Thursday, January 27, 2011

RAN Pakai "Video Mapping" untuk "Mencuri Hati"

JAKARTA, KOMPAS.com — Teknologi video mapping digunakan untuk lagu terbaru RAN, "Mencuri Hati", dalam rangka menghasilkan sesuatu yang lain lagi pada deretan klip video trio musik tersebut.

"Mencuri Hati" merupakan salah satu lagu dari album ketiga grup yang terdiri dari Rayi (vokal, rap), Asta (gitar), dan Nino (vokal) itu. Album yang dimaksud akan dirilis pada Februari tahun ini.

RAN memesan kepada sutradara klip video lagu tersebut, Sashi dan Ica, untuk memakai video mapping, yang biasa digunakan untuk menghidupkan karya desain statis menjadi hidup karena dipadu dengan gambar bergerak yang ditembakkan dari video ke proyektor. Menurut RAN, teknologi itu akan menjadikan klip video tersebut menarik bagi para penonton di Indonesia. "Yang menarik dari video clip ini, kami menggunakan teknik video mapping. Ini terhitung masih langka (di Indonesia). Jadi, kami merasa beruntung banget termasuk beberapa band yang memakai teknik video seperti ini," tutur Nino, yang bersama teman-teman segrupnya menjalani shooting klip video tersebut di lapangan futsal di SCBD, Jakarta, Senin (25/1/2011) malam.

Diceritakan oleh Rayi tentang video mapping yang diadaptasi oleh RAN, semula ia bersama Asta dan Nino sengaja berselancar ke dunia maya dalam rangka menemukan konsep klip video yang sedang tren di luar negeri. "Kami suka browsing di internet mengenai art apa yang lagi tren sekarang. Ternyata, di belahan dunia sebelah sana, di Amerika (Serikat), lagi tren memakai teknik video mapping seperti ini. Nah, kami pengin menuangkan video mapping ini di video clip yang terbaru," terang Rayi.

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan komitmen RAN dalam bereksplorasi warna untuk klip video mereka. "Dari awal RAN keluar, kami masih mengutamakan warna, keceriaan, memainkan warna yang mudah-mudahan mencolok mata," kata Rayi.

Dengan teknologi tersebut, dalam shooting RAN tinggal bergoyang sesuai arahan sutradara Sashi dan Ica. "Kami enjoy banget ngerjain-nya, tinggal joget-joget, ganti wardrobe, dan nge-take-nya tinggal berulang-ulang saja di bagian yang sama," terang Nino.

No comments:

Post a Comment