Teenage Dream" ini terbantu oleh produk itu untuk mengatasi masalah pada kulit wajahnya tersebut. Perubahan besar pun terjadi pada kulit wajahnya dan kepercayaan dirinya. "Setelah mencoba setiap prosedur, perawatan dan produk wajah yang bisa saya temukan, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba produk yang satu itu. Tak ada yang hilang kecuali jerawat saya dan saya tentu baik-baik saja kehilangan jerawat," tutur Katy. "Sejak itu, saya melihat perubahan besar pada wajah saya dan kepercayaan diri saya. Semua benjolan yang besar jadi rata, noda jadi mengecil dan mengecil, dan bahkan beberapa jaringan parut mulai hilang," tuturnya.

Dengan Perry memiliki kepercayaan diri penuh berkat kulit wajah yang indah, hidupnya jadi maksimal. "Saya adalah seseorang yang memberi pelukan, bukan bersalaman. Saya suka melakukan kontak dengan orang. Produk itu kini merupakan cara saya yang mudah dan sederhana untuk meyakinkan bahwa jerawat tak merintangi jalan saya untuk bersenang-senang dan hidup sepenuhnya," tutur istri aktor Inggris Russell Brand ini lagi.

Ira Bahagia karena Toleransi Katon

JAKARTA, KOMPAS.com -- Meskipun merupakan satu-satunya anggota keluarga di rumahnya yang berpuasa pada bulan Ramadhan, artis peran Ira Wibowo mengungkapkan kebahagiaannya atas toleransi yang ditunjukkan oleh suaminya, artis musik Katon Bagaskara, dengan menghargai dirinya menjalankan ibadah itu.

Dalam bulan puasa, kata Ira, sebisanya Katon menemaninya berbuka puasa. Lanjut Ira, "Katon tuh pas bulan puasa juga mengurangi makannya." Namun, kata Ira lagi, Katon tak biasa menemaninya sahur. "Tapi, saya tidak berani membangunkannya saat sahur, karena dia tidur lelap banget, he he he," cerita perempuan kelahiran Berlin, 20 Desember 1967, ini beberapa waktu lalu di Tangerang Selatan.

Ira pun bertoleransi dengan tidak memasalahkan dirinya berpuasa sendirian pada setiap bulan Ramadhan. "Saya sih yang penting niat ya. Suami enggak puasa dan anak-anak saya belum mampu berpuasa. Buat saya, puasa sendirian enggak masalah. Saya sudah membiasakannya sejak kecil, mau orang-orang makan di depan saya, saya enggak masalah," ucap Ira.

Ia pun tetap meladeni suami dan ketiga anak mereka. "Kebetulan juga, bulan Ramadhan ini saya tidak terlalu sibuk. Saya tetap masak di rumah. Masak bareng pembantu dong," ucapnya lagi lalu tertawa.

Menu berbuka puasa? "Biasa saja, standar. Paling, untuk mengenyangkan perut sejenak, saya makan blewah. Setelah itu, saya juga minum teh manis. Padahal, jarang-jarang kalau bulan biasa minum teh manis," ujarnya.

Jupe Hindari "Body Contact" dengan Lawan Jenis

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran dan penyanyi dangdut Yulia Rachmawati, yang akrab disapa Julia Perez (Jupe), mengaku demi profesionalisme masih mengikuti tuntutan skenario ketika menjalani shooting film Pocong Minta Kawin. Tapi, akunya pula, tetap ada aturan main yang diberlakukannya untuk menghormati ibadah puasanya dan orang-orang lain di sekitarnya.      

"Pasti aku akan jaga banget. Tapi, aku juga kalau main film enggak pernah sampai vulgar banget. Ciuman saja di film aku enggak pernah. Apalagi sekarang ada Gaston," tutur kekasih pemain sepakbola Argentina Gaston Castano ini ketika ditemui di lokasi shooting Pocong Minta Kawin, di Jakarta, baru-baru ini.

Jupe mengaku, sebenarnya tampil seksi dalam bulan Ramadhan ini tak sesuai dengan niatnya. "Heboh semua (melihat dandanannya). Tapi, sebenarnya bertentangan banget dan kasihan sama orang yang puasa. Makanya, tadi aku langsung pakai sarung (usai beradegan)," kata pemain film Arwah Goyang Karawang ini.

Itu soal dandanannya. Bagaimana mengenai adegannya dengan lawan jenis? "Pasti aku jaga banget. Apalagi kalau sampai ada body contact. Aku biasanya minta (shooting) malam, habis buka puasa. Ya, habisnya kasihan juga lakinya," ucapnya. "Aku pasti jaga juga. Jangan sampai ada yang terganggu. Aku juga risih, seksi di bulan puasa. Nanti ada yang nge-tweet (menyebar foto atau informasi tentangnya melalui Twitter) lagi," tekannya.

Irwansyah Belajar Mudik

JAKARTA, KOMPAS.com -- Supaya lancar menjalani shooting film barunya, Mudik, Irwansyah, yang orang Betawi asli dan tak pernah mudik karena kampung halamannya ada di Jakarta, harus menghayati apa yang disebut mudik. 

"Sejujurnya, gue enggak pernah mudik, karena gue orang Betawi asli. Ini tantangan besar bagi film gue sih sebenarnyanya," kata suami Zaskia Sungkar ini di Jakarta, Senin (15/8/2011) malam.

Dalam film itu, Irwansyah berperan sebagai seorang perantau asal Jawa bernama Gunadi. Gunadi, yang lulusan sarjana, sangat sulit mendapatkan pekerjaan di Jakarta, walaupun Jakarta terkenal sebagai gudang pekerjaan. Gunadi kemudian menyusun rencana kocak agar dirinya bisa pulang ke kampung halamannya di Wonogiri.

"Mudik itu ternyata sangat pusing ya. Bukan hanya memikirkan bagaimana harus sampai di kampung halaman saja, tapi kita juga harus bawain apa lah buat oleh-oleh mereka di kampung. Hm... itu bukan sesuatu yang mudah," kata Irwansyah.

Agar ia bisa meresapi perannya dalam film yang disutradarai oleh Muchtar Syams tersebut, Irwansyah harus belajar mengenai proses mudik. Beruntung banyak orang di sekitarnya yang siap diamatinya dan jadi sumber inspirasi. "Gue harus tanya ke teman-teman, perasaan mereka gimana kalau mudik. Gue harus meng-explore diri bagaimana rasanya seseorang pergi mudik. Ngelihat orang mudik pusing, ngelihat pembantu saja pusing saat siap-siap mau mudik," tuturnya lalu tertawa.

Calvin Jeremy Berduet dengan Band Wali

KOMPAS.com -  Hati penyanyi muda Calvin Jeremy yang termasuk pendatang baru di dunia musik sungguh gembira mendapat kesempatan untuk tampil di acara Mahakarya RCTI pada Rabu (17/8/2011) malam ini.

Dalam acara bertajuk "Mahakarya" RCTI yang merupakan perayaan ulang tahun ke 22 stasiun televisi tersebut, cowok kelahiran Jakarta, 20 tahun lalu itu akan berduet dengan band Wali.

"Selasa (16/8/2011), aku latihan sama teman-teman dari band Wali. Lagunya berjudul Aku Bukan Bang Toyib," jelas Calvin.

Acara itu akan ditayangkan secara langsung oleh RCTI Kamis malam nanti mulai pukul 19.30 dari PRJ Kemayoran Jakarta. Selain Calvin dan Wali, tampil pula Afgan, Mulan Jameela dan lainnya.

Sekalipun sebenarnya Calvin biasa menyanyikan lagu pop jazz, namun ia mengaku tak kesulitan menyanyikan lagu milik Wali. "Tadinya sih mau latihan dua kali, tetapi akhirnya hanya sekali latihan. Nggak apa itu juga sudah cukup kok, sebab sebelumnya aku sering mendengarkan lagu Aku Bukan Bang Toyib di radio saat sedang dalam perjalanan naik mobil. Lagunya enak kok," urainya lagi.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pelita Harapan Karawaci Tangerang itu, pada Juni 2010 sudah meluncurkan album pertamanya. Kini beberapa lagu dalam albumnya antara lain berjudul Maaf dan Wanita tak Biasa sering terdengar di radio. Bahkan lagu Maaf pernah ditayangkan di stasiun televisi Channel V.

Tentu saja Calvin yang keturunan Batak dan Jawa itu mengaku sangat senang. "Kan Channel V merupakan acara musik yang penayangannya di seluruh kawasan Asia Tenggara," katanya sembari tertawa.

Ia berharap masyarakat menyambut baik album pertamanya itu. Bagi yang penasaran pengen tahu penampilan Calvin, tonton saja acara itu, atau lihat di Youtube, disana ada video klip lagu Calvin berjudul Wanita Tak Biasa.

Video yang pengambilan gambarnya dilakukan di pantai Lovina Bali dan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur tersebut diproduksi oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk keperluan promosi dua tempat wisata itu.  

Tuesday, November 22, 2011

Paramore: Indonesia Merdeka!

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIHayley Williams, vokalis Paramore, beraksi dalam Paramore Live in Concert di panggung Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Bali, 17 Agustus 2011 malam. KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIGitaris Paramore, Taylor York, tampil dalam Paramore Live in Concert di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Bali, 17 Agustus 2011 malam. KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIJeremy Davis, pemain bas Paramore, beraksi dalam Paramore Live in Concert di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Bali, 17 Agustus 2011 malam.

JIMBARAN, KOMPAS.com -- Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kemerdekaan Indonesia, Rabu (17/8/2011) malam, grup rock asal AS Paramore menepati janjinya membagi banyak energi kepada para penonton Paramore Live in Concert, yang digelar di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Bali. 

Sebelum Paramore muncul, ribuan penonton lebih dulu dihantam oleh musik grup rock lain yang juga dari AS, The Swellers, yang membuka konser tersebut. "Kami di sini akan memanaskan anda, sebelum Paramore mengguncang anda. Ayo lebih semangat lagi," seru vokalis The Swellers, Nick Diener. 

Usai pemanasan bersama The Swellers, setengah jam kemudian para penonton mulai tak sabar untuk menantikan aksi band kesayangan mereka. "Paramore... Paramore... Paramore...," seru para penonton meminta pemilik album RIOT! itu segera tampil. 

Akhirnya, panggilan ribuan penonton tersebut langsung dibalas oleh aksi Paramore, dengan personel-personel Hayley Williams (vokal), Jeremy Davis (bas), dan Taylor York (gitar), dengan meluncurkan "Ignorance", "Feeling Sorry", dan "That's What You Get". 

Williams benar-benar menebar energi. Di panggung yang cukup luas itu, pemilik tubuh mungil berbungkus pakaian kasual tersebut tak pernah berhenti berlari, meloncat, dan ber-headbanging sepanjang tiga lagu pertama yang disuguhkan oelh Paramore. "Bali, how you feel it? Setelah enam tahun, ini pertama kali kami di sini dan entah mengapa kami sangat mencintai Bali," ujarnya.

Selanjutnya, para penonton bisa menikmati dari "For a Pessimist, I'm Pretty Optimistic", "Emergency", "Playing God" hingga "Decode" (soundtrack film Twilight). Didukung tata suara yang mantap, petikan gitar York dan permainan bas Davis terdengar begitu empuk masuk ke telinga dalam sesi akustik yang menyuguhkan "When It Rains", "Where the Lines Overlap", dan "Misguided Ghost". 

Sukses membuat para penonton larut bernyanyi bersama dalam sesi akustik, kali ini Williams mengajak mereka berjoget dan berjingkrak. "Oke Indonesia, anda bisa menyanyi, tapi bisakah saya tahu apakah anda bisa berjoget?" katanya sebelum distorsi gitar York diadu dengan dentuman bas Davis pada "Crushcrushcrush", "Monster", dan "Here We Go Again". 

Tak sekadar menghibur, puncaknya, Paramore juga paling tahu cara merebut hati para penonton yang sedang merayakan HUT ke-66 Kemerdekaan Indonesia. "Indonesia merdeka!" pekik Williams, yang mengucapkannya dalam bahasa Indonesia. "Untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, saya perlu anda berteriak, 'Merdeka!'," serunya lagi sebelum "Pressure" dan "Looking Up" membakar para penonton. 

