Monday, December 27, 2010

Ricuh di PN Bandung, Polisi Cedera Ringan

BANDUNG, KOMPAS.com — Organisasi massa gabungan dari Ampibi hingga Gergaji, yang melakukan unjuk rasa menentang pornoaksi dan pornografi, berhasil masuk ke pelataran parkir Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LL RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/12/2010).

Para pengunjuk rasa yang hadir di luar sidang vokalis Nazriel Irham alias Ariel itu memulai aksi dengan berorasi di pinggir Jalan LL RE Martadinata. Mereka menuntut berkas perkara Luna Maya dan Cut Tari segera di-P21-kan.

Sesudahnya, kurang dari 100 pengunjuk rasa tersebut menggoyang pagar besi PN Bandung sehingga terlepas dari engselnya dan nyaris roboh. Namun, polisi yang berjaga dengan sigap segera menahan pagar besi itu.

Kurang puas, dengan komando dari orator, para pengunjuk rasa kemudian naik ke atas tembok pagar PN Bandung. Masih dengan komando orator itu, akhirnya mereka berhasil masuk ke pelataran parkir PN Bandung lalu menuju ke mobil tahanan Rumah Tahanan Kebon Waru yang biasa ditumpangi oleh Ariel.

Tapi, lagi-lagi massa dihalau oleh polisi. Gas air mata langsung disiapkan. Namun, tak sampai gas air mata tersebut ditembakkan, polisi segera menggiring massa untuk keluar dari pelataran parkir PN Bandung. Akibat aksi itu, seorang polisi mengalami cedera ringan pada jari tangannya setelah sempat terjadi kontak fisik dengan para pengunjuk rasa.

No comments:

Post a Comment