Berikutnya, berhias kembang api, lagu jagoan, "The Only Exception", pun meluncur dari panggung yang terletak di antara tebing-tebing batu kapur itu, sebelum Paramore memungkaskan aksi mereka dengan "Brick by Boring Brick" dan "Misery Business". "Bali kami mencintai anda dan kami adalah Paramore," tuntas Williams.

Pramuka Lebih Seru daripada Facebook-an?

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sutradara Rudi Soedjarwo kembali menghadirkan sebuah film dengan kisah persahabatan. Setelah film 9 Naga, bersama Shanty Harmayn, Salman Aristo, Kemal Arsjad, yang bertindak sebagai produser, ia menyuguhkan kisah itu lewat film 5 Elang. 

Alkisah, Baron, bocah asal Metropolitan itu, sangat kesal ketika harus mengikuti orangtuanya, yang ditugaskan ke Kalimantan Timur. Keputusan itu membuatnya menutup diri. Namun, karena suatu hal ia pun diminta pihak sekolah untuk ikut ambil bagian dalam sebuah kegiatan kepramukaan. Awalnya, ia tak begiu tertarik dan memilih  permainan balap mobil-mobilan RC (rally car) sebagai mainan utamanya, kini mulai dia tinggalkan. 

Dari kegiatan itu, ternyata ia bisa menemukan sahabat baru dan berpetualang bersama menggali ide kreatif melebih dari hanya sekadar asyik sendiri memegang remote control.

Petualangan demi petualangan yang memacu adrenalin bocah-bocah hadir di acara kegiatan perkemahan itu disuguhkan Rudi begitu apik. 

Film bergenre keluarga produksi SBO Films bekerjasama dengan KG (Kompas Gramedia) Production, Majalah Bobo, Indika Picture, dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ini rencana tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Agustus 2011. Grup 5 Elang memang kompak, tak hanya saat produksi film, namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dari kelima elang--Christoffer Nelwan (Baron), Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Rusdi), Teuku Rizky Muhammad (Anton), Bastian Bintang Simbolon (Aldi), dan Monica Sayangbati (Sindai)--hanya Monica yang sebelumnya pernah mengenyam proses shooting.

Keempat sisanya baru pertama kali ini lewat film 5 Elang beradu akting. Kelimanya masih anak-anak, mengenyam pendidikan sekolah dari SD sampai SMP. Masihkah Anda ingat, ketika zaman-zamannya duduk di bangku SD-SMP dulu, setidaknya kegiatan pramuka merupakan salah satu aktivitas yang wajib dilakukan, berbeda dengan sekarang.

"Jujur saya belum pernah, sekolah memang nggak ada pramukanya. Sempet nggak tahu ada pramuka, he-he-he," papar Christoffer, saat jumpa pers di kawasan Thamrin, Jakarta, beberapa saat lalu. Begitu pula dengan Monica yang menjawab serupa dengan Christoffer. "Jujur, memang ikut pramuka di sekolah," lanjut Iqbaal yang berperan sebagai Rusdi, si maniak pramuka.

Berlainan dengan Christoffer dan Monica, Iqbaal bersama dengan Teuku mengikuti kegiatan pramuka secara rutin di sekolahnya. Namun tidak dengan Bastian, meski di sekolah ada pramuka, dirinya dengan polos menerangkan, "Latihan di sekolahnya suka nggak ikut, he-he-he".

Pengakuan-pengakuan seperti inilah menjadi cikal-bakal pengelolaan hidup-mati pramuka di masa mendatang. Seperti dikatakan oleh Kodrat Pramudho, Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Bidang Humas dan Informatika, peringatan usia emas gerakan pramuka disatukan oleh Soekarno tahun 2011 ini seolah mendapat kenyataan dilematis perihal eksistensi pramuka.

Meski sekarang anggota pramuka di Indonesia terbanyak di dunia, sebanyak 22 juta orang, apakah benar semangat berpramuka seindah dengan jutaan angka pengikutnya? "Karenanya lewat film ini, harapannya pramuka menjadi semakin mandiri. Dalam rangka lima puluh tahun, semoga pramuka semakin dipahami betul oleh masyarakat. Gerakan pramuka mendidik kaum muda berkarakter, cinta tanah air, berketerampilan," tutur Kak Kodrat.

"Pramuka ternyata nggak sebosan yang dibayangkan. Pramuka juga bersosialisasi juga," timpal Christoffer yang mengaku bahwa dirinya baru pertama kali terlibat pramuka saat shooting film 5 Elang. Bahkan, Bastian yang jarang ikut pramuka di sekolahnya meresponnya balik dengan celetukan, "Pramuka itu lebih seru daripada facebook-an".

Pendidikan pramuka memang mendapatkan tantangan besar di usia emasnya berkaitan dengan eksistensinya. Padahal, pramuka sendiri sudah ada cikal bakalnya di Indonesia hampir seratus tahun lalu ketika pertama ada di tahun 1912. Pramuka memang tak seasyik menjadi populer lewat facebook, twitter atau wadah kontak sosial di ruang maya lainnya.

Tapi, lewat pramuka, wadah ruang gerak ranah sosial menjadi lebih terbuka berupa kontak antarmanusia secara langsung dengan mengedepankan pendidikan berkarakter (kejujuran, kerjasama tim, berorganisasi, empati, pengorbanan), dan berketrampilan (menuangkan ide kreatif melalui materi objek), plus cinta tanah air (lebih peka terhadap beragam permasalahan sosial di lingkungan sekitar).

Paramore Janjikan Banyak Energi untuk "Tujuhbelasan"

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIParamore, grup American rock yang terdiri dari (kiri ke kanan) Jeremy Davis (bas), Hayley Williams (vokal), dan Taylor York (gitar), berada di Bali untuk tampil dalam Paramore Live In Concert 2011 di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana, 17 Agustus 2011.

NUSA DUA, KOMPAS.com -- Grup American rock Paramore menjanjikan, para penonton konser mereka di Lotus Pond, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali, tepat pada ulang tahun ke-66 Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2011, akan merasakan banyak energi.

"Ini waktu yang tepat kalau kalian menyaksikan penampilan kami pada Rabu nanti (17/8/2011) di saat Hari Kemerdekaan Indonesia. Akan banyak energi nanti," kata vokalis Paramore, Hayley Williams, mewakili kedua rekannya, Jeremy Davis (bas), dan Taylor York (gitar), di Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin (15/8/2011).

Paramore, yang diboyong oleh promotor dalam negeri ShowMaxx Entertainment ke Bali dan Jakarta, juga berjanji akan menghibur dengan lagu-lagu dari album-album yang pernah mereka keluarkan. "Pokoknya, semua lagu dari album-album kami. Mungkin, kira-kira 15 sampai 18 lagu," ucap York. "Kami akan bernyanyi, menari, dan gila-gilaan. Pokoknya, selama fans suka melakukan itu," ucapnya lagi.

Ritme Pembebasan untuk Papua

JAKARTA, KOMPAS.com -- Papua yooo.. Tanah Perjanjian Papua yoo adalah Tanah Perdamaian Papua yoo... wooo Saudara sehati, saudara sejiwa, waktunya bersinar.

Refren reggae "Tanah Perjanjian" mengalun santai. Lirik-liriknya berupa ajakan untuk bangkit. Suara Glenn Fredly bersahutan dengan penyanyi sekaligus duta reggae Indonesia Ras Muhammad.

Lagu yang dirilis bertepatan dengan HUT ke-66 RI tersebut didedikasikan bagi rakyat Papua dan bisa diunduh gratis di http://www.rollingstone.co.id/indexdownload. Pernyataan, seruan, dan ajakan untuk mencapai perdamaian di Papua, tempat seharusnya Pancasila tertanam.

"Kami ngobrol-ngobrol dan mempertanyakan masa depan Papua. Ada gap antara Papua dengan wilayah-wilayah lain yang sudah merdeka," papar Glenn.

Banyak persoalan mendera di sana. Meski memiliki kekayaan alam luar biasa, rakyat di Tanah papua belum bisa disebut sejahtera. Karena kesamaan pandangan dan visi, keduanya bersepakat mengeluarkan lagu "Tanah Perjanjian". "Kami menyanyikan dengan gaya reggae karena reggae merupakan musik perjuangan dengan ritme pembebasan," ungkapnya.

Dia bersama Ras ingin mengingatkan jangan menganggap seolah-olah tidak ada persoalan di Papua, semua telah teratasi. Bila berbicara keadilan sosial, maka seharusnya juga berlaku untuk Papua. Persatuan harus diwujudkan tanpa kekerasan.

Kate Hudson Terinspirasi Perhiasan Goldie Hawn

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Koleksi perhiasan CH+KH baru, yang didesain oleh Kate Hudson, memunculkan karakternya, menurut Laurie Lynn Stark, yang menjadi rekan Hudson dalam merancang perhiasan tersebut.

Aktris film A Little Bit of Heaven ini telah bekerja sama dengan temannya, Stark, untuk mencipta satu seri perhiasan yang terinspirasi oleh kaum bohemian. Stark, pemilik brand Chrome Hearts, juga ingin perhiasan itu mencerminkan bagaimana ia melihat karakter sang teman.

Kepada majalah Elle, Stark berkata, "Kami menggunakan banyak batu permata aquamarine karena Kate menyukainya. Tapi, bagi saya, aquamarine juga memunculkan kepribadiaannya. Ia begitu terbuka dan santai."

Hudson mengatakan, inspirasi awalnya datang dari apa yang dilihatnya pada ibunya, aktris Goldie Hawn. Ibunya biasa mengenakan choker (kalung ketat) tertentu. "Itu merupakan salah satu perhiasan pertama yang saya ingat dikenakan oleh ibu saya dan, 'Wow, saya berharap suatu hari saya akan mengenakan perhiasan seperti itu'," tutur Hudson.

Hawn memberi choker tersebut kepada Hudson untuk kado ulang tahun ke-21 putrinya itu. Selain choker tersebut, dalam kesempatan itu Hawn juga memberi kepada Hudson koleksi perhiasan vintage 1970-an miliknya. Dari situ, Hudson merancang set gelang dan anting berhias berlian putih dan mutiara air tawar, serta batu-batu permata tourmaline hijau, peridot (hijau terang), citrine (kuning), dan aquamarine  (biru terang) untuk  koleksi perhiasan CH+KH, yang terutama diikat dengan emas 18 dan 22 karat.

Monday, November 21, 2011

Ungu Sebar Lima Wewangian

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah menjadi ikon untuk salah satu produk perawatan wajah khusus lelaki, Ungu kini mengeluarkan seri parfum yang dianggap mewakili karakter setiap personel band tersebut. 

Style-In, nama seri parfum yang diproduksi atas kerja sama antara Ungu dengan perusahaan rekaman yang menaungi mereka dan salah satu produsen parfum itu. Ada lima varian Style-In. Natural untuk Pasha (vokal), Adventure untuk Makki (bas), Fresh untuk Enda (gitar), Cool untuk Oncy (gitar), dan Active untuk Rowman (drum).    

Ungu mengaku, meluncurkan seri parfum tersebut merupakan bagian dari usaha lain mereka selain berkarya dalam industri musik. Selain itu, mereka berharap bisa lebih melekat di hati para penggemar mereka, yang dinamakan Cliquers, melalui parfum. Makanya, harga parfum tersebut relatif terjangkau--Rp 75.000 untuk volume 100 ml. Bahkan, dengan menunjukkan kartu anggota Cliquers, para anggota klub penggemar Ungu itu bisa membeli dengan harga Rp 65.000 untuk volume yang sama.

"Kami memang ada rencana untuk meng-create suatu produk, di mana produk ini dapat mewakili kami dari sisi yang lain, sehingga, tidak hanya pada lagu dan film, kami juga ingin memberi sesuatu yang bisa melekat langsung dengan fans kami. Jadi, ya tercetuslah untuk mengeluarkan parfum," terang Pasha. "Jadi, kami memang brand ambassador produk ini, dan produk parfum ini adalah produk Ungu, created by Ungu!” paparnya.

Pemilihan nama Style-in juga berkait dengan karakter setiap personel Ungu. Mereka mengaku memiliki style dan karakter yang berbeda. Mereka mengaku pula, untuk menentukan wangi yang mewakili karakter dan style masing-masing, dilibatkan seorang psikolog.

Ungu juga mengungkapkan bahwa Parfum memang merupakan jati diri bagi mereka. "Walau pun dulu kami punya selera parfum yang berbeda, tapi karena sekarang kami punya produk parfum sendiri, ya harus dipakai. Menurut kami, parfum adalah jati diri kami sendiri," ucap Enda.

I Wayan Tuges: Pak SBY Pesan Gitar Berukiran Kerbau

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIPemahat I Wayan Tuges bekerja menyelesaikan gitar ukir di workshop-nya di Guwang, Sukawati, Gianyar, Bali, Selasa (16/8/2011). Gitar ukir yang diproduksinya dijual dengan kisaran harga antara 2.000 hingga 6.500 dollar AS dan pemasarannya telah menembus Kanada, AS, dan beberapa negara di Eropa.

SUKOWATI, KOMPAS.com -- Sebagai pemahat ulung, nama I Wayan Tuges belum begitu dikenal di Tanah Air. Namun, dengan ukiran tradisional yang diguratkannya pada gitar, Tuges diam-diam justru lebih mendunia sampai ke Kanada, AS, dan Eropa.

"Saya aslinya pemahat batu, pemahat patung. Tapi, tahun 2005, saya mulai belajar pahat gitar," kisah Production Manager Blueberry Guitar, I Wayan Tuges, ketika berbincang dengan Kompas.com di workshop perusahaan tersebut, Jalan Baruna No 5, Guwang, Sukowati, Gianyar, Bali, Selasa (16/8/2011).

Rupanya, belajar seni ukir gitar bisa berbuah manis bagi ayah empat orang anak ini, setelah pengusaha asal Kanada, Danny Fonfeder, tertarik berinvestasi untuk mengembangkan kerajinan ukiran gitar sebagai lahan bisnis. Singkat cerita, dari situlah nama Tuges mulai dikenal musisi lokal seperti gitaris I Dewa Gede Budjana, I Wayan Balawan, Tohpati, dan Eros Djarot, yang melanggan karyanya.

Kabar tentang Tuges dan ukiran gitarnya akhirnya sampai ke Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Sekarang saya sedang mengerjakan gitar jumbo pesanan Pak SBY. Cerita awalnya, Pak SBY pesan gitar itu pas lagi ada konggres di Bali, 16 Juli 2011. Saya diundang Pak Menteri (Budaya dan Pariwisata) Jero Wacik untuk ke hotel tempat Pak SBY menginap," cerita Tuges. "Pak Jero itu pun atas rekomendasi Dirjen I Gede Pitane, yang mengetahui kerajinan ini," lanjut pria kelahiran Bali, 7 Oktober 1952, ini.

Pemahat yang mewarisi kepandaiannya dari Nyoman Selag (kakek) dan I Nyoman Ritug (ayah) ini segera pergi ke hotel itu. Namun, ketika Tuges tiba, Presiden sedang beristirahat. "Saya bawa beberapa gitar contoh ke hotel. Tapi, sampai di hotel, kata Pak Jero, biar Pak SBY istirahat saja," cerita Tuges lagi.

Meski pun demikian, dengan keahlian Tuges, agaknya Presiden tak ragu lagi untuk memesan gitar akustik berukiran kerbau kepada Tuges melalui Jero. "Pak SBY pesan gitar akustik jumbo berukiran kerbau. Kan shio Pak SBY itu kerbau. Jadi, disesuaikan saja," ujarnya. "Pak SBY enggak minta macam-macam, cuma minta ditambah (ukiran) merah putih dan SBY saja," tambahnya.

Gitar jumbo spesial itu dikerjakan dengan bahan baku yang spesial pula dan diukir dengan 30 jenis alat pahat. "Spesifikasi bahannya, untuk bagian bas dan treble itu terbuat dari kayu sonokeling atau kerennya disebut rosewood, lalu ditambah kayu Alascan spruce, yang diimpor langsung dari Alaska. Sementara. bagian handle terbuat dari kayu eboni dan bagian belakang dari kayu mahoni. Untuk ukiran SBY saya kasih dari batu hijau dan kerang mutiara," jelas Tuges, yang harga gitarnya di luar negeri berkisar dari 2.000 hingga 6.500 dollar AS per buah.

Kini, Tuges mengaku sedang diburu waktu untuk segera merampungkan gitar akustik pesanan Presiden, yang akan merayakan hari jadinya yang ke-62 pada 9 September 2011. "Anak buah Pak SBY berharap gitarnya bisa selesai sebelum 9 September 2011. Kan ulang tahun Pak SBY tanggal itu. Akhirnya, saya harus ngebut mengerjakannya," ungkapnya.

Selain pesanan orang nomor satu RI tersebut, pria yang memiliki 45 pegawai ini juga menggarap gitar elektrik pesanan Menkopolhukam, Joko Suyanto. "Saya juga sedang mengerjakan pesanan Pak Joko Suyanto, Menkopolhukam. Beliau aslinya main drum, tapi minta dibuatkan gitar listrik ber-neck panjang atau bariton dengan motif macan. Kan Pak Joko shio macan," tuntasnya.

Piyu: Lomba Tujuhbelasan "Ngangenin"

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ternyata Piyu (38), gitaris dan pencipta lagu grup PADI, ketika kecil termasuk anak yang rajin mengikuti lomba dalam rangka perayaan hari ulang tahun Kemerdekaan Indonesia.

Pemilik nama asli Satriyo Yudi Wahono ini setiap tahun ambil bagian dalam lomba itu di kampung halamannya di Surabaya, Jawa Timur. "Saat masih kecil, masih SD, saya biasa ikut acara kampung, makan kerupuk, balap karung, panjat pinang. Sekarang sih sudah biasa-biasa saja," cerita Piyu.

Hal itu merupakan momen hidup yang tak bisa dilupakannya. "Apalagi kalau saya menang, senang banget. Meskipun hadiahnya standar banget, seperti buku tulis, waktu naik ke atas panggung, terima hadiah, rasanya sudah senang banget," kenangnya.

Sayang, menurutnya, acara-acara kebersamaan seperti itu makin lama makin jarang terlihat, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. "Padahal, semangat kebersamaannya itu yang ngangenin," ucapnya.

Adjie Noto Ingin Bebas tapi Pasrah

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vonis 10 bulan penjara telah dijatuhkan pada Senin (15/8/2011) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) atas prancang fashion Adjie Notonegoro (49), yang dinyatakan oleh Majelis Hakim terbukti melakukan pelanggaran pidana Pasal 378 dan Pasal 65 (1) KUHP. Adjie mengaku pasrah menerima vonis tersebut, sedangkan kuasa hukumnya, Boy Afrian Bonjol, tidak bisa menerima vonis terhadap kliennya itu.  

Sidang vonis itu diadakan di Ruang Sidang Kusuma Atmadja, PN Jaksel, Senin (15/8/2011) dan dihadiri oleh Adjie sebagai terdakwa; Boy, kuasa hukumnya dari OC Kaligis and Associates; dan Sumino, perwakilan Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Permintaan wanprestasi dan memohon membebaskan haruslah dinyatakan ditolak dan dikesampingkan karena terdakwa melakukan tindakan pidana. Terdakwa haruslah tetap dalam tahanan. Terdakwa dipidana dan membayar biaya perkara berdasarkan Pasal 378 dan Pasal 65 (1) KUHP. Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penipuan dengan pidana penjara selama sepuluh bulan," kata Ketua Majelis Hakim. "Ada pun keputusan ini bisa dijadikan pelajaran, demi keadilan dan Tuhan YME," tekan Yonisman disambut anggukan kepala Adjie.  

Dalam sidang itu, Yonisman memaparkan kronologi peminjaman uang oleh Adjie, yang memiliki nilai proyek Rp 730 juta dengan PT Apac Inti Corpora (AIC). "AIC dalam mengerjakan proyek senila Rp 730 juta meminta DP (down payment) 20 persen yang kemudian dibayarkan oleh saksi Yusuf Wachyudi. Buntomi (pemilik PT APAC Inti Corpora atau AIC) mengatakan bahwa uang muka Rp 220 juta ditalangi terlebih dulu oleh saksi Yusuf Wachyudi," terang Yonisman.

Disebutkan oleh Yonisman, benar terdakwa Adjie memijam uang kepada Yusuf sebesar Rp 220 juta berdasarkan keterangan saksi Yusuf Wachyudi, yang dibenarkan oleh keterangan saksi lain. Disebutkan pula oleh Yonisman, Adjie tergerak untuk membayar kembali uang sebsar Rp 220 juta itu kepada Yusuf, meskipun  pinjaman tersebut terjadi atas inisiasi Yusuf.

Yonisman juga memaparkan kronologi pengembalian utang oleh Adjie. "Bilyet giro sendiri sebaganyak dua kali, Rp 100 juta dan Rp 120 juta, tidak bisa dicairkan. Terdakwa bilang kemudian kepada Yusuf, akan membayarkannya secara kontan," ujar Yonisman.

Lanjut Yonisman, Adjie sudah membayar Rp 73 juta kepada Yusuf dan masih  belum membayar Rp 147 juta. Sementara itu, papar Yosnisman lagi, kepada AIC Adjie masih memiliki utang sebesar Rp 113 juta. "AIC telah menyelesaikan dan terdakwa sudah menerima pembayaran dari BRI. Terdakwa setelah itu membayarkan berupa gilyet giro yang tidak dapat dicairkan. Uang AIC yang belum dibayarkan oleh terdakwa senilai Rp 113 juta," ujar Yonisman lagi. "Terdakwa menyerahkan bilyet giro yang dananya tidak bisa dicairkan. Maka perbuatan pidana tersebut menurut majelis merupakan perbuatan tipu muslihat, sehingga pembelaan oleh penasihat hukum ditolak," jelas Yonisman.

Vonis penjara 10 bulan dijatuhkan juga setelah menimbang poin-poin pemberat dan peringan: terdakwa menyalahgunakan kepercayaan, berlaku sopan, mengembalikan uang, dan punya prestasi membanggakan.

Usai sidang, Adjie, yang didampingi oleh Boy dan mula-mula diam, akhirnya bersuara juga. "Keinginan saya sih sebenarnya bebas," ucapnya. "Perasaan saya biasa saja, karena memang saya sudah pasrah sedari awal. Tapi, kami dikasih kesempatan untuk berpikir," sambungnya.

Namun, Boy masih memertanyakan vonis terhadap kliennya tersebut. "Ini masalah keperdataan. Pertanyaan saya adalah, hubungan bisnis ini mengapa bisa menjadi masalah pidana? Saya akan pelajari salinannya dan Adjie masih diberikan kesempatan untuk berpikir," tutur Boy. Memang, baik pihak Adjie maupun JPU masih bisa mengajukan banding.

Seperti diberitakan sebelumnya, Adjie ditahan pada 24 Mei 2011 dengan dugaan penipuan Rp 360 juta dalam kegiatan bisnis pakaian jadinya. Pada 28 Mei 2011 Adjie melunasi utang Rp 100 juta kepada saksi pelapor, Dewi Agustina, sehingga Dewi mencabut laporannya. Adjie masih terganjal utang kira-kira Rp 260 juta dan mengharapkan kebebasan agar bisa segera membangun kembali usahanya  yang pailit dan membayar semua sisa utangnya dengan mengajukan argumentasi terlibat kasus perdata wanprestasi.

Bawaan Orok, Kiki Amalia Malas di Rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Umumnya wanita yang tengah mengandung memilih untuk beristirahat di rumah. Tapi tak begitu halnya dengan bintang sinetron Kiki Amalia, yang kini tengah hamil 5 bulan. Diakui istri kiper nasional Markus Haris Maulana itu, dia justru merasa tak betah berada di dalam rumah.

"Saat ini malah males di rumah. Penginnya jalan ngumpul sama temen-temen," ujarnya bintang film Mas Suka Masukin Aja, ditemui di Jakarta, Kamis (17/11/2011). 

Diakui Kiki, dirinya selalu merasa stress bila berdiam diri di rumah. Maka ia lebih senang bila kerja atau sekedar berkumpul bersama kerabat.

"Jadi sama sekali nggak dikurangin aktivitasnya, penginnya kerja. Kalau di rumah pusing. Stres. Enjoy aja sih. Kalau di rumah bosan. Pengin dibawa seneng aja," terangnya.

Meski begitu, Kiki selalu pergi dengan mengantongi izin dari suami. "Selalu dan harus izin, kalau enggak, ya enggak boleh. Harus tahu acaranya apa, pakai baju apa, siapa aja temen-temen yang dateng," tutupnya seraya tersenyum.

Train Gunakan Banjo di "Single" Terbarunya

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah merampungkan sejumlah agenda turnya di akhir 2011 ini, Train, grup band pop rock asal San Francisco, AS, akan segera masuk ke dapur rekaman untuk memproduksi album keenam mereka.

"Ya materi sudah kami kumpulkan, kami akan merekam single kami di Januari dan kami berharap Februari 2012 nanti sudah bisa dirilis," kata vokalis Train, Patrick Monahan, saat berbincang dengan Kompas.com melalui Saluran Langsung Internasional, di San Francisco, Jumat (11/11/2011).

Khusus di lagu "The Least I Can Do" yang mulai dikenalkan Train sebagai single jagoannya di album keenam nanti, Monahan mengaku akan bereksperimen dengan banjo (alat musik petik dengan empat atau lima senar).

"Tidak dengan ukulele seperti di 'Hey, Soul Sister', kali ini kami menggunakan banjo. Akan ada nuansa baru," jelas Monahan, mewakili Jimmy Stafford (gitar dan vokal) dan Scott Underwood (drum).

Di single terbaru nanti, Monahan mengaku tak mau sesumbar. Ia hanya bisa berharap karya terbarunya nanti bisa mengikuti sukses album Save Me, yang mampu menyabet RIAA 5x Multi-Platinum dan pemegang peringkat teratas Billboard Hot 100 terlama.

"Kami belum tahu apakah akan mengulang sukses atau melebihi sukses album sebelumnya. Tapi, kami akan memberikan banyak suasana baru dan banyak kesenangan di album terbaru kami nanti," urai Monahan.

Sunday, November 20, 2011

"Azraq", Film Aksi yang Memberi Nilai

JAKARTA, KOMPAS.com - Peliknya masalah TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Tanah Air, membuat Brajamusti Entertain tergelitik untuk mengangkatnya sebagai sebuah film. Dibantu oleh sutradara senior Dedi Sutiadi.

Film ini bisa menjadi alternatif tontonan bagi pecinta film Tanah Air karena mengangkat genre action, dengan bumbu cinta di dalamnya. Dibintangi dari anggota PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) seperti Elma Theana juga ketuanya, Aa Gatot Braja Musti.

"Film ini dari waktu Aa Gatot mau jadi ketua umum, 'ya saya punya program' katanya, mau mengajak orang Parfi main film lagi. Sesuatu yang kongkrit karena langsung diwujudkan sekarang ya," ujar sang sutradara saat jumpa wartawan di Kemang, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Film ini bercerita tentang penyelundupan TKW dan human traficking. Fanny (Nadine Chandrawinata) seorang reporter coba menyelusup masuk ke tengah sindikat. Ada juga Ricky (Mario Irwinsyih) seorang aktivis LSM yang banyak membantu Fanny.

Ada pula Aa Gatot, yang menjadi pemilik pesantren di mana menjadi tumpuan para orangtua para TKW yang bingung karena anaknya hilang tiada kabar.

Azraq diharapkan bisa bentuk partisipasi aktif dari komunitas seni umumnya dan PARFI khusunya untuk membantu pemerintah dalam melakukan kampanye preventif agar tidak banyak korban yang jatuh.

"Niatnya film action tapi gak mungkin hanya berkelahi, mau menyampaikan sesuatu pada masyarakat," pungkas Aa Gatot.

Ditanya Soal Menikah, Luna Minta Didoakan

JAKARTA, KOMPAS.com — Presenter cantik Luna Maya turut menghadiri undangan prosesi akad nikah penyanyi Nindy dan Aksa. Ia datang sendiri dengan mengenakan kebaya encim warna biru muda.

Kekasih Ariel "Peterpan" itu pun turut larut dalam kegembiraan kedua mempelai. Nindy adalah teman arisannya, Luna Maya, Olla Ramlan, dan Masayu Anastasya.

Saat ditanya kapan menyusul jejak Nindy dan Aksa, Luna pun tak mau blak-blakan. Ia hanya melontaran senyum tipisnya.

"Makasih, ya, teman-teman. Doakan saja," ujarnya singkat saat ditemui di kediaman orangtua Nindy, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat, (11/11/2011).

Seperti diketahui, Luna Maya telah menjalin cinta dengan Ariel Peterpan. Hubungannya hingga saat ini masih berjalan meskipun saat ini Ariel masih harus mendekam dalam tahanan Rutan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat, terkait kasus video porno.

Uang Rp 300 Juta Gading Marten Dibawa Kabur

JAKARTA, KOMPAS.com Presenter acara musik, Gading Marten, berencana melaporkan mantan manajernya terkait kasus dugaan penipuan ke pihak kepolisian, Jumat (11/11/2011). Gading mengklaim telah kehilangan uang Rp 300 juta yang dibawa mantan manajernya. 

"Sekarang sudah lewat Oktober. Kalau dia ngabarin sih enggak apa-apa. Lha ini enggak ada kabar apa-apa. Akhirnya ambil jalur hukum," ujar Gading Marten saat ditemui di Studio Hanggar Pancoran, Jakarta, Kamis (10/11/2011) malam.

Gading mengaku telah memercayakan urusan keuangan kepada manajernya. Namun, siapa sangka uang tersebut dibawa kabur. "Semua uang kan masuk ke dia. Gue terlalu baik. Gue sudah merasa saat dia menunjukkan tanda-tanda enggak baik. Ditelepon artisnya saja enggak diangkat, apalagi ditelepon sama klien. Terus gue bilang saja, selesain kerja sama ini, dan dia dapat haknya," papar Gading.

Karena merasa tak sesuai lagi, Gading pun lantas membuat perjanjian untuk mengakhiri kerja sama. Namun, bekas manajernya tak kunjung memenuhi perjanjian itu.

"Makanya ada perjanjian tertulis di depan pengacara juga pada 8 Agustus lalu. Dalam perjanjian itu dia bilang akan mengembalikan. Tapi sampai sekarang malah enggak jelas," papar anak dari aktor Roy Marten itu.

Mengenal Alam Lewat Science Film Festival

JAKARTA, KOMPAS.com — Dari mana gula itu berasal? Atau bagaimana bisa terjadi gempa bumi dan letupan gunung merapi? Semua itu bisa Anda temukan dalam Science Film Festival (SFF) Indonesia pada tanggal 16-30 November 2011. SSF merupakan festival film yang akan menyajikan 16 film yang menitikberatkan pada ilmu pengetahuan alam. 

Film-film tersebut berasal dari Indonesia, Austria, Perancis, Jerman, Filipina, dan Singapura, dan telah dipilih dari 50 film lainnya oleh juri-juri yang berkompeten. Setelah menyaksikan film ini, akan ada presentasi langsung, hingga ilmu yang disampaikan lebih mengena. Target utama dari film ini tentunya adalah anak-anak berumur sampai 6 tahun.

"Saya melihat ini lebih dari sekadar seremonial, beberapa ribu anak yang melihat akan terinspirasi, efeknya di tahun-tahun ke depan akan kita lihat," ujar Dr Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina, yang turut mendukung kegiatan ini.

Pada tahun kedua penyelenggaraannya, SFF Indonesia akan digelar di 12 kota di seluruh Indonesia, yakni Ambon, Bandung, Gowa, Jakarta, Jayapura, Mataram, Pontianak, Salatiga, Samarinda, Sorong, Surabaya, dan Yogyakarta.

Tak cuma di Indonesia, kegiatan ini juga serempak digelar di Thailand, Kamboja, Malaysia, Vietnam, dan Filipina. Pengunjung yang datang pun ditargetkan mencapai 120.000 orang.

Sienna Miller: Atas Nama Kemanusian

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Artis Sienna Miller (29) mendapat penghargaan Global Activist Award karena keterlibatannya dalam kegiatan kemanusiaan pada International Medical Corps.

”IMC sangat dekat dengan hatiku. Setelah melihat kegiatan organisasi itu dari dekat, aku ingin terlibat lebih dalam lagi. Aku sangat tersanjung menjadi Duta IMC,” ungkap Miller.

Bintang film The Factory ini telah melakukan perjalanan ke Afrika dan Haiti sebagai Duta IMC. Miller membantu korban perang, bencana alam, dan penyakit dengan menyediakan pelayanan kesehatan. Pada musim semi 2009, dia juga mengunjungi program pelayanan kesehatan IMC di Republik Demokratik Kongo.

”Aku memang ingin terlibat lebih dalam lagi, mengeluarkan seluruh energi dan namaku untuk memberikan perhatian lebih besar kepada para korban. Aku ingin mereka bisa mengatasi semua cobaan dan menatap masa depan,” ungkap Miller yang bermain dalam film G.I. Joe: The Rise of Cobra.

Melihat banyaknya korban akibat perang, bencana alam, dan serangan penyakit, ia tak bisa diam saja.

”Relawan IMC bekerja sangat tangguh dalam kondisi yang tidak terbayangkan. Mereka membantu kehidupan orang lain dan memberi harapan. Aku lalu bertanya kepada diri sendiri, ’bagaimana aku bisa diam saja, tak berbuat apa-apa’,” kata Miller.(WENN.COM/SIE)

Ayu Dewi: Makin Kompak karena Sepakbola

JAKARTA, KOMPAS.com Model, presenter, sekaligus aktris Ayu Dewi punya kesamaan hobi dengan kekasihnya kini. Mereka berdua rupanya gemar menyaksikan pertandingan sepak bola, khususnya saat Timnas berlaga.

"Emang seru aja. Dalam hubungan harus ada yang dibikin seru," tuturnya saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Mantan kekasih Zumi Zola ini, tak hanya menyaksikan bola dari layar kaca, ia rela berdesak-desakan mendukung Timnas di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Menurutnya, jika menonton langsung akan ada atmosfer yang berbeda.

Seperti hari ini, Timas akan bertarung melawan Singapura. Ayu Dewi dan kekasihnya siap meluncur ke GBK guna memberikan dukungan, mereka juga sudah siap memakai baju Timnas yang mencerminkan dukungan mereka.

"Hari ini saya mau nonton bola sama pacar saya, jadi itu spesial buat saya. Tapi bukan yang pertama sudah sering kok," tutupnya.

Ditanya Menikah, Luna Minta Didoakan

JAKARTA, KOMPAS.com — Presenter cantik Luna Maya turut menghadiri undangan prosesi akad nikah penyanyi Nindy dan Aksa. Ia datang sendiri dengan mengenakan kebaya encim warna biru muda.

Kekasih Ariel "Peterpan" itu pun turut larut dalam kegembiraan kedua mempelai. Nindy adalah teman arisannya, Luna Maya, Olla Ramlan, dan Masayu Anastasya.

Saat ditanya kapan menyusul jejak Nindy dan Aksa, Luna pun tak mau blak-blakan. Ia hanya melontaran senyum tipisnya.

"Makasih, ya, teman-teman. Doakan saja," ujarnya singkat saat ditemui di kediaman orangtua Nindy, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat, (11/11/2011).

Seperti diketahui, Luna Maya telah menjalin cinta dengan Ariel Peterpan. Hubungannya hingga saat ini masih berjalan meskipun saat ini Ariel masih harus mendekam dalam tahanan Rutan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat, terkait kasus video porno.

Saturday, November 19, 2011

Bali Jadi Tuan Rumah ASEAN Film Festival

JAKARTA, KOMPAS.com Pulau Dewata akan menjadi tuan rumah perhelatan ASEAN Film Festival (AFF) 2011. Dengan mengusung tema "ASEAN: The Global Film Connection", AFF akan menitikberatkan pada tiga acara utama, yakni ritual red carpet dan gala dinner, pemutaran 10 film pilihan, dan seminar yang membahas isu perfilman di ASEAN.

"Acara ini untuk sharing mengetahui budaya yang ada di masing-masing negara, nanti ada kuliner, musik, termasuk ASEAN Film Festival," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Pada ajang ini, Indonesia diwakili oleh film Di Bawah Lindungan Ka'bah garapan sutradara Hanny Saputra. Sementara Eternity dan Emil mewakili Thailand. Masih ada deretan film lainnya. Pemilihan Pulau Dewata sendiri karena sudah terkenal dengan eksotismenya hingga shooting film Eat, Pray, Love.

Dikatakan Mari, lewat festival ini diharapkan dapat membawa nama Indonesia lebih dikenal di dunia internasional dengan segala keindahan dan keanekaragaman budayanya serta mendorong sineas luar negeri melirik Indonesia sebagai lokasi shooting.

Menurut Mari, tahun depan bakal ada 10-15 produser layar lebar dari Hollywood yang akan melakukan shooting filmnya di Indonesia.

"Melalui AFF ini, Indonesia ingin memperluas kerja sama, membagi informasi karena kita memiliki potensi yang sangat banyak untuk bisa dijadikan sebagai negara tujuan untuk lokasi shooting," jelas Mari.

Ayu Dewi: Makin Kompak karena Sepak Bola

JAKARTA, KOMPAS.com Model, presenter, sekaligus aktris Ayu Dewi punya kesamaan hobi dengan kekasihnya kini. Mereka berdua rupanya gemar menyaksikan pertandingan sepak bola, khususnya saat Timnas berlaga.

"Emang seru aja. Dalam hubungan harus ada yang dibikin seru," tuturnya saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Mantan kekasih Zumi Zola ini, tak hanya menyaksikan bola dari layar kaca, ia rela berdesak-desakan mendukung Timnas di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Menurutnya, jika menonton langsung akan ada atmosfer yang berbeda.

Seperti hari ini, Timas akan bertarung melawan Singapura. Ayu Dewi dan kekasihnya siap meluncur ke GBK guna memberikan dukungan, mereka juga sudah siap memakai baju Timnas yang mencerminkan dukungan mereka.

"Hari ini saya mau nonton bola sama pacar saya, jadi itu spesial buat saya. Tapi bukan yang pertama sudah sering kok," tutupnya.

Paris Hilton Nikmati Pijat di Bali

JAKARTA, KOMPAS.com — Cinta pada pandangan pertama, agaknya begitulah Paris Hilton KEpada Bali, Indonesia. Sejak ia tiba di Bali melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Rabu (9/11/2011) petang, nyaris semua tweet-nya berisi pujian untuk pulau tersebut.  

Tiba di hotel tempatnya menginap, Paris, yang baru kali ini ke Bali, mengungkapkan rasa sukanya akan hotel tepi pantai itu. Namun, ia tak menyebut nama dan lokasi hotel itu. "Wow! Love the hotel I'm staying at here in #Bali. Absolutely incredible, total paradise right on the beach. So beautiful! Loves it! #YES!" tulisnya pada Rabu pukul 19.32 waktu setempat.

Pada Kamis (10/11/2011) dini hari, ia mengungkapkan kegembiraannya menghabiskan malam bersama seorang teman perempuannya, Cheyenne Tozzi, pemilik akun @CheyCheyTozzi. "Having the best time with my girl @CheyCheyTozzi in #Bali. Love her so much, she's one of the coolest, funniest chicks I know. #YES!" tulisnya lagi pada Kamis pukul 01.26.

Pujiannya untuk Bali belum habis. "I've traveled to some of the most beautiful places on earth, but #Bali is one of the most incredible places I've ever been. Love it! #YES!" ungkapnya pada Kamis pukul 12.59. "I love #Indonesia! #Bali rocks! True Paradise! So happy and relaxed! :) #YES!" lanjutnya pada pukul 14.04.

Di Bali, merujuk ke tweet-nya, Paris sempat dipijat dan berdua Cheyenne tidur-tiduran di pinggir kolam renang. Paris juga memuji pijatan sang juru pijat. "Just had the best massage & now laying out by the pool w/ @CheyCheyTozzi. Laughing & loving life! So much fun to have girl time together!" ceritanya pada pukul 14.23.

Train Tak Sabar Nyanyikan "Hey, Soul Sister"

JAKARTA, KOMPAS.com — Train, grup band pop rock asal San Francisco, Amerika Serikat, berjanji akan membawa keceriaan saat mereka menggelar konser di Jakarta pada 5 Desember 2011 nanti.

"Kami akan datang dalam beberapa minggu ke depan untuk tampil di Jakarta. Kalian akan merasakan banyak kesenangan dan keceriaan," kata vokalis Train, Patrick Monahan, saat berbincang dengan Kompas.com melalui saluran langsung Internasional, di AS, Jumat (11/11/2011).

Tak sekadar membawa kesenangan semata, Monahan, yang mewakili Jimmy Stafford (gitar dan vokal) dan Scott Underwood (drum), juga memberi sedikit bocoran lagu pada penampilannya nanti di Jakarta.

"Kami sangat antusias sekali untuk penampilan kami. Kami tak sabar untuk menyanyikan 'Hey, Soul Sister'," kata Monahan.

Bagi Train, penampilannya di Jakarta nanti akan menjadi yang pertama. Meski begitu, ia sudah tahu banyak mengenai Jakarta dari grup band asal AS lainnya, Boyslikegirls, yang pernah manggung di Jakarta pada 25 Januari 2010 lalu.

"Ya kami benar-benar antusias, ini akan menjadi tur perdana kami di Indonesia. Kami banyak tahu soal Jakarta dari teman kami di Boyslikegirls. Mereka bilang 'Datanglah ke Jakarta, rasakan kesenangannya'," cerita Monahan. 

Joe Manganiello Terobsesi Jadi Serigala

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Joe Manganiello (34), pemeran serigala jadi-jadian Alcide Herveaux dalam serial True Blood, sejak kanak-kanak terobsesi bersalin wujud menjadi serigala. Ia selalu berdoa agar Tuhan menjadikannya werewolf. "Sepertinya doa saya tidak didengar-Nya," kata Joe Manganiello kepada Kompas saat bertemu di Hongkong, pekan lalu.

Saat itu ia mempromosikan peluncuran True Blood. Musim keempat serial tersebut tayang di HBO Asia mulai Kamis (3/11/2011) malam. Kini, tiap kali berjalan di tempat umum, tubuhnya yang tinggi sering dikenali publik sebagai werewolf, karakter yang ia mainkan dalam True Blood. ”Luar biasa, merasakan orang menuding saya dan berteriak, 'Lihat, itu werewolf,'" kata aktor kelahiran Pittsburgh, Amerika Serikat, itu.

Para penggemarnya harus bersabar menonton hingga episode keempat True Blood musim keempat untuk bisa menyaksikan Joe Manganiello membuka pakaiannya dan dalam sedetik bersalin wujud menjadi seekor serigala putih.

"Serigala itu bernama Thunder dan ia menyukai saya. Kami saling menyayangi. True Blood adalah serial keberuntungan saya. Sejak menjadi werewolf, seolah setiap pintu terbuka untuk saya," katanya. (ROW)

Olla Ramlan Tunggu Keseriusan Kekasih

JAKARTA, KOMPAS.com - Model cantik Olla Ramlan memenuhi undangan ke pernikahan Nindy. Sayangnya presenter acara musik Dahsyat ini datang sendiri tanpa ditemani Aufar, sosok pria yang dikabarkan tengah dekat dengan dirinya.

"Aufar lagi ada Semarang lagi ada kerjaan. Saya ditemani sama asisten saya," ujar Olla saat ditemui di kediaman Nindy, Pondok Pinang, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Olla juga sedikit menceritakan prosesi lamaran Nindy. Ia bertutur bahwa prosesi berjalan lancar dan meriah. Ia juga turut bahagia dengan pernikahan tersebut.

Sayangnya ia belum bisa cepat-cepat menyusul sahabatnya itu. Mantan istri Alex Tian ini masih menunggu kesiapan dari calon suaminya. "Jalanin aja, Insya Allah, saya tergantung dari prianya," ucapnya singkat.

Dalam waktu dekat, anak keenam dari 11 bersaudara ini juga belum menentukan rencana apa-apa, terutama dalam urusan jodoh. Ia hanya mendoakan kelanggengan dari Nindy yang menikah di 11-11-11. "Kayaknya sih bulan, tahun bagus, mudah-mudahan dibuahkan keberuntungan buat Nindy dan kita," tutupnya. 

Friday, November 18, 2011

Bali Jadi Tuan Rumah Asian Film Festival

JAKARTA, KOMPAS.com Pulau Dewata akan menjadi tuan rumah perhelatan ASEAN Film Festival (AFF) 2011. Dengan mengusung tema "ASEAN: The Global Film Connection", AFF akan menitikberatkan pada tiga acara utama, yakni ritual red carpet dan gala dinner, pemutaran 10 film pilihan, dan seminar yang membahas isu perfilman di ASEAN.

"Acara ini untuk sharing mengetahui budaya yang ada di masing-masing negara, nanti ada kuliner, musik, termasuk ASEAN Film Festival," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Pada ajang ini, Indonesia diwakili oleh film Di Bawah Lindungan Ka'bah garapan sutradara Hanny Saputra. Sementara Eternity dan Emil mewakili Thailand. Masih ada deretan film lainnya. Pemilihan Pulau Dewata sendiri karena sudah terkenal dengan eksotismenya hingga shooting film Eat, Pray, Love.

Dikatakan Mari, lewat festival ini diharapkan dapat membawa nama Indonesia lebih dikenal di dunia internasional dengan segala keindahan dan keanekaragaman budayanya serta mendorong sineas luar negeri melirik Indonesia sebagai lokasi shooting.

Menurut Mari, tahun depan bakal ada 10-15 produser layar lebar dari Hollywood yang akan melakukan shooting filmnya di Indonesia.

"Melalui AFF ini, Indonesia ingin memperluas kerja sama, membagi informasi karena kita memiliki potensi yang sangat banyak untuk bisa dijadikan sebagai negara tujuan untuk lokasi shooting," jelas Mari.

Maskara Terinspirasi Spice Girls

JAKARTA, KOMPAS.com — Satu lagi grup vokal perempuan hadir di tengah gempuran grup vokal bergaya K-Pop. Namanya, Maskara. Grup yang identik dengan kosmetik untuk memperindah bulu mata itu diperkuat Wisty Anatur Shana, Adonia Anastasia, Rency Florencia, dan Cynthia Pramita Rahardjo.

Mengusung dance pop yang dipengaruhi oleh musik cutting–edge R&B, grup yang terbentuk sejak 2010 ini mengaku terinspirasi oleh grup vokal asal Inggris Spice Girls.

"Sebelum yang rame K-Pop tahun segitu, aku justru mikirnya pengin bikin kayak Spice Girls. Aku suka banget sama Spice Girls," ujar Shana saat ditemui di Kuningan, Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Berbekal kemampuan vokal dan sokongan dari perusahaan rekaman Seven Music dan Soundsation, Maskara punya keyakinan untuk bisa kembali eksis. Apalagi, di belakang mereka ada presenter Indra Bekti dan Satria 'Alexa' yang bertindak sebagai produser dan arranger  untuk single mereka yang berjudul 'Boy'.

"Indra Bekti, part of founder. Waktu awal, Mas Bekti ikut bantu broadcast. Audisi juga ada. Indra Bekti juga investor," tambahnya.

Maskara, diakui Shana, dibentuk berdasarkan hasil audisi yang terbilang ketat. Tak cuma sekadar muncul dan tenggelam, mereka berharap bisa memberi warna di blantika musik Indonesia dengan menonjolkan kekuatan karakter vokal dan sajian dance yang ciamik. 

"Kekuatan dari Maskara, nyanyi, ngedance sama fashion-nya. Tiga itu enggak pernah kita acuhin," pungkas Shana.

Shanty Mulai Berani Blak-blakan

JAKARTA, KOMPAS.com Penyanyi dan pemain film Shanty kini sudah pensiun jadi artis. Karena itu, ia tidak takut lagi mengeluarkan isi hatinya secara utuh tanpa harus ditutup-tutupi seperti saat masih berkegiatan di dunia entertainment.

"Saya yang mantan artis enggak takut lagi untuk bilang yang sejujurnya. Saya sekarang enggak perlu manis-manis lagi, karena kan sekarang saya sudah bukan artis lagi," ujar Shanty, saat ditemui di toko buku Gramedia, Pondok Indah Mal 1, Jakarta Selatan.

Apalagi, saat ini bintang film Berbagi Suami itu memutuskan tinggal di Hongkong bersama Sebastian Paredes, sang suami. Rumah tangganya bersama Paredes juga telah dikaruniai anak yang lucu bernama Arjuno Lucio Paredes.

Makanya, Shanty tidak segan-segan membeberkan seputar masa lalunya secara gamblang lewat buku Bongkar Rahasia, Bagi Cerita yang ditulisnya itu. Tidak hanya kisah gemilang, tetapi juga kisah sedih yang mengiringi perjalanan kariernya.

"Banyak hal yang ada di dalamnya. Tentang saya senang banget atau sedih banget. Ketika saya merasa terpuruk, bahkan sampai sedang melambung tinggi. Di sini saya sejujurnya menuliskan tentang saya," ucapnya.

Salama pengerjaan buku itu, Shanty mengaku pernah mengalami kemalasan yang teramat sangat. Ia tidak mau melakukan apa-apa. "Bahkan, untuk berpikir dan berkarya saja sudah malas banget," tandasnya.

"Langit Biru", Obsesi Melissa Karim

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sempat tak yakin saat diminta menulis skenario untuk film musikal Langit Biru, Melissa Karim (33) akhirnya mengambil tawaran itu dengan percaya diri. Langit Biru adalah film musikal remaja yang berkisah tentang bullying. Film ini disutradarai Lasja F Susatyo.

”Aku melihatnya sebagai tantangan. Awalnya memang ehm, gimana ya? Lagi pula aku kan enggak bisa menyanyi. Untungnya, setelah ngobrol-ngobrol, aku hanya menjadi penulis ceritanya. Lagu-lagunya diserahkan kepada orang-orang yang jago bikin musik,” ujarnya.

Melissa menambahkan, Langit Biru merupakan skenario film panjang pertamanya. ”Dan, musikal pula. Sebelumnya aku menulis skenario film pendek. Aku pernah menulis panjang, tapi bentuknya TV series,” ujar ibunda Jazz (7 bulan) ini.

Karena mesti menggarap film remaja, Melissa kemudian mempelajari dunia mereka. ”Ketika aku menulis skenario (Langit Biru), lagi hamil pula. Jadi, rasanya ’lucu’...,” ungkap Melissa sambil bercerita, pada masa kecil, dia pun pernah menjadi korban bullying.

Bagi Melissa, film ini sekaligus menjadi obsesi pribadinya untuk menyampaikan pesan anti-bullying.

”Anak-anak itu copy paste orangtuanya. Jadi, kalau kampanye anti-bullying, targetnya ya orangtua dan guru-guru juga,” tutur Melissa. (DOE)

Eddie Murphy Mundur, Billy Crystal Muncul

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah Eddie Murphy undur diri sebagai host Oscar 2012 Februari mendatang, siapakah sosok penggantinya? Nama aktor komedi Billy Crystal kini muncul kepermukaan. Ia disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Murphy.

Sinyalemen itu santer menyusul pengakuan Crystal melalui akun Twitter-nya, sehari setelah Murphy menggelar jumpa pers terkait pengunduran dirinya, Rabu (9/11/2011) lalu.

Kepada penggemarnya, komedian kawakan yang sembilan kali menjadi host Oscar itu, menyampaikan kabar tersebut pada Kamis (9/11/2011) siang.

"Saya akan terlibat di Oscar. Sehingga perempuan muda di apotek akan berhenti bertanya mengenai nama saya ketika akan mengambil resep. Siap melangkah untuk pertunjukan," tulisnya.

Sementara itu, pihak penyelenggara Oscar membenarkan kabar yang disampaikan Crystal melalu akun Twitter-nya.

Sebelumnya, Murphy memutuskan untuk mundur sebagai bentuk solidaritas kepada Bret Ratner, yang mundur sebagai produser Oscar setelah memicu kemarahan lantaran dianggap melakukan penghinaan terhadap komunitas gay, saat jumpa pers pada pemutaran perdana film terbarunya, Tower Heist.   

Thursday, November 17, 2011

Prabu Telat Datang Melamar, Zee Zee Sempat Ketar-ketir

Prabu dan Zee Zee saat acara lamaran di kediaman Zee Zee, Jumat (11/11/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com - Zee Zee Shahab sempat cemas sebelum acara lamaran dimulai. Pasalnya, calon suami, Prabu Revolusi, 'molor' dari jadwal yang telah ditentukan. Sebelumnya, mereka sudah sepakat akan melangsungkan lamaran pada Jumat, pukul 14.00. Namun, detik berganti menit hingga 1 jam lamanya, Prabu dan keluarga besar belum juga tiba.

"Tadi sih awalnya deg-degan, lama banget sih datengnya, aku nunggu sampai satu jam, lama," ujar Zee Zee, setelah prosesi lamaran di rumahnya di kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Prabu, yang tak lain adalah news anchor itu menjelaskan alasan dirinya terlambat. "Keluarga saya kan kebanyakan di Bandung, jadi untuk ngumpul di satu titik itu agak lama. Tadi karena lama ngumpul keluarga, kita sempat ngebakso dulu," tuturnya.

Kecemasan Zee Zee terbayar saat Prabu dengan gagah masuk ke rumahnya. Tak lupa hantaran berupa roti buaya dan perlengkapan wanita yang nampak dibawa oleh keluarga besarnya sebagai hantaran.

Mereka berdua akan melangsungkan pernikahan pada 26 November di sebuah hotel di bilangan Jakarta Pusat. Konsep yang disusung juga didominasi oleh adat timur tengah.

Tanggal yang cantik 11-11-11 juga mereka nilai sebuah ketidaksengajaan karena mereka tak merencanakan sebelumnya.

"Jujur nih, sebenarnya kita nggak ngerencanain tanggal 11-11-11, kebetulan keluarga bisanya hari Minggu ini. Malah tadinya tanggal 12 cuma kita ada kerjaan, jadi dimajuin," tutup Zee Zee seraya tersenyum manis kepada Prabu.

Ijab Kabul Lancar, Nindy Pun Teriak "Yes!"

Nindy dan Askara Parasady resmi sebagai pasangan suami istri, Jumat (11/11/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com Anindia Yandirest Ayunda Fadli atau yang akrab dipanggil Nindy resmi menikah dengan Askara Parasady Harsono. Prosesi akad nikah dilangsungkan  di kediaman Nindy di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2011).

Lazimnya calon pengantin baru, Nindy pun sempat didera perasaan cemas. Saat Askara mengucapkan janji suci itu, Nindy berada di ruangan terpisah. "Sebelumnya gemetaran terus, sedih, terharu, tapi senang. Kemarin jungkir balik, nangis, sekarang lega," ungkap Nindy.

Tak seperti yang dikhawatirkan Nindy, ijab kabul berjalan dengan lancar. Seketika saja perasaan Nindy pun mengharu biru. "Begitu denger ijab kabulnya lancar, langsung teriak 'Yes!'," ucapnya. Emas kawin berupa logam mulia seberat 400 gram pun menjadi penghantar. 

Rencananya, resepsi pernikahan akan digelar di Shangri-La Hotel pada 10 Desember mendatang, yang dimeriahkan dengan adat Betawi. 

"Kami menjadi bagian dari kebahagiaan bersama 11-11-11. Semoga membawa kebahagiaan, seperti tanggalnya. Jumat juga baik untuk menikah, dan kebetulan aja tanggalnya baik," ujar Nindy.

Ayahnya Menyanyi, Shakira Terharu

LAS VEGAS, KOMPAS.com — Penghargaan terus datang untuk vokalis Kolombia, Shakira (34). Sesudah namanya diabadikan pada Hollywood Walk of Fame, di Los Angeles, California, AS, Selasa (8/11/2011) lalu waktu setempat, kini ia menerima penghargaan 2011 Latin Recording Academy Person of the Year atas apa yang sudah dilakukannya untuk kebudayaan, khususnya musik dan kemanusiaan.

Penghargaan terhormat untuk Shakira itu diberikan dalam acara selama dua jam yang khusus diadakan untuknya pada puncak 12th Annual Latin Grammy Awards, yang digelar di Mandalay Bay Convention Center, Las Vegas, Nevada, AS, Rabu (9/11/2011) waktu setempat. Untuk menghargai Shakira, tampil sederet artis musik Latin ternama. Sebagian di antaranya tampil di pentas. Mereka membawakan kembali nyanyian-nyanyian Shakira, antara lain "La Tortura" dan "Estoy Aqui".

Menikmati sajian para artis musik di panggung, Shakira kadang tampak duduk sembari mengayun-ayunkan tubuhnya di kursi atau berdiri untuk menari di antara meja-meja mereka yang hadir pada acara yang dilengkapi santap malam itu. Setelah setiap lagu selesai disuguhkan oleh para penampil, Shakira naik ke pentas dan memeluk mereka, termasuk penyanyi Venezuela Franco De Vita, rocker Meksiko Alejandra Guzman, dan legenda salsa Gilberto Santa Rosa.

Namun, yang paling mengharu biru Shakira adalah penampilan ayahnya, William Mebarak Chadid. Mebarak, yang duduk di samping Shakira, naik ke panggung dan menyanyikan, "Mi Nina Bonita" ("My Pretty Girl") untuk putrinya. Lagu tersebut biasa dibawakan sebagai ungkapan kasih sayang ayah dan anak perempuannya pada pesta-pesta pernikahan dan ulang tahun orang-orang berdarah Spanyol.

Seiring Mebarak menyanyi, gambar-gambar sang ayah dan putrinya ditayangkan pada layar yang dipasang sebagai latar pentas tersebut. Menonton semua itu, Shakira tampak membenamkan wajahnya ke selembar tisu. "Terima kasih, Ayah, untuk lagu itu," ucapnya kemudian kepada Mebarak dalam bahasa Spanyol.        

Penghargaan untuk Shakira—pendiri Pies Descalzos Foundation untuk memerangi kemiskinan dan memberi pendidikan kepada kaum tak berpunya—diserahkan oleh vokalis terkenal dari Puerto Rico, Marc Anthony. "Saya akan selalu mengenang malam ini," tutur Shakira dalam bahasa Spanyol setelah menerima penghargaan tersebut. "Ini merupakan suatu kehormatan yang saya tak yakin pantas menerimanya, tapi Anda telah menjadikan saya sangat bahagia," sambungnya.

Shakira menutup acara malam itu dengan mendendangkan "En Barranquilla me Quedo" dan bergoyang salsa untuk mengenang kampung halamannya.

Nadine Chandrawinata Menyamar Jadi TKW

JAKARTA, KOMPAS.com -- Siapa sangka model cantik Nadine Chandrawinata kini menyamar jadi TKW (Tenaga Kerja Wanita). Tujuannya juga bukan mencari uang tapi untuk membongkar sindikat TKW ilegal. Tapi tunggu dulu, kisah ini hanya ada dalam layar lebar. 

Nadine dalam waktu dekat ini akan main dalam film Azraq. Mantan Putri Indonesia ini akan berperan sebagai Fanny, reporter yang menyusup ke sindikat penyalur TKW. Sejauh ini, perempuan yang hobi diving ini pun mulai mendalami perannya ini.

"Ya aku juga banyak melihat gerak-gerik wartawan saat interview. Amati, pelajari dan lakukan dan difilmkan," tuturnya saat ditemui di Tebet, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Nadine juga banyak browsing tentang perdagangan wanita. Tak hanya itu, film ini juga film action pertama baginya. Banyak adegan yang kembali ia pelajari seperti belajar silat dan naik motor.

"Di sini aku belajar berkelahi tapi bukan silat gitu, lebih ke mempertahankan diri. Aku juga belajar naik motor, karena karakter di sini tomboi, mandiri," imbuhnya.

Nadine akan beradu peran dengan AA Gatot Brajamusti, Yama Carlos dan Elma Theana. Lewat besutan Dedi Setiadi diharapkan film ini bisa memberikan nilai positif ke masyarakat, bukan sekedar film action biasa.

Nova Eliza Unjuk Bakat Menyanyi

JAKARTA, KOMPAS.com Nova Eliza (31), pesinetron, akhirnya mengeluarkan bakat nyanyinya. Sabtu (12/11/2011), ia meluncurkan single berjudul "Putus Sambung Terus". "Aku dari dulu sudah hobi bernyanyi, cuma belum berani mengeksplorasi," kata ibu satu anak itu.

Perempuan kelahiran Aceh itu pernah bernyanyi untuk film-film yang ia bintangi. Ia juga pernah menyanyikan lagu-lagu yang dipopulerkan Januari Christy. Namun, ia belum sempat membuat album karena waktunya terkuras untuk bermain sinetron. "Waktu itu aku belum fokus. Sekarang ini sudah waktunya. Aku kan juga ingin tantangan baru," kata Nova yang pernah bermain dalam film Rindu Kami Padamu, Susahnya Jadi Perawan, dan Golden Goal itu.

Nova tidak saja menyanyi, tetapi juga menjadi produser single. Untuk penulisan lagu, ia bekerja sama dengan Chongky. Ia lalu menceritakan tentang lagu "Putus Sambung Terus" yang mengungkapkan keresahan perempuan yang menginginkan ketegasan dalam hubungan dengan sang pacar.

"Si cewek enggak mau hubungannya putus sambung terus karena ia ingin memberikan cinta sejati. Sebagai perempuan, ia tidak mau diinjek-injek," kata Nova.

Kini Markas Slank Lebih Diperketat

KOMPAS IMAGES/ BANAR FIL ARDHIBunda Iffet bersama tiga personel Slank--Bimbim (kiri), Ivanka (kedua dari kanan), dan Kaka (kanan)

JAKARTA, KOMPAS.com — Apa yang terlintas saat pertama kali mendengar kata Potlot? Pasti identik dengan markas besar Slank yang dipenuhi dengan fans fanatiknya, Slankers. Di sini biasanya menjadi ajang kumpul dan bertemu para personel Slank.

Tapi sekarang tak bisa semua Slankers dapat memasuki area Potlot 14, markas Slank. Setiap orang yang mau masuk akan diminta data diri. "Setiap masuk ke sini (Potlot) harus isi buku tamu. Jadi kalau ada apa-apa gampang nyarinya," tutur Manajer Slank, Bunda Iffet, Senin (7/11/2011).

Hal tersebut dilakukan karena kejadian pahit pada masa silam. Pernah sekali waktu Potlot terbuka bagi siapa saja, Slankers yang dari luar kota tak jarang menginap di sana. Sayangnya ada beberapa pihak yang menyalahgunakan tempat tersebut.

Maka untuk menjaganya, Potlot kini diperketat. Slankers pun mengerti karena Bunda Iffet menyiapkan waktu khusus untuk berkomunikasi dengan mereka. "Saya punya nomor khusus untuk Slankers, ada yang cerita, nanya-nanya, sampai curhat," tambahnya.

Kini Potlot dibuat lebih terawat dan terjaga. Bukan hanya tempat kumpul, Potlot kini juga tengah mengadakan pelatihan reparasi handphone bagi Slankers atas kerja sama Slank dan Mandiri.

Wednesday, November 16, 2011

Maia Tak Tahu "Sepak Terjang" Al di Bawah Pengawasan Dhani

JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa hari lalu foto yang memperlihatkan Ahmad Al Ghozali alias Al (14) memegang botol minuman beralkohol jenis bir telah beredar lewat internet. Seiring dengan peredaran foto itu, muncul kabar bahwa Al melakukan hal itu ketika ia mengadakan pesta Halloween di kediaman ibunya, pemusik dan pebisnis musik Maia Estianty, di Pejaten, Jakarta Selatan, akhir Oktober 2011.

Maia, yang ditemui di tempat tinggalnya pada Senin (7/11/2011) malam, mengaku kaget mendengar tentang kelakuan Al dan foto yang beredar tersebut. Apalagi, lanjut Maia, Al mengaku bahwa bukan baru kali pertama ia mengonsumsi minuman beralkohol.       

"Dia bilang mau merayakan Halloween, saya sediakan makanan dan minuman kotak. Saya baru tahu dari media, (kejadian) yang enggak enak. Dia mengaku itu bukan pertama kali mencoba seperti itu," tutur Maia.

Maia juga mengaku, ia telah menegur Al secara keras dan menasihatinya. Maia merasa benar-benar kecolongan dengan kejadian tersebut. "Ketika pesta itu berlangsung, saya sedang enggak ada di tempat," ujarnya.

Menurut Maia, selama ini sang putra sulung berada di bawah pengawasan ayahnya, pemusik dan pebisnis musik Ahmad Dhani, mantan suami Maia. "Al kan jarang ke rumah saya. Saya langsung tanya ke dia, pertama kali di mana mencobanya, karena dia kan tidak ada di bawah pengawasan saya. Saya kan enggak tahu bagaimana dia di bawah pengawasan ayahnya," tuturnya lagi.

Selain menegur keras Al, Maia juga memberinya nasihat agama secara perlahan bahwa yang dilakukan oleh Al itu salah. Kini perempuan 35 tahun tersebut hanya ingin memperhatikan anaknya itu dengan sungguh-sungguh.

Kata pendendang "Pengkhianat Cinta" tersebut, kejujuran Al sudah sangat ia hargai dan Al berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Maia menilai, apa yang dilakukan oleh Al merupakan kenakalan remaja yang beranjak dewasa.

Maia: Al Stres karena Punya Ibu Tiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perubahan sikap Ahmad Gazali atau Al (14) yang mulai tak terkendali, diakui ibunya, Maia Estianty, karena stres memiliki ibu dan adik tiri.

Ibu dan adik tiri yang dimaksudkan Maia adalah Mulan Jameela dan anaknya hasil perkawinan dengan Ahmad Dhani. "Kasihan anak-anak, dari dulu juga menderita. Di rumahnya sekarang ada ibu tiri, adik kecil bayi yang bukan adik kandungnya. Dia (Al) jadi ke luar rumah cari pelampiasan," ujar Maia saat ditemui di rumahnya bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011).

Maia pun tak berdiam diri melihat sikap anaknya yang telah berubah. Ia mengaku telah  mengajak Dhani, mantan suaminya itu, untuk mencari solusi bersama-sama.

"Saya bilang ke bapaknya, ayo cari jalan keluar dari masalah. Saya pikir seorang anak ditaruh dalam sebuah masalah, yang orang tua saja bisa gila. Bapak ibu cerai, sekarang harus terima ibu tiri, adik tiri," ungkap Maia. 

Maia bahkan sempat menganjurkan agar Al didampingi psikiater untuk memantau psikologinya. "Saya selalu bilang sama bapaknya. Tolong anak itu dikasih psikiater. Dia (Dhani) malah bilang, kamu aja yang ke psikiater," ujar Maia menirukan ucapan mantan suaminya itu.

Michael Ada di Ruang Pengadilan...

LaToya terlihat emosional usai pembacaan putusan kepada Dr Conrad Murray yang dinyatakan bersalah atas kematian Michael Jackson.

JAKARTA, KOMPAS.com Doktor pribadi Michael Jackson, Conrad Murray, akhirnya dinyatakan bersalah oleh juri di Pengadilan Tinggi Los Angeles terkait kematian "King of Pop" Michael Jackson.

Seusai dibacakan putusan tersebut, pihak aparat langsung memborgol Dr Conrad ke luar ruang sidang untuk kemudian menunggu pembacaan hukumannya pada tanggal 29 November mendatang.

Ahli jantung berusia 58 tahun itu akan menghadapi hukuman penjara selama empat tahun setelah hakim menyatakan bahwa Conrad melakukan pembunuhan tanpa disengaja.

Menanggapi putusan tersebut, Conrad yang mengenakan jas bergaris-garis abu-abu dan dasi biru terlihat bingung dan mencoba menahan emosinya di ruang sidang atas keputusan juri tersebut. Selama dua hari, sepuluh jam para juri itu melakukan musyawarah hingga akhirnya mengeluarkan keputusan tersebut.

Sebelumnya, Hakim Michael Pastor telah menolak banding bagi Conrad yang meminta dibebaskan dengan jaminan selama menunggu pembacaan vonis.

Kakak Jackson, La Toya, sangat histeris mendengarkan putusan tersebut. Ia sempat berteriak saat keputusan dibacakan. Reaksi ini memancing kakaknya, Rebbie, yang berusaha menenangkannya dengan memegang kepala La Toya dengan kedua tangannya.

Sementara Randy duduk bersama 17 anggota keluarga lainnya. Ia tampak mengelus-elus bahu sang ibu, Katherine, yang tak kuasa menahan tangis saat putusan dibacakan.

Di luar pengadilan, ratusan penggemar Jackson bersorak ketika mendengar putusan tersebut. Mereka sempat menyanyikan lagu "Beat It" saat pengendara mobil yang lewat membunyikan klakson mereka.

Sementara yang lainnya membawa poster bertuliskan "bersalah" dan "pembunuh". Hakim Pastor mengatakan, "perilaku sembrono" Murray membuat dia sangat berbahaya bagi masyarakat.

Sambil meninggalkan pengadilan, Jermaine Jackson sempat mengomentari keputusan tersebut. "Keadilan telah dijalankan, meskipun hukuman (4 tahun) itu tidaklah cukup. Michael tetap bersama kami," ujarnya.

Sambil menyeka air matanya, LaToya menambahkan, "Terima kasih Amerika, terima kasih semua orang. Kalian begitu indah. Michael mencintai Anda semua. Dia berada di ruang pengadilan dengan kita, itulah sebabnya keadilan dijalankan," ujarnya haru.

Michael Jackson ditemukan tak bernyawa di rumah mewahnya di Los Angeles pada 25 Juni 2009 dalam usia 50 tahun, sekitar tiga pekan sebelum dijadwalkan memulai serangkaian konser di London, Inggris.

Kematiannya ditetapkan karena kelebihan dosis obat penenang dan obat bius, propofol, yang biasanya digunakan dalam operasi. Dr Conrad Murray mengaku, ia memberi Michael Jackson sedikit dosis propofol untuk membantu penyanyi itu agar bisa tidur.

Clubbing at Kemang

JAKARTA, KOMPAS.com - Nanti malam (8/11), Amor Club (Jl. Kemang Raya no. 67) akan adakan acara clubbing bertema Hilarious Tuesday II pada pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti malam:

Ical / SlevenBrotha / Da'puzzleNanda / VidelUsman/ HypnotizeDJ RyoDJ BenQ

Happy clubbing, guys...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Kejujuran, Modal Utama Dapatkan Hati Rossa

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis Rossa mengungkapkan, modal awal seseorang untuk mendapatkan hatinya adalah kejujuran. Hal itu menurutnya paling penting untuk memulai suatu hubungan, baik berpacaran maupun berteman.

"Buat aku, semua hubungan harus dimulai seperti lagu 'Jangan Ada Dusta di Antara Kita'.  Kalau awal orang mau pacaran kan harus ngobrol dulu. Yang terpenting adalah kejujuran, jangan ada dusta di antara kita," tutur Rossa, yang baru meluncurkan single "Jangan Ada Dusta di Antara Kita", yang di-"duet"-kannya bersama rekaman vokal semasa hidup (mendiang) Broery Marantika.

Namun, Rossa masih belum mau menceritakan siapa pria yang telah mampu jujur dan mendapatkan hatinya kini, sesudah ia bercerai dari drummer grup PADI, Yoyok. Ia takut salah berucap dan mengulang kesalahan yang sama pada masa silam. "Buat saya, sebelum pasti, enggak usah sesumbar. Saya juga enggak suka jalan (berdua) ke tempat umum, takut gosip," ucapnya lalu tersenyum, ketika diwawancara di sela shooting klip video lagu tersebut di Studio 9, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (7/11/2011).

Pelantun lagu "Tegar" ini juga tidak ingin khalayak ramai mengetahui kehidupan pribadinya, termasuk soal jodohnya. "Pokoknya, saya dekat sama sahabat saja. Jodoh itu di tangan Allah. Saya enggak pernah cerita sudah punya pacar atau belum," ucapnya.

Ibu satu anak ini juga takut dinilai suka gonta ganti pacar jika semua orang tahu tiap kali dekat dengan seseorang. Ia memilih berahasia mengenai hubungannya hingga menikah lagi kelak.

Fame Station Bandung Gelar Rocks A Lot

BANDUNG, KOMPAS.com - Nanti malam (8/11), Fame Station (Jl. Jend. Gatot Subroto 2, Lippo Centre Building Lt. 11) akan adakan acara seru bertema Rocks A Lot pada pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti malam:

- ESCAPE ( PURE ALTERNATIVE ) -- DJ DEWO -- DJ BAYZEE -l

Just be there or be squared...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Yeater Klaim Punya Bukti "Bermain" dengan Bieber

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Justin Bieber benar-benar dibikin pening Mariah Yeater. Perempuan yang mengaku telah memiliki seorang anak hasil dari hubungan singkatnya dengan Bieber, kembali melancarkan serangan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Insider, Yeater mengaku punya serangkaian bukti yang menguatkan bahwa Bieber adalah ayah dari Tristyn, anak laki-laki yang baru empat bulan lalu dilahirkannya.

Perempuan yang kini berusia 20 tahun itu, tampak terlihat polos dengan dandanan ala kadarnya. Ia muncul dengan menggunakan pakaian yang santun, kemeja putih yang dipadu dengan sweater pink. Kondisi ini sangat berbeda dengan foto topless-nya yang beredar belum lama ini.

Saat wawancara berlangsung, Yeater terlihat emosional ketika menjelaskan kondisi bagaimana Bieber yang begitu manis dan cengeng berubah menjadi sangat agresif saat ia menjadi pendamping kegiatan Bieber di konser tahun lalu.

Kepada The Insider pula, Yeater berkisah bahwa hubungan terlarang itu berlangsung singkat, hanya 30 detik, di toilet VIP di the Staples Center, LA, Oktober 2010 lalu. "Dia (Bieber) langsung menyukai saya dan kita sempat ngobrol dan kemudian dia bertanya kepada saya, 'Apa kamu tak keberatan kita pergi ke suatu tempat dan sendirian?'" ujar Yeater menirukan ucapan Bieber kala itu. Dari situ, Bieber kemudian mengajaknya ke kamar kecil.

Saat ditanya mengenai bukti-bukti yang bisa menguatkan pengakuannya itu, Yeater berdalih bahwa bukti-bukti itu sudah disampaikan kepada pengacaranya, tapi tak bisa didiskusikan kepada publik saat ini. "Itu akan diperlihatkan di pengadilan untuk membuktikan bahwa tudingan saya benar adanya," kata dia.  

Namun, Yeater menolak memberikan jawaban ketika The Insider mengklaim telah mewawancarai seorang penjaga kala itu, yang menyangsikan kejadian tersebut. Mengingat, saat itu banyak kru juga keluarga yang ikut mendampingi Bieber. "No comment," jawab Yeater.

Lantas, bagaimana dengan reaksi Bieber? Akhir pekan lalu, Bieber diperintahkan oleh hakim agar melakukan tes DNA untuk membantah tudingan Yeater bahwa dia bukanlah ayah dari anaknya. "Pengadilan akan menjadikan tes DNA sebagai solusi tercepat," ujar  pengacara keluarga Bieber, Steve Mindel.  

Kepada Midel, Bieber juga menampik bahwa dirinya telah bertemu Yeater. Menurut Midel, karenanya tes DNA menjadi solusi terbaik untuk memulihkan nama baiknya.

Sementara itu, Matthew Hiltzik, juru bicara Bieber, mengatakan bahwa pelantun "Baby" itu akan menjalani tes DNA setelah kembali dari Amerika Serikat, dua pekan mendatang.

Tuesday, November 15, 2011

Red Square Gelar Soul of Arabia

JAKARTA, KOMPAS.com - Nanti malam (8/11), Red Square (Plaza Senayan Arcadia) akan adakan acara clubbing bertema Soul of Arabia pada pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti malam:

DJ Yapz (artynation ent)DJ Talco (blackpower)DJ Ardhi (six brother)MC ChebotDJ Ricky ChattawayDJ Iwel

See you there, clubbers...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Dhani: Maia, Contoh Paling Dekat bagi Al

JAKARTA, KOMPAS.com — Sesudah Maia Estianty mengadakan jumpa pers di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011) malam, mengenai foto Ahmad Al Ghozali (14), anak sulungnya, memegang botol berisi bir, Ahmad Dhani, mantan suami Maia, melakukan hal yang sama di rumahnya di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan, masih pada malam itu juga.

Menurut ayah kandung Al tersebut, kesalahan terletak pada cara asuh Maia yang tak bisa melindungi putranya sendiri ketika berada di dalam rumahnya. Lanjut Dhani, kejadian itu tidak bisa dimakluminya karena terjadi di dalam rumah ibu kandung Al sendiri.

"Kenapa dari awal enggak setuju Maia mengasuh Al, karena Maia enggak punya sistem bagaimana menjaga anaknya di rumah. Kalau (kejadian) dalam rumah bundanya, ya itu enggak bisa ditoleransi. Kalau di luar, masih bisa ditoleransi mungkin," ujar pemusik dan pebisnis musik ini.

Dhani tak bersikap marah habis-habisan kepada Al. Ia lebih menyesalkan pengawasan Maia yang kurang terhadap putra sulung mereka itu sehingga hal tersebut bisa terjadi. Alasan apa pun yang dilontarkan Maia seolah tidak bisa diterima Dhani, termasuk ketika dirinya tak berada di dalam rumah saat kejadian."Bukan alasan, 'Saya enggak ada di rumah'. Harusnya punya akal dan strategi hingga enggak mudah anak pesta dengan fasilitas dugem, lighting, DJ, minuman keras. Alasan itu enggak bisa diterima. Itu tidak akan terjadi di rumah saya," kata Dhani.

Menurut Dhani, tak mungkin Al mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok tanpa ada contoh. Dhani mengaku tidak merokok dan Al tak akan berani mengisap rokok di depan Dhani. Maka, menurutnya pula, contoh paling dekat bagi Al adalah ibu kandungnya sendiri. "Kalau di sini (rumah Dhani), tidak mungkin berani ngerokok di depan wajah saya. Saya enggak merokok dan tidak mencontohkan. Kenapa Al merokok, ya karena ada contoh dari orantuanya yang merokok, contoh paling dekat," tandasnya.

Desember, John Mayall "Ngeblues" di Senayan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kabar gembira datang bagi para pecinta musik blues. Jakarta International Blues Festival (JIBF) akan digelar lagi.  

JIBF 2011 akan menghibur para penyuka blues pada 17 Desember 2011 di Istora Senayan. Bintang yang dihadirkan untuk festival tersebut tak tanggung-tanggung, yaitu legenda blues dari Inggris, John Mayall (77), yang penyanyi, pencipta lagu, dan pemain sejumlah alat musik. Ada pula bintang-bintang blues luar negeri lainnya, seperti Kara Grainger, Shun Kikuta, Kim Mok Kyung, dan Soulmate.

Tak bisa ditinggalkan, tentu saja, para tuan rumah--sebut saja, Gugun Blues Shelter, Sandhy Sondoro & Friends, Abdee "Slank", dan Ladies in a Blues Band.

Penyelenggara JIBF 2011, yang disponsori oleh Djarum Super, menyiapkan pula pertunjukan Tribute to Gary Moore, pemusik blues kenamaan dari Belfast, Irlandia Utara, yang meninggal dunia pada 6 Februari 2011 dalam usia 58 tahun. "Fetivalnya satu hari, agar penonton bisa menikmati musiknya dan fokus, terlebih permintaan untuk mendatangkan John Mayall juga banyak dan sekarang bisa kita hadirkan," ujar Davy Ratu, Ketua Panitia JIBF 2011, Senin (7/11/2011).

Nantinya, gerbang masuk tempat festival itu akan dibuka pada pukul 11.00 WIB. Sementara itu, tiketnya sudah bisa dibeli di sejumlah tempar penjualan tiket pertunjukan di Jakarta. Harganya, dari Rp 150 ribu untuk kelas festival sampai Rp 500 ribu untuk kelas VIP.

Ladies Nite at Eikon Bali

BALI, KOMPAS.com - Nanti malam (8/11), Eikon (Jln.Legian 178) akan adakan acara clubbing bertema Ladies Nite pada pukul 22.00 WITA.

Berikut para pendukung acara nanti malam:

See you there, guys...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Ello Sumbang Lagu untuk SEA Games 2011

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello (28) merasa senang karena dapat berkontribusi menyukseskan perhelatan bangsa, SEA Games 2011, di Palembang dan Jakarta, 11-22 November nanti.

Kontribusinya adalah menciptakan lagu khusus untuk SEA Games berjudul ”Ayo! Indonesia Bisa”. Lagu itu kerap ditayangkan di televisi dan diputar di radio-radio.

Ello bercerita, proses pembuatan lagu tersebut sangat singkat. Dia menambahkan, lagu ciptaannya itu hanyalah lagu yang sederhana. Meski sederhana, pesan dalam lagu tersebut bisa menggugah semangat kita untuk mendukung para atlet Indonesia.

”Waktu saya sedang shooting, saya diminta membuat lagu untuk SEA Games. Saya bilang, saya punya lagu, tetapi enggak tahu cocok atau tidak. Lalu, saya menyanyikan lagu itu secara akapela dan direkam. Ternyata lagu itu dirasakan cocok. Jadi, lagu itu diproduksi hanya dalam dua hari,” kata pelantun ”Pergi untuk Kembali” ini.

Lagu untuk SEA Games itu memang relatif tak rumit. Namun, bagi Ello, yang penting ia bisa menyampaikan pesan tentang persatuan.

”Sebagai pekerja seni, saya hanya bisa menyumbangkan lagu untuk menyukseskan SEA Games walaupun sebenarnya saya berharap jadi atlet. Kalau jadi atlet, saya ingin menjadi pemain sepak bola,” katanya sambil tertawa. (WAD)

Monday, November 14, 2011

Al Suka Dugem, Dhani Perketat Pengawasan

Ahmad Dhani tampil dalam salah satu episode acara musik Fanatik di layar kaca KompasTV. Shooting episode itu dilakukan di studio KompasTV, Studio Orange, Jakarta, 18 Januari 2011.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pergaulan memang berpengaruh besar dalam tumbuh kembang anak. Hal ini juga disadarai oleh musisi Ahmad Dhani, yang akan memperketat pergaulan anaknya, Ahmad Ghozali alias Al (14). Belum lama ini, Al bikin geger publik dan membuat Dhani pusing tujuh keliling.

Bagaimana tidak, ia tertangkap kamera tengah memegang minuman keras dalam sebuah pesta yang digelar di kediaman mantan istrinya, Maia Estianty. Foto itu kemudian beredar luas di internet. Dhani naik pitam. Ia menuding Maia telah lalai mengawasi anak. Sementara Maia justru menuding Dhani telah gagal mendidik anak. 

Langkah pengetatan pun dilakukan Dhani. "Saya akan memperketat pengawasan. Saya memperketat pergaulan anak-anak dengan siapa pun. Karena saya mendengar anak mulai dugem," tutur Ahmad Dhani saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011) malam.  

Dikatakan Dhani, apa yang dilakukan Al jelas-jelas meniru ibunya, yang doyan merokok di depan anak-anaknya. "Jadi itu enggak bisa dibilang kecolongan karena emang bundanya sering merokok di depan anak-anak. Kalau misalnya orangtuanya enggak ngajarin merokok, anaknya juga enggak akan ngerokok, ya," ujarnya. 

Tak mau hal itu terulang, Dhani mengaku akan membuat peraturan saat anak-anaknya mengunjungi rumah Maia. Pertama, Maia tidak diperbolehkan merokok di depan anak-anaknya. Kedua, mereka semua tidak diperbolehkan untuk mengenal dugem (dunia gemerlap). "Kalau setuju dengan kesepakatan itu, saya akan memperbolehkan anak-anak main ke sana kapan aja," ujar Dhani.  

Tak cuma itu, Dhani juga akan memerintahkan Al untuk minta maaf kepada semua penggemarnya. Hal ini ia lakukan agar kesalahan yang Al lakukan tak menulari fans-fansnya nanti. Sebab, menurut Dhani, ia tak mau anaknya memberi contoh yang buruk kepada orang lain.